WELCOME Guest

| RSS

CERPEN.NET, kumpulan cerpen, tempat membaca cerpen, menulis cerpen online dan apresiasi kumpulan CERPEN
Teras Cerpen.net | Tulis Cerpen | Cerpen Terbaru | Contact Cerpen.net | Login to Cerpen.Net | Register To Cerpen.net | Members Cerpen.net
Mau Pasang Iklan di Cerpen.Net..? Silahkan Contact Admin atau kirim SMS ke 0852 391 89 333

Cerpen Agakhot

Kumpulan Cerpen Agakhot yang diurutkan mulai dari Cerpen Agakhot yang paling baru hingga Cerpen Agakhot yang terlama. Pilih juga Cerpen Agakhot di halaman selanjutnya, silahkan beri komentar pada Cerpen Agakhot yang anda baca

1: Cerpen Agakhot-romeo + romeo
hampir jam 3 pagi dan aku sudah terbangun. brengsek!! dan lagi, siapa dia di sisi lain tempat tidurku ini? aku masih belum bisa mencintai, sampai saat ini aku cuma mau menyayangi. lagipula, dia past

2: Cerpen Agakhot-pejuang hidup?
Kau tau ?. Kemarin itu aku berjuang sendiri menembus barikade kawat berduri api yang di pasang. Entah...oleh siapa di depan toilet umum. Padahal dalam jarak seribu meter dari tempat ini itu nggak ada

3: Cerpen Agakhot-\ nn55
fdzs njgyfnmbhfdzs njgyfnmbhfdzs njgyfnmbhfdzs njgyfnmbhfdzs njgyfnmbhfdzs njgyfnmbhfdzs njgyfnmbhfdzs njgyfnmbhfdzs njgyfnmbhfdzs njgyfnmbhfdzs njgyfnmbhfdzs njgyfnmbh

4: Cerpen Agakhot-Halusinasi
Hujan deras terus mengguyur di malam hari itu.Widi masih menutup mukanya.Terisak..Kerinduannya kepada Rahat demikian menggumpal.Penyesalan.Setahun yang lalu ia telah memutus hubungannya dengan Rahat,k

5: Cerpen Agakhot-VAGINA, PENIS, dll
Si Mbah Cerita Pendek : Mustaqiem Eska                  Ruang tamu rumah si Mbah itu berukuran tiga kali lima

6: Cerpen Agakhot-GERIMIS
“Katakan di pucuk pohon mana kau menginginkan kita bercinta?” tanyaku menggodanya.
Mendengar kalimat itu, sebentar matanya menantang mataku. tapi, hanya sebentar. Kami memang tak pernah benar-benar berani bercinta. setumpuk firman dalam kitab suci masih cukup untuk menakut-nakuti kami berdua bila melakukannya. Sederet nilai seolah menjadi jangkar yang memberati pikiran untuk meyakini bahwa hal kayak gitu mah biasa.. Bercinta di atas pohon tertinggi adalah imajinasi terliar yang pernah kami obrolkan. Hahaha, sungguh diskusi dua orang penakut.Dia masih saja diam.
Sementara di luar, gerimis mulai turun. Sesekali tempias airnya masuk melewati lubang jendela kamarku yang tak tertutup rapat.
Kulirik jam dinding, sudah pukul 17.13 WIB. Beberapa jam sudah berlalu sejak ia datang dalam diam. Aku sudah mulai kelelahan merayunya berbicara. Aku pun sudah hampir kehilangan kalimat-kalimatku sendiri. Aku mulai…
tiba-tiba saja dia berbicara “Aku hamil…tidak denganmu. tapi orang lain”
di luar masih saja gerimis.. (sambungannya di sini)


Page 1 of 1
[1]  

CERPEN TERPOPULER

1: persahabatan
dibaca 160654 kali
2: SATU PERSAHABATAN DALAM HIDUPKU
dibaca 50987 kali
3: Menunggu Pelangi
dibaca 48811 kali
4: Dilarang Jatuh Cinta
dibaca 48169 kali
5: Untuk Sahabat
dibaca 44003 kali
6: GERIMIS
dibaca 38193 kali
7: OBAMA dan TUKANG BECAK
dibaca 34961 kali
8: Surat dalam Hujan
dibaca 27547 kali
9: impian
dibaca 27546 kali
10: Cerpen Penjual Pensil
dibaca 23703 kali

KOMENTAR CERPEN TERBARU

cerpen :Love It Must Have
this story make me confusing... hehe... I'm so sorry to say this...
Comment By: gw

cerpen :Pertanyaan di Benak Lyra
keren banget....
Comment By: Guest

cerpen :Sahabat Dunia Maya
emang iya,hehehehehe
Comment By: dreadnought

cerpen :Tentang Nama Belakang
bagus bagus.. endingnya bagus haha
Comment By: Guest

cerpen :Pertanyaan di Benak Lyra
Versi update-an nih! Mnurut kalian lbh bgs yg awal ato yg ini?
Comment By: sikhod

cerpen :Surat Untuk Suamiku
ini kisah nyata ya???
Comment By: Guest

cerpen :Surat Untuk Suamiku
sedih.... jempol deh :-)
Comment By: Riana

cerpen :Menunggu Pelangi
Ga OKeeeeh
Comment By: Guest

cerpen :my autis BoyFriend
cerpen yg simple tapi menarik. seru deh. keren keren ceritanya juga ga banyak nemu yg begini nih. good job
Comment By: Guest

cerpen :Cinta Terpendam
teima kasih kalau rekan2 berkenan untuk mengomentari cerpen ini
Comment By: Guest

cerpen :Artisku Pembohong
wew... beneran kisah nyata tuh? dahsyat :)
Comment By: Loli Lita

cerpen :Apel Tanpa Bendera
bahasa yang kurang bagus, tidak patut di contoh, masak Merah Putih di tulis "merah putih", itu melecehkan negara kita, sekolah negri apa itu....?
Comment By: Guest

SPONSOR

INFO LOWONGAN KERJA

BERLANGGANAN CERPEN TERBARU ? GRATIS

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

CERPEN INFO

Cara nulis cerpen di cerpen.net : registrasi dulu, trus masuk ke menu Tulis Cerpen (kalo gak registrasi gak bisa akses menu ini ), setelah nulis cerpen silahkan di publish.. dan bimsalabim.. lihat hasilnya.. silahkan bereksplorasi pada menu cerpen.net lainnyaa.... misalnya : profileku dsb...:)




LINK-CERPEN.NET

Populerkan Cerpenmu, COPY dan PASTE kode HTML di bawah ini di BLOG kamu, lihat hasilnya...
lihat cerpenku di cerpen.net

PENGUNJUNG CERPEN.NET

  • 30 users Cerpen.Net online.