CERPEN : dua obor untuk manyar
| Print Cerpen
Posting cerpen by: aminatul faizah huda
Total cerpen di baca: 314
Total kata dlm cerpen: 1780
Tanggal cerpen diinput: 6 Feb 2010 Jam cerpen diinput: 9:30 AM
0 Komentar cerpen
<!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"Franklin Gothic Medium"; panose-1:2 11 6 3 2 1 2 2 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} @font-face {font-family:"Monotype Corsiva"; panose-1:3 1 1 1 1 2 1 1 1 1; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:script; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:""; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} -->
DUA OBOR UNTUK MANYAR…..
BY: AMINATUL FAIZAH
Jambrik selalu menaiki bukit. Memandang lepas ke arah pantai yang setiap malam selalu gelap. Hanya ada satu layar terkembang yang membentang luas di sepanjang sudut malam. Hanya layar hitam yang kadang bertabur bintang, bulan atau bahkan pesawat yang melintas. Kadang kala ia bosan namun hanya itu satu-satunya hiburan. Hanya itu hiburan yang akan ia dapati selain lolongan jangkrik dan tikus tanah. Jika ia ada di dataran yang lebih rendah mungkin ia akan mendapatkan hiburan dari dalam kerambah dan petak-petak tambak yang biasanya tenang namun bergelombang. Jabrik agak kecewa sedikit, mungkin ini adalah kulminasi emosinya yang tajam. Emosi yang menjenuhkan karena dihibur dengan kemonotonan alam.
Dia bukanlah manusia pilihan dan manusia yang ingin dikasihi. Dia lain dan juga aneh bin ajaib. Ia mencari kebahagiaan yang selalu ada di luar dirinya. Bukan mensyukuri apa yang sudah ada pernah ia dapati. lalu si Jabrik tak puas hati. Ia kayuh sepedanya jauh menuruni bukit dan terdiam. Ia hendak bertanya pada gelapnya banyak gunung yang tersusun dari Kristal laut. Ia pandangi banyak gunung yang hampir serupa itu. hitam dan gelap gulita… ia mendekati gunungan yang terdekat dari ia berdiri. Dia sentuh kepalanya yang keras itu sambil menatapnya. Terpikir mungkinkah, ini sebuah hiburan yang baru dimana ia akan melihat sinar matahari pagi yang tersembunyi dari berpuluh-puluh gunung sementara. Gunung sementara yang dibuat oleh tangan manusia ketika musim kemarau.
Dia duduk diam diantara gudungan gunung-gunung munggil itu. Ia menunggu dan menunggu hingga sang fajar menggorekan puas. Perlahan-lahan ia melihat kelopak emas itu terlihat. Matanya terbuka lebar mana kala ia melihat gudukan Kristal-kristal itu berkilau perak. Matanya terbuka, pandangannya lepas mengudara. Ia melihat dan mengalami proses fatamorgana yang begitu berlebihan. Mulutnya terbuka mana kala ia melihat sedikit demi sedikt gumpalan itu agak bersinar. Ia senang bukan main namun kekecewan langsung muncul mana kala ia melihat gunungan itu hanyalah garam. Garam yang akan menghilang di musim hujan dan garam yang tak bernilai di matanya.
“ ah…. Hanya garam…”
“benda Murahan……”
“kapan ada benda dan sesuatu yang berharga di dunia ini.”
“bukan tepatnya di tempatku ini.”
“sebuah benda yang akan membuat mataku terbuka setiap saat dan sebuah benda yang akan mengalihkan duniaku. Benda yang menjadikan kami kaya.”
“harusnya kau tak pernah berharap yang bahkan kau tak bias membayangkan ujudnya.” Kata gunungan garam itu.
“aku ingin yang lebih. Lebih indah dan lebih menawan.”
‘jangan berharap yang berlebih karena apa yang kau harapkan kadang akan membuatmu bingung harus melakukan apa.”
Dia pulang. Di lihatnya ibu bumi telah menunggu. Ia tahu kekecewaan yang Jabrik rasakan dan ia berjanji akan memberikan sesuatu pada Manyar khususnya Jabrik. Ibu bumi hanya tersenyum dengan bijaknya. Ia tahu apa yang Jabrik mau namun ia hanya menunggu. Menunggu seseorang kan menggali dan mengetahui apa yang tersimpan dibalik bajunya. Baju yang biasanya hanya terhiasi dengan Kristal-kristal yang murahan dan tak ada nilainya.
Suatu malam, terjadilah kegegeran yang mengerikan. Si Jabrik pun turut andil dalam hal itu. setelah sekian lama ia tak merasakannya. Merasakan eforia itu namun kini ia benar-benar merasakan eforia itu. dia menatap ke arah dua benda asing bak naga yang menyemburkan asap itu. dia kini tahu kalau ibu bumi telah memberinya sesuatu. Hadiah terbesar yang sesungguhnya tak ubah sebuah penindasan oleh lintah darah yang menyakitkan.
Obor itu menjilat, katanya. Dan aku hanya menjawab aku tahu. aku tahu… dan aku tahu. aku tahu karena aku memandanginya. Dua obor yang menyala bak matahari kembar. Aku memandangnya saat aku tengok dataran rendah desaku. Ya, dua obor yang menunjukan bahwa desaku masih ada. bahwa desaku kaya hingga semua penjuru kota mampu melihat dua obor yang menyala tiada henti itu. layar langit boleh saja berganti dari merah, biru, merah lalu hitam namun obor itu adalah kembaran matahari yang terus menjilat-jilat tiada hentinya.
Di langit yang bertabur nyawa gemerlap dan bulan yang tengah terjaga penuh. Semua Nampak tak penting. Mereka sudah tak lagi memiliki tempat di hati penduduk desa. Semuanya salut dengan benda baru itu. benda yang jahat namun terlihat begitu meyilaukan kebaikan di mata mereka. Dua anak menapaki bukit dan menatap lepas tanpa ujung dunia. Hanya dua obor itu yang mencolok dan ia tersenyum. Kagum dan setengah bingung. Salah satu anak itu berambut gelombang dan satunya jabrik desa. Keduanya membisu awalnya, terdiam sama seperti pohon lainnya. tiada suara dan hanya ada detungan jantung yang berdetak semakin keras. Iramanya mengikuti irama jilatan api yang keluar dari cerobong itu.
“obor dewa….” Kata si temannya.
“bukan, kata Emak itu obor naga… lihatlah… itu mungkin apinya. Api yang menyembur dari mulut naga.” Kata Jabrik.
Si jabrik tak percaya, ia naiki salah satu pohon besar. dia tak melihat pangkalnya dan hanya melihat ujungnya saja. Sebuah ujung yang menjilat-jilat. Yang tak memiliki sosok ukuran api yang tetap. Jabrik terus menatapnya, mungkin saja itu kemamang yang tak bisa lagi kembali ke dunianya. Tapi Si jabrik hanya diam dan terus diam. Ia yakin itu adalah naga pemberian ibu bumi atau mungkin itu adalah obor Dewa yang diyakini temannya itu.
“kita akan mendekatinya.”
“tapi kita belum umur.” Kata temannya.
“kalau begitu saat kita besar nanti kita akan mendekatinya dan menjaganya agar ia tetap besinar terus.”
“baiklah.”
Para romusha moderen itu tengah memiliki pandangan mata yang kosong. Mereka semua terdiam di atas pick up terbuka dan tak berpikir apapun kecuali seuap nasi untuk menghidupi keluarga. Sebagian dari mereka yakin kalau bangsanya bukanlah bangsa terjajah namun ketika ia sadari mau tak mau kalau mereka adalah pekerja kasar di tanah kelahiran dan tanah milik nenek moyangnya. Ia tahu kalau ia terjajah oleh bangsanya sendiri. Terjajah dalam kebodohan dan terjajah dalam tempat. Mereka tahu tanah mereka dan mengenal baik namun mereka tak sekalipun diizinkan untuk menunjukan kemampuannya. Kata ketua karena mereka anak kampong bukan anak kota.
Mobil itu menuju jalanan yang berdebu dengan barisan paving yang merayap. Bukan lagi gunungan itu yang Jabrik lihat namun ia biasa saja. Tak ada perasaan kehilangan. Mungkin baginya dua obor dewa atau naga itu lebih menarik dari semua yang ada di mala lalu. dia terlalu meninggikan benda itu. baginya benda iu lebih berharga karena mampu menampakkan cahaya sendiri. Ia tak sadar kalau ia adalah romusha modern.
Matanya terbuka saat menatap dunia obor itu. untuk pertama kalinya ia sadar bahwa dirinya adalah romusha modern. Matanya yang tadinya berbintang-bintang dengan binar kebahagiaan kini seolah sirna dan tak tahu hilang kemana. Ia terdiam terpaku saat gerbang penggeboran itu terbuka baginya. Ia turun dengan tangan dan kaki yang gemetar karena ketakutannya. Berjalan dengan tergopoh-gopoh dan hampir saja merasakan kematian. Ia lalu mundur beberapa langkah dan enggan menatap kembali dunia itu. dunia yang dia harapkan lebih indah dari dunia yang lalu. matanya berkali-kali ia tutup. Ia ngeri menatapnya. dikiranya ini adalah Negara para dewa dengan pakaian yang bangus. Namun dimatanya ini adalah Negara para syetan yang rakus. Ia lalu menatap kearah langit. Dilihatnya obor itu dan kini ia tahu bahwa obor itu adalah penanda kemarahan ibu bumi.
“apa yang kau lihat?” Tanya orang asing.
Jabrik hanya menunjuk ke arah obor itu. ia tak memperdulikan siapa yang bertanya.
“ku kira obor itu pertanda ke indahan karena kebaikan.”
Si yang bertanya diam. Mulutnya hanya tertutup, sambil menatap Jabrik dengan sebelah mata. Ia melucu dan juga menertawakan manusia desa yang kolot di hadapannya.
“itu adalah obor untuk Manyar. Obor penerang desamu yang menunjukan kalau urat nadi bumimu adalah nafas untuk kami.”
Si Jabrik hanya diam, ia lalu menatap tubuhnya yang bukan lagi dianggap manusia yang berderajat sama. namun kaumnya yang berasal dari desanya hanyalah kaum yang derajatnya sama dengan romusha.
‘aku tahu. nafas untuk kalian derita untuk kami.”
“itulah Dunia… ada yang di korbankan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih besar. lebih baik mengorbankan seseorang dari pada yang lain mati. Itulah dunia sekarang…..”
Si jabrik hanya terdiam. Ia lalu menatap obor itu kembali. Meyakitkan rasanya, dulu dan sekarang sungguh dua kenyataan yang berbeda. Jika boleh ia meminta, maka ia ingin kembali ke masa itu. Masa dimana ia hanya melihat gugusan gunung yang tak seberapa berharga dibandingkan dengan jilatan api itu. tapi apa daya, tak akan pernah terjadi. dan dengan berat hati ia hanya berkata,
“inilah obor untuk Manyar. Yang menaringi sekaligus menggelapkan kami. yang memperkaya sekligus menjadikan kami miskin.”
“itulah Dunia…. Obor penerang….” Kata si asing sambil menyodorkan topi romusha padanya.
Si Jabrik memakainya dan kini ia tak bisa melakukan apapun. Selain hidup dengan tanpa memilih dan membiarkan obor itu tetap menyala walau batinnya terluka. tiada lagi kerambah ikan, tiada lagi gugusan garam, tiada lagi lolongan tikus tanah ataupun jangkrik yang memainkan dawai.
“ Obor untuk desaku yang menerangi dan membakar yang telah ada.”
“harusnya aku tak meminta.”
Gunungan mayat garam hanya tersenyum mendengarnya, karena penyesalan itu tak ada artinya.
Manyar, 12 Desember 2009
Populerkan, simpan atau kirim cerpen ini :
TAG-CERPEN.NET
gerimis hamil Kedua pada pensil cerpen islami CERPEN ROMANTIS nembak agus motivasi sumber sumber motivasi anak-anak seno gumira Poligami PutuWijaya Cinta Atas PerahuCadik Dilarang JatuhCinta Bidadari Mengambil Mata Saya Surat dalam Hujan lucu KKN LURAH humaor obama becak tukang taman cinta remaja abg CINTA ibrahim perempuan rohyati sofyan cerpen cinta cerpen dewasa sepak bola SELAMAT TINGGAL DAN SELAMAT DATANG CITA-CITA DINDA kamera lomo lomografi wanita cinta semarga nasir mujahid GERIMIS LANJUTAN barzakh ngobrolkosong Dunia tragedi Pencuri Motivasi Aborsi cerpen romantis SalahJatuhCinta Bersama Bintang Mencuri tobat karma islam OJEK TAK ADA KABUT CINTA Islami setan gerhana cikal tangsel cerpen.mimpi kerinduan kesucianku jatuh cinta wartawan idealis guru idealis SINABUNG hm... Maulana Akbar alias Abel Purple-niz Lenny Yulia pembunuhan orcan brother sahabat Cerpen komedi apes bunda pengorbanan It's a great one... fairy 123456 444 Rey Menunggu pelangi Tito balap Tami mama ayah motor Hugo rumah sakit love blind tens hurt memoriam --> mas ohed stres... download novel pemuja rahasia secreet admirer kuliah romantis puisi bunga muslimah cina jilbab airmata CERITA KEHIDUPAN (Cerpen ini kupersembahkan untuk seorang teman yang sedang bergulat melawan perihnya kehidupan bersama anak-anaknya setelah perceraian dengan suaminya). Maju terus!Tetap semangat! adesuryatii@blogspot.com http://karimahcentre.blogspot.com/ - Rahasia Cerita Hari Ini Penuh Makna suatu hari hidupku dawn felicity gwynedd east bay cerpen remaja cerpen cinta cerpen dewasa cintaku di bumi madinah cerpen abah abah cerpen cerpen bilik mayat cerpen cerpen islami cerpen remaja cermen gaul cerita remaja dan cinta cerita kehidupan Renungan mengharukan semangat ungu dreaming vs action stop dreaming start action firmansyaharia1982 catatan larung misteri... Ungu POEM ibu lily alya Arina Jangan Pergi ! www.facebook/saifulbahri@rome.com qqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqq Dhea Tamara Short Story hati hari-hari bahagia hikmah aku cinta dan kepedihan mohpn dikomentari.. Thx.. cinta terpendam Suka Sayang Cinta kasih Diculik? Mau dong! Langit Gelap dan Cahaya (4) Gelap dan Cahaya (1) Gelap dan Cahaya (2) Gelap dan Cahaya (3) Gelap dan Cahaya (5) Gelap dan Cahaya (6) Gelap dan Cahaya (7) Gelap dan Cahaya (8) Gelap dan Cahaya (9) End Gelap dan Cahaya (10) Extra Labirin Hidup Jasmine langit Kabut dan Kamu www.mediasastra.com www.mediasastraindonesia.net lover you pelajar dukun comment please! cerpen anak cerpen islam cerita misteri cerita detektif cerpen lucu cerpen humor cerpen anak muslim mayat cerpen humor love junkies saatnya hatiku pulang tertinggal hutan petualangan Aku Langit Asu Johanes Koen Prosa Romantis. Cerpen Cinta Cerpen Motivasi cerpen sains cerpen horor cerpen sadending cergam Janji Malu Tapi Mau Radioppidunia Remaja Giselle 1 hati 3 cinta part 1 1 hati 3 cinta part 2 semua awal asti ada akhirnya. sebelum semua berakhir jangan pernah menyianyiakan setiap kesempatan yang kita miliki. Story kelas Malaikat Putih sakit jiwa patah hati Love the hard way ceepen cerpenafil.blogspot.com alter ego kepribadian ganda polisi psycho pembunuh Teman-teman baca cerpen Misfah Romansa di Tebing Pelangi baik Luka cerpenku kesalahan bertingkat permainan palsu Baca cerpen terbaruku : Bandara Cinta Noella by Misfah Khairina love you... jurnal jati diri cinta sejati gadis bisu Caleg Gagal misteri jerambah beringen lubay thriller samantha Ali Reza sayembara Baca cerpen Misfah yg baru ya : School of Horror Remaja. cerita romantis ali reza hujan aku penyegel fantasi genocode Cerpen Islami Perenungan Qada dan Qadar online cerita yang cukup menginspirasi cerita gw ga mawu jadi jomblo teru tsunami banda aceh yogyakarta Cerpen Ali Rofi miftahul amin bernafas untuk Liana pesta perkawinan Venia cerita anak Wandi giande Cinta Pertama Tak cukup hanya cinta Melepasmu Gadis kecil dalam bus cerpen ku Derita Cinta Mamaku - idiot - down syndrome keputusan hati PENYESALAN Cerpenku Masa remajaku hilang alex lagu musik percy guru cinta remaja cinta romantis eiji kirei dongeng ?? Salah paham Pernikahanku Hampa cerita cinta Dia dan musik (last) dia dan musik (8) dia dan musik (7) dia dan musik (6) dia dan musik (5) dia dan musik (4) dia dan musik (1 2 3) cerita remaja diet Pesan untuk untuk cintaku Bahagia Arbi Tak Ada Cinta di Pantai cermin Bidadari Negeri Bunian korupsi bla bla bla HEYREN sebuah harapan jiwa soul Shandy anak cerpennet surat 1000 free gratis soFY Merry cerita menyedihkan dan mengasikkan 1 kuhapus airmataku dengan kartu undangan ditanganku.hatiku bertanya akankah kurasakan lagi ini setelah aku menikah? SMP ulang tahun perpustakaan kutu buku dikucilkan Suara Hati Kenyataan Pahit Yang Harus DiHadapi exited Siswa Baru Itu... Kebahagiaan Yang Sirna di Taman Sorga igau desember cerpen desember 6 DASAR HEP- (OVI) HELP ME (OVI) PARADISE (OVI) KEMATIAN amry sahabat pelit cerpen cinta chicha hilang ingatan just title Lanjutan part 1 .. Part 1 .. sahabat pelit (part 2) Tawuran menunggu sastra ekonomi januari Aku hidup untuk kedua kalinya Cinta Perlu Dikatakan cinta takan pergi pertemanan Light novel moe sci-fi drama detektif Solitude bus kota cerpen kehidupan hantu inspirasi jurang karyawan kebakaran kecelakaan keluarga kecil PHK sopir cerpen bersambung cinta jarak jauh kisah asmara konflik perpisahan Arthur Samuel odi shalahuddin Terry odi Shalahuddin Odi Shalahuddin gw Karma sekar ayu Film dokumenter film dokumenter smpn 10 jakarta vampire the maine lucia rion Laki-Laki Jatuh Cinta story perang mimpi pancoran When you love someone family father Cerita bersambung EeEmMhHhh..... ....................????????? lima november cerita cinta remaja langkah begitu menyakitkan cerpen motivasi cerita serem banget + lucu Dhea Tamara's Short Story POLAROID gila shevanna andi naya Senyum Terakhir Kak Didot Pertanyaan di Benak Lyra hantu dalam sumur yanah Semangat Sosial MIRZA foto seksi Sahabat Selamanya princes Rasa itu tiba-tiba saja hadir menghampiri hatiku “aduuuuuuuuuuuuuh ayah kaki oit kaki oit terjepit” ayah yang mendengar suara itu langung melihat kebelakang ternyata Oit anakku “kamu punya saudara yang namanya Yuli” “punya teeh kenapa?” “kamu disuruh baca yasin buat kakakmu Yuli sms dari keluargamu” aku terdiam didalam benakku ada apa gerangan ULTAH DI RUMAH HANTU humor cerita lucu garing vampir Sungguh diluar dugaan Nita tidak menyangka kalausibisu itu yang terpilih menjadi the best speaker. Nita betul-betul tidak percaya sehingga terjadi keributan kecil memprotes keputusan juri ???? Cerpen Remaja Tak ada yang tak mungkin Jika Tuhan menghendaki. Maju terus pantang keLOk.... cinta si anak manja komputer 13 yang aktif. rah_manies : ow iya ya pak aktif apa anak-anak lupa mematikannya ya jawabku Edi_78 : tadi saya fikir ibu yang dilab karena tadi saya bilang halo dibalas halo rah_manies : terus siapa ya pak Edi_78 : udah jam 12 bu masak mau ngecek ke lab komputer 13 yang aktif.rah manies : ow iya jawabkuEdi 78 : tadi saya fikir karena tadi saya bilang halo dibalas halorah manies : terus siapa ya pakEdi 78 : udah jam 12 bu masak mau ngecek ke lab ah manies : ow iya jawabku Edi 78 : tadi saya fikir karena tadi saya bilang halo dibalas halo rah manies : terus siapa ya pak Edi 78 : udah jam 12 bu masak mau ngecek ke lab kisah ku. Alice in Neverland cerita cintaku cerita cintaku 2 Alice in Neverland 2 komentari Aulia tersenyum padaku aku membalas senyumnya. Ayo lagi ustadzah lagi ustadzah ucap Aldo sekarang pakai irama lagu “ketahuan’ (mata band) a aku bukan aib Trio Detektif Dadakan apa kauu http://cerpen.net" target=" blank" title="lihat cerpenku di cerpen.net"><img border="0" alt="lihat cerpenku di cerpen.net" “saya bu” Larasati mengacungkan tanganya sesaat aku terdiam wajah itu tidak sama dengan Laras yang bersamaku kemaren lama aku terdiam siswa – siswa menyapaku “bu bu Rahmah” “ada apa bu sekarang kita kerjakan apa” tanya mereka lamunanku buyar seketika kutepiskan sesaat rasa penasaran itu sambil melanjutkan pelajaran. Persib Jack Anjing dokter steik gaun untuk nadia nada-nada cinta Kisah cinta nada-nada musik metronom. cerpen enak mantap!!! asd Kevin is Genious And Handsome Boy quinn serial tv Fan Fiction bunda i love u musik cinta nada cinta menyatukan cinta lewat musik metronom ulang tahun apa ini Sirgina creative 123nd4 pernikahan pelaminan masih sayang sedih kematian Dua Sosok Satu Hati cinta fitri di bulan fitri persahabatan kehidupan impian harapan Kakek Geppetong vs Jerry Mouse lesbian uya1211 eira Echa apin cerpen kemakan omongan sendiri diketawain tante kunti dalinsyi.blogspot.com facebook blind date 3 ika menghilang di gerbong hantu HAPPY ENDING Allah membungkam mulutku Cerita Wisuda Takut Hamil up to you sepupu KADO Wina Neil i;m new in hear so please give me comment to improve me everyone fighting!!! Diiean hantu toilet Short story defender kali ini aku menyerah iklan Uang akses Sukse cerpennet.com arwah Bayu Riska Mistik kesejukan-mimpi Ritual arah bayu juru kunci makam HI NINDY !! JABRIK dakwah kartu mati kamis 11 mei 2009 Cerpen markcung malam Widyastuti Paramita apple band ss aa Madrasah Hati Cerita Misteri days Awal Persahabatan untukku dan untuknya cerpen remaja teman perempuan cewek cowok sekolah Risa Cory Rio Nindhi Perpustakaan kelas MangAniMania horor korban perkosaan pilihan hidup ff lirik BLOODSUCK!. PESAN AHIR AIR MATA BULAN SABIT light novel Invasion Clotehan Pulang kantor Light Novle The Invasion KAB rio ify nilai sekeping harga diri planet neptunus 3 girls abc beban iri dendam Love in Blog jodoh Jepang lama perjuangan sebuah cinta Fic bola Tema kesedihan memori memories hantu iblis pembaca jankis saqyuchika sekolah 123 Tuan Muda Gadis Arang dan Kupu-Kupu Kuning Ceue Rummidia Untuk Dwina Edelweis Papandayan Cerpen Dewasa When Stars Make The Moon Smiles Nawairga . .. Narkoba Giande http://www.facebook.com/profile.php?id=100000769273638&v=photos#!/eddie.cheever Anak Surga Surga 13 tahun pengalaman personal Grace Dunia Maya Cerpen Kecelakaan Andri gaRdenia lupa putus cinta gila foto dinda cerpen remaja cinta komedi hujan sekolah kehidupan gosip ceritanya keren teenlit Teenlit Gossip pianis friendship hujan lagu wanita kartu nama kinan ayah pelecehan cowok brengsek aishiteru cerpen anak anak ayah ibu belum ada judul cerpen cinta monyong manyun cerpen Ali Hamzah cerpen terbaru cerpen populer cerpen walau habis terang kasih yang lenyap cerpen teenlit cerpen ABG cerpen sastra cerpen melangkolis Ali Hamzah indahnya SMA iboem i don't know cerita pendek entrepreneur Rizky Lkmc bidadari untuk papa perfect Dedicated to My Brother perjuangan hidup Rucita Rahma indigoindigoindigo never ending love story rhe rhe rhe our heart will always touch Mentari di Kaki Merapi sepenggal maaf untuk mama Cerita Pendek perjalanan pengalaman cerita pendek malam bintang langit CINTA PERTAMA CINTA seven (tujuh) anak smp Dua Malaikat Berbagi Sepasang Sayap 1 Dua Malaikat Berbagi Sepasang Sayap 2 Emangnye enaak Hakikat Cinta first love 10111989 john and sam 7 dongeng dalam mimpi REMAJA PLASTIK APRIADI rugi kalau gak baca LUNAR PigBunny My Heart: Aniez Dyarta padahal dia bukan pacarku apa lagi saudara ku Aku Aries JaimBum UNPAD iseng cengengesan <a href="http://cerpen.net" target="_blank" title="lihat cerpenku di cerpen.net"><img border="0" alt="lihat cerpenku di cerpen.net" src="http://cerpen.net/images/mata1.gif"/></a> <a href="http://cerpen.net" target=" blank" title="lihat cerpenku di cerpen.net"><img border="0" alt="lihat cerpenku di cerpen.net" src="http://cerpen.net/images/mata1.gif"/></a> apriTentang Penulis Cerpen
maaf jika kurang baik, karena aku buru-buru buatnya mumpung ada imajenasi
LIHAT CERPEN aminatul faizah huda YANG LAINRating: Not yet rated
Comments 
No comments posted.
Add Comment
Untuk memperindah dan mempercantik blog/web kamu maka silahkan pasang kode di bawah, untuk menampilkan gambar animasi keci ini dan mempermudah oranglain untuk memasukkan cerpen mu yang ditulis di blog/webmu ke Cerpen.net
Copy This code below, Paste in to your web/blog




