WELCOME Guest

| RSS

CERPEN.NET, kumpulan cerpen, tempat membaca cerpen, menulis cerpen online dan apresiasi kumpulan CERPEN
Teras Cerpen.net | Tulis Cerpen | Cerpen Terbaru | Contact Cerpen.net | Login to Cerpen.Net | Register To Cerpen.net | Members Cerpen.net
Mau Pasang Iklan di Cerpen.Net..? Silahkan Contact Admin atau kirim SMS ke 0852 391 89 333

CERPEN : Rendezvouz

| Print Cerpen
Posting cerpen by: atenk
Total cerpen di baca: 610
Total kata dlm cerpen: 1553
Tanggal cerpen diinput: Tue, 20 Jan 2009 Jam cerpen diinput: 1:05 PM
0 Komentar cerpen

Pernahkah kalian bangun di pagi hari, dan saat itu kalian tidak tahu apa yg mesti kalian lakukan? Ya, kalian bangun dengan kebingungan yg membuncah di kepala kalian. Layaknya orang linglung. Euh, baiklah, mungkin aku salah memberikan argumen. Ok, aku ralat. Bukan bingung, tapi jenuh dengan semua rutinitas yg ada. Ya, kejenuhan yg memuncak. Itulah penyebabnya. Dan efek yg kalian dapatkan adalah kebingungan yg luar biasa, barangkali demikian, walaupun aku terkesan berlebih-lebihan dalam memilih kosa kata tersebut. Namun hal itu memang semacam kepastian yg pasti terjadi. Sebuah konsekuensi. Ketika kejenuhan datang menghampiri kalian, rasa itulah yg akan menyertainya. Dan parahnya kalian tak tahu mesti berbuat apa untuk menghilangkan kejenuhan itu. Aku yakin setiap orang pernah merasakan hal tersebut. Termasuk kalian. Dan tentu saja, aku.Seperti pagi ini, saat aku bangun dari tidurku, aku tak tahu apa yg mesti aku lakukan. Pikiranku menerawang, jauh. Aku tak yakin pikiranku ada di sini. Entah ada di mana. Aku bingung dengan diriku sendiri. Bingung dengan keinginan-keinginan yg ada dalam pikiranku. Keinginan-keinginan yg tak lazim, mungkin demikian bagi kebanyakan orang. Keinginan yg sangat rumit, yg terkadang,-- sering malah--, aku sendiri tidak yakin dengan keinginan tersebut. Aku tak tahu persis apa yg kuinginkan. Malah sangat sering kutanya diriku sendiri, apa yg sebenarnya yg kuinginkan?Aneh bukan? Jadi sebenarnya, aku tak tahu apa yg mesti aku ceritakan pada kalian. Padahal aku sangat ingin menceritakannya pada kalian, berbagi tepatnya. Ya, aku sedang iongin berbagi beban dengan kalian. Bercerita tentang sesuatu yg senantiasa mengganjal perasaanku. Sesuatu yg sebenarnya bukan kali pertama aku alami. Rasanya sudah sering aku mengalami hal serupa ini. Sejak remaja dulu. Tapi aku tidak yakin, apakah kalian masih mau mendengar ceritaku? Aku takut kalian bosan. Karena barangkali, kalian mengira cerita yg akan aku ceritakan ini tidaklah jauh berbeda dengan cerita-ceritaku yg lainnya, yg pernah aku ceritakan pada kalian tempo hari.Sebentar, ada sms masuk ke dalam ponselku. Heuh........., kenapa aku jadi berpikir seperti ini? Kini aku berpikir untuk menceritakan pengalamanku baru-baru ini yg ada hubungannya dengan sms yg barusan masuk. Ya, mungkin lebih baik kalau aku ceritakan saja hal ini kepada kalian. Dan sekalian aku ingin tahu pendapat kalian tentang hal ini. Dan bila kalian bersedia berilah aku saran dalam hal ini. Daripada kalian mendengar tentang deretan keinginanku yg tak jelas ujung pangkalnya, lebih baik aku bercerita tentang orang ini saja. Orang yg belakangan ini sering mengirimiku sms. Seorang perempuan tepatnya. "Pagi. Sorry, aku cuman mau mastiin kalo pagi ini kamu sehat. Iya kan?" begitu isi sms-nya. Sebenarnya aku malu harus bercerita hal seperti ini pada kalian, tapi sudahlah, pagi ini aku akan mengesampingkan rasa malu itu. Karena hal ini benar-benar membuatku bingung.Sekarang berilah aku saran, bagaimana aku harus membalas sms ini? Apa yg harus aku katakan padanya? Kalian kan tahu, aku sangatlah tidak ahli dalam hal ini. Apa aku harus menulis, "Ya, alhamdulillah aku sehat. Kamu sendiri bagaimana?", atau bagaimana? Apa yg harus aku tulis sebagai balasan sms ini? Ayolah, aku yakin kalian lebih ahli dalam hal ini. Oh, mungkin kalian masih bingung. Karena kalian belum tahu permulaan cerita ini.Heuh, begini. Beberapa minggu yg lalu, sepulangnya dari kantor aku tidak langsung ke rumah. Aku,-- entah untuk kali yg ke berapa--, nongkrong di Dewi Sartika. Di sana, dengan kawan-kawan lamaku,-- para penjual kaset bekas yg sudah sejak lama berjualan di situ--, berbincang tentang banyak hal. Dari hal yg tidak penting sampai hal yg sangat penting. Di depan sebuah wartel, tepat dimana para supir angkot sering ngetem untuk mencari penumpang. Dulu, tempat itu adalah tempat favoritku untuk nongkrong. Bila tidak sedang bertualang, aku sering menghabiskan waktuku di sana. Dan sore itu, aku menghabiskan waktu berjam-jam disana, sampai larut malam. Kulihat jam tanganku, masih jam setengah sembilan. Aku putuskan untuk tidak langsung pulang ke rumah, karena sudah lama juga aku tidak berjalan keliling kota. Rasanya, saat itu aku ingin menikmati malam dengan keragaman suasananya. Singkat cerita, aku sudah berada di persimpangan jalan Otista. Banyak para penjaja kenikmatan sesaat yg mangkal di situ. Para kupu-kupu malam, itu istilah yg dipakai slank dalam salah satu lagunya. Entah kenapa aku tertarik untuk memperhatikan mereka. Padahal dari tadi, sejak dari persimpangan jalan ABC sampai jalan Suniaraja, aku pun banyak melihat para PSK lainnya. Begitu banyak. Lantas aku duduk seenaknya di trotoar sambil menikmati kopi kental dalam cup yg tadi aku beli di sebuh waralaba terkenal. Kuperhatikan gerak gerik mereka, setiap ada kendaraan, terutama mobil mewah, mereka melambaikan tangan mereka. Dan beberapa kendaraan memang menepi dan berhenti. Lalu terjadi sebuah transaksi, tawar menawar harga barangkali. Dan akhirnya setelah terjadi kesepakatan harga, mobil-mobil mewah itu membawa perempuan-perempuan malam tersebut. Selanjutnya, mungkin mereka check-in di sebuah hotel. Entahlah.Namun malam itu, tanpa sadar aku memperhatikan seorang perempuan dengan hot pants dan tank top putih, sepertinya malas "bekerja". Tidak seperti perempuan lainnya yg sangat lincah melambai-lambaikan tangannya kepada para pengemudi mobil ataupun motor yg melintas di situ. Dari tadi dia diam saja, duduk di atas becak yg ngetem tidak jauh dari tempat para PSK itu mangkal. Barangkali sadar dirinya dari tadi aku perhatikan, perempuan itu beringsut turun dari becak. Dan, owh, sepertinya dia akan menyebrang. Ya, benar, dia menyebrang. Dan, kenapa dia melihat ke arahku? Mau ke mana dia sebenarnya? Sepertinya dia berjalan ke arah tempat aku duduk. Oh My God?! Ternyata perempuan itu mendekatiku. Jujur, aku deg-degan juga. Aku nervous. Entah kenapa? "Lagi ngapain Mas?" tanya perempuan itu setelah berdiri di sampingku. Daya tarik perempuan ini sangat kuat. Aku sempat merinding juga. Wajahnya cantik dan tubuhnya seksinya yg hanya dia bungkus dengan pakaian minim seperti itu pasti akan menggoda setiap lelaki yg melihatnya."Lagi nuggguin Mbak" asal saja aku jawab pertanyaannya."Mau check-in?" kali ini tatapannya agak nakal. Dia menawarkan jasanya padaku.Aku jadi lebih merinding mendengar perkataan itu. Dan kalian tahu? Aku sempat menelan ludah. Terbayang rasanya bagaimana dia memberikan kenikmatan kepada nafsu bejatku yg senantiasa mencari pelampiasan. Tapi untunglah aku masih waras, aku masih sadar bahwa kenikmatan yg hendak dia jual itu adalah kenikmatan yg terlarang. Setelah emosiku stabil aku katakan padanya, "Aku nggak punya duit Mbak"Mulut perempuan itu membulat mendengar jawabanku tersebut, dia mengangguk. "Minta rokok dong?!" ujarnya."Sorry Mbak, aku nggak ngerokok. Kalau kopi sih ada, mau?" aku memberikan alternatif kepadanya karena aku tahu dia kedinginan. "Dingin ya?" aku hanya meyakinkan dugaanku saja. "Iya nih, dingin banget", dia mengiyakan.Lalu aku sodorkan cup kopi tersebut, "Udah tahu dingin, koq masih nekat make baju kaya gitu?" aku iseng saja bertanya seperti itu. Kupasang muka tengilku.Dia tertawa renyah. "Boleh aku duduk di sini?" tanyanya setelah menyeruput kopi.Aku mengangguk. "Silahkan!" Setelah itu, terjadilah percakapan yg cukup panjang antara kami berdua. Dia banyak bercerita tentang dirinya. Tentang kenapa dia sampai bisa terperosok ke dalam dunia seperti itu. Lalu dia bercerita tentang masa remajanya yg indah, keluarganya, kebosanannya menjalani profesi seperti itu, harapan-harapannya, dan banyak hal lagi. Malam itu dia seperti menemukan tempat yg pas untuk menuangkan semua keluhannya. Dan entah mengapa, aku pun seperti menghayati penuturannya itu. Aku seperti ikut merasakan semua bebannya. Dan sungguh, aku menyimpan rasa kasihan untuknya. Sepertinya aku tidak rela. Rasanya aku ingin memprotes keadaaan yg ada, mengapa perempuan secantik dan,-- menurutku--, sepintar dia harus menjadi seorang pemuas nafsu lelaki hidung belang? Tapi siapa yg harus aku salahkan? Keadaan? Heuh, itu adalah sesuatu yg sangat klise. Aku sangat muak bila mendengar seseorang menyalahkan keadaan. Bukankah dia sendiri yg tanpa sadar telah menciptakan keadaaan tersebut?"Boleh aku minta nomer hp kamu?" tanyanya sebelum mengakhiri percakapan kami malam itu. Aku mengernyitkan sebelah alisku. Untuk apa, begitu batinku.Sepertinya dia memahami apa yg aku pikirkan. "Nggak boleh?" nadanya seperti menyimpan kekecewaan, "Nggak apa-apa deh?!" dia hendak melengos."Sebentar Mbak?!" aku mencegahnya. Aku jadi tidak tega juga, akhirnya aku berikan nomor pribadiku sebelum dia beranjak dari tempat duduknya. Di sampingku."Thanks ya?! Boleh kan kapan-kapan aku nelpon atau sms kamu?" Aku mengangguk dengan sebuah senyum di wajahku. Dan, dia pun tersenyum. Namun kali ini senyumannya bukan senyuman nakal khas seorang perempuan jalanan. Tapi sebuah senyum manis yg tulus. Begitu indah.*** Semenjak itu, kami mulai menjalin komunikasi. Dia sering mengirimiku sms, dan aku pun selalu membalasnya. Saat dia merasa membutuhkan teman bicara, dia menelponku. Dan beberapa hari yg lalu kami bertemu. Sebuah pertemuan yg kami rencanakan sebelumnya. Sebuah pertemuan kecil yg meninggalkan kesan lain bagiku.Sore itu, dia tidak seperti yg aku lihat pada pertemuan pertama kami di persimpangan Otista. Sore itu, dia benar-benar jauh dari kesan perempuan malam. Dengan pakaian yg lebih sopan dan tertutup, ternyata dia tampak lebih anggun. Sangat anggun. Belum lagi sikapnya yg lembut dan santun. Aku yakin, itu bukanlah sikap yg dibuat-buat. Justru aku mengira, itulah dia yg sebenarnya. Seorang perempuan cantik dengan sikap yg santun dan simpatik. Begitu mengesankan.Namun ada sesuatu yg membuatku serba salah. Sikapnya kepadaku. Sepertinya dia mengharapkan aku menjadi seseorang yg selalu ada untuknya. Entahlah, mengapa aku bisa mengambil kesimpulan seperti itu. Aku hanya menangkap kesan tersebut dari arah pembicaraan dan bahasa tubuhnya.Mungkin kalian akan bertanya, bagaimana perasaanku kepadanya? Baik, aku akan jujur. Terus terang, dari pertemuan kecil yg sudah kami buat, dan hanya satu kali itu, aku merasa nyaman ada di dekatnya. Dan entah mengapa aku seperti tidak peduli dengan kenyataan yg ada, bahwa dia adalah seorang perempuan malam. Aku tidak mempedulikannya. Yg membuatku bingung adalah, aku takut salah dalam menilai perasaanku sendiri. Jadi tolong, berilah aku saran. Bagaimana aku harus bersikap dalam hal ini? Aku yakin kalian mengerti.
Populerkan, simpan atau kirim cerpen ini : Share/Save/Bookmark

TAG-CERPEN.NET

  gerimis   hamil   Kedua   pada   pensil   cerpen   islami   CERPEN   ROMANTIS   nembak   agus   motivasi   sumber   sumber motivasi   anak-anak   seno   gumira   Poligami   PutuWijaya   Cinta   Atas   PerahuCadik   Dilarang   JatuhCinta   Bidadari   Mengambil   Mata   Saya   Surat   dalam   Hujan   lucu   KKN   LURAH   humaor   obama   becak   tukang   taman   cinta   remaja   abg   CINTA   ibrahim   perempuan   rohyati sofyan   cerpen cinta   cerpen dewasa   sepak bola   SELAMAT TINGGAL DAN SELAMAT DATANG CITA-CITA   DINDA   kamera   lomo   lomografi   wanita   cinta semarga   nasir   mujahid   GERIMIS LANJUTAN   barzakh   ngobrolkosong   Dunia   tragedi   Pencuri   Motivasi   Aborsi   cerpen romantis   SalahJatuhCinta   Bersama Bintang   Mencuri   tobat   karma   islam   OJEK   TAK ADA   KABUT CINTA   Islami   setan   gerhana   cikal   tangsel   cerpen.mimpi   kerinduan   kesucianku   jatuh cinta   wartawan idealis   guru idealis   SINABUNG   hm...   Maulana Akbar alias Abel   Purple-niz   Lenny Yulia   pembunuhan   orcan   brother   sahabat   Cerpen   komedi   apes   bunda   pengorbanan   It's a great one...   fairy   123456   444   Rey   Menunggu   pelangi   Tito   balap   Tami   mama   ayah   motor   Hugo   rumah sakit   love   blind   tens   hurt   memoriam --> mas ohed stres...   download novel   pemuja rahasia   secreet admirer   kuliah   romantis   puisi   bunga   muslimah   cina   jilbab   airmata   CERITA KEHIDUPAN   (Cerpen ini kupersembahkan untuk seorang teman yang sedang bergulat melawan perihnya kehidupan bersama anak-anaknya   setelah perceraian dengan suaminya). Maju terus!Tetap semangat!   adesuryatii@blogspot.com   http://karimahcentre.blogspot.com/   -   Rahasia   Cerita Hari Ini Penuh Makna   suatu   hari   hidupku   dawn   felicity   gwynedd   east bay   cerpen remaja cerpen cinta cerpen dewasa cintaku di bumi madinah   cerpen abah abah cerpen   cerpen bilik mayat cerpen   cerpen islami   cerpen remaja   cermen gaul   cerita remaja dan cinta   cerita kehidupan   Renungan   mengharukan   semangat   ungu   dreaming vs action   stop dreaming start action   firmansyaharia1982   catatan   larung   misteri...   Ungu   POEM   ibu   lily   alya   Arina Jangan Pergi !   www.facebook/saifulbahri@rome.com   qqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqq   Dhea Tamara Short Story   hati   hari-hari   bahagia   hikmah   aku   cinta dan kepedihan   mohpn dikomentari.. Thx..   cinta terpendam   Suka Sayang Cinta   kasih   Diculik? Mau dong!   Langit   Gelap dan Cahaya (4)   Gelap dan Cahaya (1)   Gelap dan Cahaya (2)   Gelap dan Cahaya (3)   Gelap dan Cahaya (5)   Gelap dan Cahaya (6)   Gelap dan Cahaya (7)   Gelap dan Cahaya (8)   Gelap dan Cahaya (9) End   Gelap dan Cahaya (10) Extra   Labirin Hidup   Jasmine   langit   Kabut dan Kamu   www.mediasastra.com   www.mediasastraindonesia.net   lover   you   pelajar   dukun   comment please!   cerpen anak   cerpen islam   cerita misteri   cerita detektif   cerpen lucu   cerpen humor   cerpen anak muslim   mayat   cerpen humor   love junkies   saatnya hatiku pulang   tertinggal   hutan   petualangan   Aku Langit Asu Johanes Koen Prosa   Romantis.   Cerpen Cinta   Cerpen Motivasi   cerpen sains   cerpen horor   cerpen sadending   cergam   Janji   Malu Tapi Mau   Radioppidunia   Remaja   Giselle   1 hati 3 cinta part 1   1 hati 3 cinta part 2   semua awal asti ada akhirnya. sebelum semua berakhir jangan pernah menyianyiakan setiap kesempatan yang kita miliki.   Story   kelas   Malaikat Putih   sakit jiwa   patah hati   Love the hard way   ceepen   cerpenafil.blogspot.com   alter ego kepribadian ganda polisi psycho pembunuh   Teman-teman baca cerpen Misfah   Romansa di Tebing Pelangi   baik   Luka   cerpenku   kesalahan bertingkat   permainan palsu   Baca cerpen terbaruku : Bandara Cinta Noella by Misfah Khairina   love you...   jurnal   jati diri   cinta sejati   gadis bisu   Caleg Gagal   misteri jerambah beringen lubay   thriller   samantha   Ali Reza   sayembara   Baca cerpen Misfah yg baru ya : School of Horror   Remaja.   cerita romantis   ali reza   hujan   aku penyegel fantasi genocode   Cerpen Islami   Perenungan   Qada dan Qadar   online   cerita yang cukup menginspirasi   cerita   cewek manis   gw ga mawu jadi jomblo teru   tsunami   banda aceh   yogyakarta   Cerpen Ali   Rofi miftahul amin   bernafas untuk Liana   pesta   perkawinan   Venia   cerita anak   Wandi   giande   Cinta Pertama   Tak cukup hanya cinta   Melepasmu   Gadis kecil dalam bus   cerpen ku   Derita Cinta   Mamaku - idiot - down syndrome   malta ikanova   fino   kisah penyendiri   cinta penyendiri   keputusan hati   PENYESALAN   Cerpenku   Masa remajaku hilang   alex   lagu   musik   percy   guru   cinta remaja   cinta romantis   eiji   kirei   dongeng   ??   Salah paham   Pernikahanku   Hampa   cerita cinta   Dia dan musik (last)   dia dan musik (8)   dia dan musik (7)   dia dan musik (6)   dia dan musik (5)   dia dan musik (4)   dia dan musik (1   2   3)   cerita remaja   diet   Pesan untuk untuk cintaku   Bahagia Arbi   Tak Ada Cinta di Pantai cermin   Bidadari Negeri Bunian   korupsi   bla bla bla   HEYREN   sebuah harapan   jiwa soul   Shandy   anak   cerpennet   surat   1000   free   gratis   soFY   Merry   cerita menyedihkan dan mengasikkan   1   kuhapus airmataku dengan kartu undangan ditanganku.hatiku bertanya akankah kurasakan lagi ini setelah aku menikah?   SMP   ulang tahun   perpustakaan   kutu buku   dikucilkan   Suara Hati   Kenyataan Pahit Yang Harus DiHadapi   exited   Siswa Baru Itu...   Kebahagiaan Yang Sirna   di Taman Sorga   igau desember   cerpen desember   6   DASAR HEP- (OVI)   HELP ME (OVI)   PARADISE (OVI)   KEMATIAN   amry   sahabat pelit   cerpen cinta chicha   hilang ingatan   just title   Lanjutan part 1 ..   Part 1 ..   sahabat pelit (part 2)   Tawuran   menunggu   sastra   ekonomi   januari   Aku hidup untuk kedua kalinya   Cinta Perlu Dikatakan   cinta takan pergi   pertemanan   Light novel   moe   sci-fi   drama   detektif   Solitude   bus kota   cerpen kehidupan   hantu   inspirasi   jurang   karyawan   kebakaran   kecelakaan   keluarga kecil   PHK   sopir   cerpen bersambung   cinta jarak jauh   kisah asmara   konflik   perpisahan   Arthur Samuel   odi shalahuddin   Terry   odi Shalahuddin   Odi Shalahuddin   gw   Karma   sekar ayu   Film   dokumenter   film dokumenter smpn 10 jakarta   vampire   the maine   lucia   rion   Laki-Laki Jatuh Cinta   story   perang   mimpi   pancoran   When you love someone   family   father   Cerita bersambung   EeEmMhHhh.....   ....................?????????   lima november   cerita cinta remaja   langkah   begitu menyakitkan   cerpen motivasi   cerita serem banget + lucu   Dhea Tamara's Short Story   POLAROID   gila   shevanna   andi   naya   Senyum Terakhir Kak Didot   Pertanyaan di Benak Lyra   hantu dalam sumur   yanah   Semangat   Sosial   MIRZA   foto seksi   Sahabat Selamanya   princes   Rasa itu   tiba-tiba saja hadir menghampiri hatiku

Tentang Penulis Cerpen

LIHAT CERPEN atenk YANG LAIN
Rating: Not yet rated

Comments

No comments posted.

Add Comment


Enter the code shown

Visual CAPTCHA


Untuk memperindah dan mempercantik blog/web kamu maka silahkan pasang kode di bawah, untuk menampilkan gambar animasi keci ini dan mempermudah oranglain untuk memasukkan cerpen mu yang ditulis di blog/webmu ke Cerpen.net
Masukkan cerpen ini ke Cerpen.net
Copy This code below, Paste in to your web/blog


CERPEN TERPOPULER

1: persahabatan
dibaca 159896 kali
2: SATU PERSAHABATAN DALAM HIDUPKU
dibaca 50589 kali
3: Menunggu Pelangi
dibaca 48621 kali
4: Dilarang Jatuh Cinta
dibaca 47986 kali
5: Untuk Sahabat
dibaca 43787 kali
6: GERIMIS
dibaca 38029 kali
7: OBAMA dan TUKANG BECAK
dibaca 34861 kali
8: Surat dalam Hujan
dibaca 27442 kali
9: impian
dibaca 27431 kali
10: Cerpen Penjual Pensil
dibaca 23615 kali

KOMENTAR CERPEN TERBARU

cerpen :Artisku Pembohong
wew... beneran kisah nyata tuh? dahsyat :)
Comment By: Loli Lita

cerpen :Apel Tanpa Bendera
bahasa yang kurang bagus, tidak patut di contoh, masak Merah Putih di tulis "merah putih", itu melecehkan negara kita, sekolah negri apa itu....?
Comment By: Guest

cerpen :Sahabat Selamanya
hahahah ada kepocong... lucu :)
Comment By: Guest

cerpen :persahabatan
thank's yaach. .cerpen lu w pke bwt tgs w. .
Comment By: Guest

cerpen :minggu yang begitu menyakitkan hati
biariin aja si..ini kan sebuah karya, ungkapan hati juga weee
Comment By: Hanny

cerpen :GERIMIS
BGS CI...tp ko sngkt bgt..? da trsan'y ga ne..?aq ska ma gy bhsa'y...
Comment By: Guest

cerpen :OBAMA dan TUKANG BECAK
MENARIK ABIS....ko brsmbng ci..?bkn pnsran za deh..aq tnggu loh slnjut'y..!
Comment By: Guest

cerpen :Menunggu Pelangi
Crpn'y bgs bgt...mnghrkan euy...4 jmpl deh bwt mba...jngn dngrin lo da yg cment smpe ngjlek-jlekin ky gto,anggp za angin lalu....te2p berkrya,aq tnggu ...
Comment By: Guest

cerpen :Sahabat Selamanya
Ehehe.. tadinya agak ragu ini cerpen Iky, tp stlh baca 'kepocong' jadi yakin :p ehm.. simpel ya cerpennya. tp ngena banget. :) emang berasa banget ke ...
Comment By: Guest

cerpen :SATU PERSAHABATAN DALAM HIDUPKU
intinya mah crta'y bgs ko...tp dialog'y trlalu brtele-tele...
Comment By: Guest

cerpen :roti bakar elektrik
smuga kau tak menulari diriku
Comment By: Guest

cerpen :Pertanyaan di Benak Lyra
ceritanya membuat aku ngeluarin air mata.. hikss.hiks..
Comment By: Guest

SPONSOR

INFO LOWONGAN KERJA

BERLANGGANAN CERPEN TERBARU ? GRATIS

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

CERPEN INFO

Cara nulis cerpen di cerpen.net : registrasi dulu, trus masuk ke menu Tulis Cerpen (kalo gak registrasi gak bisa akses menu ini ), setelah nulis cerpen silahkan di publish.. dan bimsalabim.. lihat hasilnya.. silahkan bereksplorasi pada menu cerpen.net lainnyaa.... misalnya : profileku dsb...:)




LINK-CERPEN.NET

Populerkan Cerpenmu, COPY dan PASTE kode HTML di bawah ini di BLOG kamu, lihat hasilnya...
lihat cerpenku di cerpen.net

PENGUNJUNG CERPEN.NET

  • 29 users Cerpen.Net online.