WELCOME Guest

| RSS

CERPEN.NET, kumpulan cerpen, tempat membaca cerpen, menulis cerpen online dan apresiasi kumpulan CERPEN
Teras Cerpen.net | Tulis Cerpen | Cerpen Terbaru | Contact Cerpen.net | Login to Cerpen.Net | Register To Cerpen.net | Members Cerpen.net
Mau Pasang Iklan di Cerpen.Net..? Silahkan Contact Admin atau kirim SMS ke 0852 391 89 333

Cerpen Dewasa

Kumpulan Cerpen Dewasa yang diurutkan mulai dari Cerpen Dewasa yang paling baru hingga Cerpen Dewasa yang terlama. Pilih juga Cerpen Dewasa di halaman selanjutnya, silahkan beri komentar pada Cerpen Dewasa yang anda baca

67: Cerpen Dewasa-Musang Berjanggut Lagi
Perkabungan 1001 purnama mengenang tragedi pembantaian musang berjanggut tunailah sudah di ujung senja hari ini. Konon menurut kisah turun-temurun setelah 1001 purnama berlalu, kutuk serapah musang berjanggut akan tawar hilang sakti. Padahal menjelang nyawa meregang musang berjanggut telah menabur kutuk bahwa pada awal senja masa purnama ke 1001 musang-musang akan ketiban anugerah janggut. Semua bangsa musang akan berjaya dengan janggut-janggut.

68: Cerpen Dewasa-Keranda Raya
Sudah 7 purnama Keranda Raya itu menganga di pelataran serambi istana. Sore hari nanti Keranda Raya akan ditutup, setelah sesak disumpal berjejal-jejal sampah daki dunia seluruh penghuni negeri itu. Sungguh buruk dan busuk isi itu keranda, ketika kucoba urug dan aduk-aduk adanya. Berlapik-lapik zinah, amarah, iri, dengki, sumpah serapah dan dendam kesumat; bertindih-tindih angkara murka, nafsu kuasa menguasa, dusta, curiga dan praduga syak wasangka; berhimpit-himpir hasrat dan ambisi korup, curi-curi dan tipu-tipu. Semua sesak memadat di ruang pengap Keranda Raya.

69: Cerpen Dewasa-Mati Hati
Telah masa mati hati! Sudah masa mati hati! Di tengah hiruk pikuk kampung yang bergerak cepat sekali, kami orang-orang kampung meringkuk-ringkuk di kesunyian yang sunyi sekali. Hati kami terasa sakit sekali. Mungkin sekejap lagi kami akan senasib dengan penguasa kampung kami, bermati hati tanpa kami sangka-sangka, luput dari segala duga!

70: Cerpen Dewasa-Taman Rindu Tak Sampai
Dalam rintik hujan berangin pagi itu, Said yang lelah, lusuh dan tua terperangah di sudut utara taman itu. Jengah, pangling, miris, haru, pilu, ngilu, kecewa, rasa-rasa tak mungkin, rasa-rasa tak percaya bergolak-golak dalam dada, lalu melesat dan mendesing-desing di batok kepala Said. Taman itu, taman segala rindu, taman pelipur lara, taman sejarah dengan sejumlah situs kenangan Said muda belia, kini tak dijumpainya lagi. 15 menit Said tegak terpaku. 1 menit kemudian tubuh renta Said terguncang. Said menangis. Said terjerembab layu di bawah guyur hujan pagi itu yang perlahan-lahan melebat. Remuklah segala rindu Said akan tamannya.

71: Cerpen Dewasa-Tuan Pembual
Kamilah rakyat yang tersekat, terjerat, melarat, selalu dalam sekarat, dan selalu saja terbuai-buai dalam decak indah manis bual-bualmu, wahai Tuan-Tuan Pembual. Ketika bermula musim semai menyemai bual, amatlah lantang kobar-kobar bualmu, wahai Tuan-Tuan. Sungguh sangar dan angker bualmu itu. Terpukaulah kami. Berdeguplah dada kami, menggelegak berbuncah-buncah harap akan cerahnya hari esok. Begitu cocok dan selalu cocok bualmu mematuk dan menyosor-nyosor lingkar melingkar selingkar derita kami, menjelang sore itu di tanah lapang ujung kampung kami.

72: Cerpen Dewasa-COT LAMKUWEUH
Kubuka kembali catatan duka itu setelah kupendam 2,5 tahun lebih sedikit. Ada yang kutoreh pada lembar 27 Desember 2004 menjelang siang itu, ketika kuarungi lautan puing kehancuran sebuah peradaban, m


Page 12 of 26
[1]   [2]   [3]   [4]   [5]   [6]   [7]   [8]   [9]   [10]   [11]   [12]   [13]   [14]   [15]   [16]   [17]   [18]   [19]   [20]   [21]   [22]   [23]   [24]   [25]   [26]  

CERPEN TERPOPULER

1: persahabatan
dibaca 161209 kali
2: SATU PERSAHABATAN DALAM HIDUPKU
dibaca 51293 kali
3: Menunggu Pelangi
dibaca 48935 kali
4: Dilarang Jatuh Cinta
dibaca 48316 kali
5: Untuk Sahabat
dibaca 44128 kali
6: GERIMIS
dibaca 38316 kali
7: OBAMA dan TUKANG BECAK
dibaca 35062 kali
8: Surat dalam Hujan
dibaca 27638 kali
9: impian
dibaca 27625 kali
10: Cerpen Penjual Pensil
dibaca 23756 kali

KOMENTAR CERPEN TERBARU

cerpen :Diva dan Daffa
fiksi c fiksi tp buat crtana pke otak jg donk.. malu2in islam aja..g ad yg blh nkah klo sdara kandung..sm sepu2 yg msh tblg wali aj g blh..ap lg kandu ...
Comment By: Guest

cerpen :miss dance part 3
klo jelek comment klo bgs comment yyyaaaa
Comment By: shavira

cerpen :persahabatan
keren banget...
Comment By: Guest

cerpen :Tentang Nama Belakang
makasih ya, di comment dunk cerpennya, kritik saran ato apa ja deh, member baru niy..xixixi salam kenal smua
Comment By: Feria

cerpen :eureka!
ga greget tuh di bumbu donk biar ngakak
Comment By: Guest

cerpen :Artisku Pembohong
Pengalaman unik tuh. . .
Comment By: Guest

cerpen :Love It Must Have
this story make me confusing... hehe... I'm so sorry to say this...
Comment By: gw

cerpen :Pertanyaan di Benak Lyra
keren banget....
Comment By: Guest

cerpen :Sahabat Dunia Maya
emang iya,hehehehehe
Comment By: dreadnought

cerpen :Tentang Nama Belakang
bagus bagus.. endingnya bagus haha
Comment By: Guest

cerpen :Pertanyaan di Benak Lyra
Versi update-an nih! Mnurut kalian lbh bgs yg awal ato yg ini?
Comment By: sikhod

cerpen :Surat Untuk Suamiku
ini kisah nyata ya???
Comment By: Guest

SPONSOR

INFO LOWONGAN KERJA

BERLANGGANAN CERPEN TERBARU ? GRATIS

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

CERPEN INFO

Cara nulis cerpen di cerpen.net : registrasi dulu, trus masuk ke menu Tulis Cerpen (kalo gak registrasi gak bisa akses menu ini ), setelah nulis cerpen silahkan di publish.. dan bimsalabim.. lihat hasilnya.. silahkan bereksplorasi pada menu cerpen.net lainnyaa.... misalnya : profileku dsb...:)




LINK-CERPEN.NET

Populerkan Cerpenmu, COPY dan PASTE kode HTML di bawah ini di BLOG kamu, lihat hasilnya...
lihat cerpenku di cerpen.net

PENGUNJUNG CERPEN.NET

  • 58 users Cerpen.Net online.