WELCOME Guest

| RSS

CERPEN.NET, kumpulan cerpen, tempat membaca cerpen, menulis cerpen online dan apresiasi kumpulan CERPEN
Teras Cerpen.net | Tulis Cerpen | Cerpen Terbaru | Contact Cerpen.net | Login to Cerpen.Net | Register To Cerpen.net | Members Cerpen.net
Mau Pasang Iklan di Cerpen.Net..? Silahkan Contact Admin atau kirim SMS ke 0852 391 89 333

CERPEN : HUJAN DAN PLASTIK HITAM

| Print Cerpen
Posting cerpen by: putiefa
Total cerpen di baca: 3620
Total kata dlm cerpen: 1806
Tanggal cerpen diinput: Mon, 8 Feb 2010 Jam cerpen diinput: 8:08 AM
1 Komentar cerpen



Hujan dari jam 3.30 wib pagi, masih saja mengguyur kota jakarta. Pagi ini aku harus berangkat mengajar.
“ Duh bagaimana caranya  berangkat ke sekolah kalau hujan masih saja deras begini?”, kata ku dalam hati penuh dengan kebingungan.
Malasnya aku berangkat, membayangkan harus ganti-ganti mobil angkutan umum di tengah hujan deras begini.
“Ya Allah semoga hujan ini reda…”, doa ku dalam hati.
Jam 5.30 wib hujan mulai reda, hanya tinggal gerimis sebagai sisa-sisa hujan.
“Kalau jam begini berangkat ke sekolah naik angkutan umum, bisa-bisa aku telat sampai di sekolah nich”,pikirku
“Bagaimana ya caranya biar ga telat?”. Akhirnya ku minta tolong pada suami untuk diantarkan ke sekolah.
Dia tanya ,”benar mau diantarkan?”.
“Ya…. Iyalah, mang kenapa?”,tanya ku binggung.
“Gerimis begini naik vespa ke sekolah?”, tanya suami ku lagi.
“Ya…. Kan pakai jas hujan”, sahut ku.
“Nah itu masalahnya. Jas hujan cuma satu. Yang satunya lagi sudah sobek dan sudah kamu buang”, jawab suamiku.
“Terus gimana dong kalau naik angkutan umum aku bakal terlambat”, rengek ku.
“Ya udah kamu pakai jaket hujannya, aku pakai celana hujannya”, suamiku memberikan solusi.
“Aaaahhhh ?????????”, aku semakin bingung. Apa gunannya pakai jaket hujan kalau rokku akan basah juga dan buat apa pakai celana hujan doang kalau baju dia basah juga nantinya.
“Ya.. udah dipakai, mau berangkat ga”, tegur suamiku membuyarkan kebingungan ku.
“Ya….. tapi….”, tiba-tiba mulut ku terhenti untuk meneruskan kalimat berikutnya, ketika ku lihat dia mengeluarkan plastik hitam yang lebar. Yang biasa digunakan untuk menutupi barang dagangannya di motor kalau hari hujan.
“Ambil ini “, kata suamiku.
“Untuk apa?”, tanya ku sambil mengerutkan dahi.
“Ya untuk kamu pakai”, jawab suamiku, sambil memakai jaket dari bahan jeans.
“Apa ??????”, setengah ga percaya dan geli aku bertanya.
“Iya dipakai, buat nutupin rok kamu biar tidak basah”, suamiku menjelaskan maksudnya menyuruhku pakai plastik hitam itu.
“Ga…. Mau, biar ku pakai jaket jeans aja dan jaket hujan ini buat nutupin rokku”,tolak ku.
“Udah pakai saja, jaket jeans itu tidak akan mampu menutupi bajumu dari air, nanti bajumu basah dibuatnya dan kamu masuk angin”,kata suamiku.
“Tapi inikan cuma gerimis”, bantah ku lagi.
“Walaupun cuma gerimis, tapi perjalanannya jauh, bajumu bisa basah juga”, jelas suamiku.
Dengan perasaan terpaksa dan kesal, ku pakai juga plastik hitam itu untuk menutupi rok ku.
Sepanjang perjalanan aku tidak bisa menahan rasa malu dan geli serta ketawa.
“Tapi kenapa aku harus malu, bukankah mukaku, aku tutup dengan sapu tangan. Dan tidak ada seorangpun yang akan mengenalku’, hiburku dalam hati.
Namun tetap saja rasa malu itu masih bercokol di hati ini. Ku lihat suamiku cueks bangat dengan kejadian ini. Tidak ada rasa malu dan aneh baginya, seperti yang kurasakan. Apa karena dia sudah biasa membawa barang dagangan yang ditutupi dengan plastik hitam ini. Sehingga dia merasa seperti membawa barang dagangan saat ini.
“Hahahahahahahaha….”, akhirnya ku tak bisa menahan ketawa, karena membayangkan ini semua. Tiba-tiba suami ku menoleh ke belakang dan bertanya,
“Kenapa ketawa?”. Dan ku jawab “ga apa-apa”.
Dan sepanjang perjalanan juga aku tidak bisa tenang, kaya cacing kepanasan. Karena plastik yang ku pakai beberapa kali hampir diterbangkan oleh angin. Belum lagi aku harus angkat kaki biar sepatu ku tidak basah, bila vespa butut kebanggaan kami harus melewati genangan air di jalan.
“Kenapa tadi ga pakai sendal saja”, tanya suamiku, karena di lihatnya aku begitu kerepotan ngangkat kaki mulu bila ada genangan air.
“Lupa “, jawab ku sekenanya.
Akhirnya suamiku minggirkan motornya.
“Sekarang buka saja tu sepatunya, masukkan ke dalam plastik ini”, suruh suami ku.
Aku terkejut, bukan karena disuruh buka sepatu. Tapi lagi-lagi suamiku mengeluarkan plastik hitan tapi ini agak kecil. Akhirnya ku buka sepatuku sambil berfikir, apakah suamiku sekarang ganti dagangannya. Apa karena hari hujan sekarang dia jadi tukang jualan plastik ya. Kenapa banyak bangat plastinya di vespa dan semuanya berwarna hitam dengan ukuran yang berbeda.
“hahahahahahaha……..”, aku ketawa kerena pikiranku mulai usil.
“Kenapa kaos kakinya ga dibuka, nanti ikut basah”, tanya suamiku
“Ga usah, aku bawa kaos kaki sepasang lagi ko di dalam tas”, jawabku.
Dan untuk kali inipun aku tidak bisa menahan ketawa. Ketawa begitu menyadari betapa begonya diri ini. Kenapa ga kepikir pakai sendal. Malah kepikir bawa kaos kaki sepasang lagi.
“Hahahaha benar-benar begonya aku”.
Sampai di Matraman palstiku hampir lepas lagi dari peganganku. Ku lihat ada pengendara motor lain di belakangku. Otak usilku mulai beraksi membayangkan kalau seandainya plastik hitam ini benar-benar lepas dan terbang menutupui muka orang tersebut. Bagaimana jadinya ya. Wah bakal terjadi insiden berdarah nich, gara-gara plastik hitam. Tentu aku akan masuk penjara hanya gara-gara plastik hitam ini. Waduh apa kata orang-orang nantinya kalau berita ini sampai keluar di acara kriminal di TV atau di tulis di koran kriminal bagian depan. Dengan huruf besar di tuliskan judulnya  “ SEORANG GURU MASUK PENJARA KARENA PLASTIK HITAMNYA TERBANG”
“hahahahahaha…..”, ku ketawa sendiri di belakang. Benar-benar ga kebanyang sama ku kalau itu  sampai terjadi.
Wah ternyata aku tidak sendirian pakai plastik sebagai pelindung dari air hujan. Ada tukang sayur, tukang ojek, tukang roti dan tukang koran. Cuma plastiknya beda warna dengan plastikku. Mereka pakai plastik warna bening dan putih
Hahahahaha…. Aku senang dapat teman seperjuangan dalam berplastik ria.
Dilampu merah Matraman kulihat loper koran berhenti dan turun dari motornya. Dia sibuk memisah-misahkan korannya yang basah dan yang tidak. Hampir 1/3 korannya hancur kena air hujan. Kasihan juga ku melihatnya.
“Makanya bang pakai plastik hitam yang tebal dan lebar biar aman”, kataku dalam hati.


Begitu sampai di Manggarai ku lihat seorang bapak-bapak mengendarai motor memakai jas hujan dengan cara aneh. Masa dia lebih menutupi tasnya di belakang sementara tubuhnya dibagian depan cuma ditutupi sampai dada saja. Bukankah dia akan menghadang air dari depan???… wah bapak ini ternyata tidak kreatif bangat. Demi tas dia rela basah-basah dan dadanya tidak terlindungi dari angin dan hujan. Apa itu tidak berbahaya bagi kesehatannya. Lebih baik itu tas dibungkus pakai plastik.
Benar-benar deh bapak ini, sebegitunya pengorbanannya pada tas.
“Apa isi tas itu ya”, tanyaku dalam hati.
Kaki ku yang dari tadi kena jempretan air mulai terasa dingin. ku lihat seseorang mengendarai sepeda dengan santainya di tengah gerimis yang mulai deras. Dia memakai sandal dari karet yang bagian depannya tertutup. Tentu hangat kali ya kalau kaki ku dibungkus pakai sandal itu. Otak  ku mulai lagi menghayal. Ku membayangkan melompota dari motor yang jalannya pelan terus ku hentikan pengendara sepeda dan kurampas sendalnya. Lalu ku berlari lagi naik motor.
“Hahahahahaha…..”, sekarang yang menghayal bukan pikiran usil lagi tapi pikiran kriminalku.
Melihat kaki ku tidak diam suamiku bertanya” ada apa lagi?”.
“Kaki ku kedinginan”, jawabku
“Ooo… bungkus pakai plastik  aja “, suruh suamiku sambil menyodorkan plastik hitam berikutnya dengan sebelah tangannya, karena dia tetap mengendarai vespa.
“Apa??????… plastik hitam lagi?”, aku benar-benar mendapat supreis pagi ini.
“ga mau… biar aja kaya gini ga usah dibungkus lagi”, tolak ku.
“Emang aku ini apaan sii masa hampir separuh tubuhku di bungkus pakai palastik”, gumanku dalam hati.
Di sebuah halte di daerah tebet ku lihat ada murid ku lagi nongkrong di sana. Kayanya dia lagi menunggu mobil angkutan umum yang akan mengantarkan dia ke sekolah. Aku melintas di depannya tapi dia tidak mengenalku. Pikirku kalau jam segini masih saja di halte apa tidak terlambat nantinya sampai di sekolah????.
Begitu mendekati persimpangan di pancoran jalan mulai macet. Orang-orang kelihatan buru-buru semua. Tapi jumlah pengendara motor sedikit. Tidak seperti biasanya, apa karena hujan ya. Mobil angkutan umum padat bangat penumpangnya seperti mau miring sebelah karena jumlah penumpang tidak lagi sesuai kuota. Biasanya mobil angkutan yang seperti ini aku temui di waktu jam pulang kantor alias sore hari bukan pagi jam 6.10 wib ini.
Gerimis pagi ini semakin bertambah deras saja. Kalau suamiku tetap mengantarkan ku sampai ke sekolah bisa-bisa dia kehujanan. Ku lihat tanda-tanda hari akan hujan deras lagi.
“Bang…. Aku naik mobil umum saja dari sini”, kataku. Waktu itu masih di daerah pancoran. “ Ga usah, biar di antar sampai ke sekolah. Gimana mau naik angkutan jalan macet begini. Kamunya akan terlambat”, jawab suamiku.
“iya juga ya, percuma juga ku di antar kalau akhirnya aku tetap terlambat”, sambil berfikir begitu melintas anak muridku didepanku. Jarak kami hanya satu langkah. Dia mau naik angkutan umum tapi anehnya dia tidak mengenal dan melihat aku. Di sampingku hanya terhalang oleh 2 kendaraan muridku yang lain sedang mengendarai motor juga tidak mengenalku. Apa pagi ini orang pada serius semua ya atau apa mereka pada sibuk memikirkan diri sendiri sehingga tidak peduli di sekelilingnya. Hanya aku saja yang sibuk mikirin yang aneh-aneh dari tadi, seperti kurang kerjaan di pagi hari. Begitu mendekati mampang ku lihat seorang bapak-bapak mengendarai motor dengan keranjang yang penuh berisi rambutan di belakangnya. Dia mengendarai tepat di sampingku.
“Wah rambutannya kayanya manis-manis nich, kalau aku ambil beberapa buah apa ya reaksi reaksi bapak ini’, pikirku dalam hati sambil mataku terus aja menatap buah rambutan yang segar-segar. Ternyata si bapak memperhatikan aku juga. Jangan-jangan si bapak ini tahu isi pikiranku, makanya dia melihat ku terus. Seperti orang yang sedang mengawasi kebunnya.
“Walah bapak, saya kan cuma menghayal bukan ingin melakukannya. Daripada BT duduk di belakang di tengah gerimis yang mulai deras. Mencoba mengusir rasa dingin ini dengan menghayal. Tenang pak ga usah takut rambutannya tidak akan saya ambil ko”, gerutuku dalam hati sambil tersenyum.
Tak teras aku hampir sampai di sekolah. Kira-kira 300 meter dari sekolah ku minta suami ku untuk berhenti di sebuah pekarangan kantor yang belum dibuka. Aku ingin mengganti kaos kaki dan pakai sepatu. Sekalian membuka plastik hitam yang ku pakai untuk menutupi rokku.
Leganya akhirnya aku terbebas dari plastik hitam. Sekarang aku baru bisa bersyukur dan berterima kasih pada inisiatif suamiku. Karena plastik hitamnyalah rok ku terbebas dari basah karena gerimis. Perjalanan ku dari rumah sampai ke sekolah yang ku tempuh 45 menit berakhir di pintu gerbang sekolah. Anak-anak menyambutku dengan sapaan dan salam. Di pagi yang dingin ini aku hadirkan senyum pagi ku untuk mu, my student.
*THE END*




Populerkan, simpan atau kirim cerpen ini : Share/Save/Bookmark

TAG-CERPEN.NET

  gerimis   hamil   Kedua   pada   pensil   cerpen   islami   CERPEN   ROMANTIS   nembak   agus   motivasi   sumber   sumber motivasi   anak-anak   seno   gumira   Poligami   PutuWijaya   Cinta   Atas   PerahuCadik   Dilarang   JatuhCinta   Bidadari   Mengambil   Mata   Saya   Surat   dalam   Hujan   lucu   KKN   LURAH   humaor   obama   becak   tukang   taman   cinta   remaja   abg   CINTA   ibrahim   perempuan   rohyati sofyan   cerpen cinta   cerpen dewasa   sepak bola   SELAMAT TINGGAL DAN SELAMAT DATANG CITA-CITA   DINDA   kamera   lomo   lomografi   wanita   cinta semarga   nasir   mujahid   GERIMIS LANJUTAN   barzakh   ngobrolkosong   Dunia   tragedi   Pencuri   Motivasi   Aborsi   cerpen romantis   SalahJatuhCinta   Bersama Bintang   Mencuri   tobat   karma   islam   OJEK   TAK ADA   KABUT CINTA   Islami   setan   gerhana   cikal   tangsel   cerpen.mimpi   kerinduan   kesucianku   jatuh cinta   wartawan idealis   guru idealis   SINABUNG   hm...   Maulana Akbar alias Abel   Purple-niz   Lenny Yulia   pembunuhan   orcan   brother   sahabat   Cerpen   komedi   apes   bunda   pengorbanan   It's a great one...   fairy   123456   444   Rey   Menunggu   pelangi   Tito   balap   Tami   mama   ayah   motor   Hugo   rumah sakit   love   blind   tens   hurt   memoriam --> mas ohed stres...   download novel   pemuja rahasia   secreet admirer   kuliah   romantis   puisi   bunga   muslimah   cina   jilbab   airmata   CERITA KEHIDUPAN   (Cerpen ini kupersembahkan untuk seorang teman yang sedang bergulat melawan perihnya kehidupan bersama anak-anaknya   setelah perceraian dengan suaminya). Maju terus!Tetap semangat!   adesuryatii@blogspot.com   http://karimahcentre.blogspot.com/   -   Rahasia   Cerita Hari Ini Penuh Makna   suatu   hari   hidupku   dawn   felicity   gwynedd   east bay   cerpen remaja cerpen cinta cerpen dewasa cintaku di bumi madinah   cerpen abah abah cerpen   cerpen bilik mayat cerpen   cerpen islami   cerpen remaja   cermen gaul   cerita remaja dan cinta   cerita kehidupan   Renungan   mengharukan   semangat   ungu   dreaming vs action   stop dreaming start action   firmansyaharia1982   catatan   larung   misteri...   Ungu   POEM   ibu   lily   alya   Arina Jangan Pergi !   www.facebook/saifulbahri@rome.com   qqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqq   Dhea Tamara Short Story   hati   hari-hari   bahagia   hikmah   aku   cinta dan kepedihan   mohpn dikomentari.. Thx..   cinta terpendam   Suka Sayang Cinta   kasih   Diculik? Mau dong!   Langit   Gelap dan Cahaya (4)   Gelap dan Cahaya (1)   Gelap dan Cahaya (2)   Gelap dan Cahaya (3)   Gelap dan Cahaya (5)   Gelap dan Cahaya (6)   Gelap dan Cahaya (7)   Gelap dan Cahaya (8)   Gelap dan Cahaya (9) End   Gelap dan Cahaya (10) Extra   Labirin Hidup   Jasmine   langit   Kabut dan Kamu   www.mediasastra.com   www.mediasastraindonesia.net   lover   you   pelajar   dukun   comment please!   cerpen anak   cerpen islam   cerita misteri   cerita detektif   cerpen lucu   cerpen humor   cerpen anak muslim   mayat   cerpen humor   love junkies   saatnya hatiku pulang   tertinggal   hutan   petualangan   Aku Langit Asu Johanes Koen Prosa   Romantis.   Cerpen Cinta   Cerpen Motivasi   cerpen sains   cerpen horor   cerpen sadending   cergam   Janji   Malu Tapi Mau   Radioppidunia   Remaja   Giselle   1 hati 3 cinta part 1   1 hati 3 cinta part 2   semua awal asti ada akhirnya. sebelum semua berakhir jangan pernah menyianyiakan setiap kesempatan yang kita miliki.   Story   kelas   Malaikat Putih   sakit jiwa   patah hati   Love the hard way   ceepen   cerpenafil.blogspot.com   alter ego kepribadian ganda polisi psycho pembunuh   Teman-teman baca cerpen Misfah   Romansa di Tebing Pelangi   baik   Luka   cerpenku   kesalahan bertingkat   permainan palsu   Baca cerpen terbaruku : Bandara Cinta Noella by Misfah Khairina   love you...   jurnal   jati diri   cinta sejati   gadis bisu   Caleg Gagal   misteri jerambah beringen lubay   thriller   samantha   Ali Reza   sayembara   Baca cerpen Misfah yg baru ya : School of Horror   Remaja.   cerita romantis   ali reza   hujan   aku penyegel fantasi genocode   Cerpen Islami   Perenungan   Qada dan Qadar   online   cerita yang cukup menginspirasi   cerita   cewek manis   gw ga mawu jadi jomblo teru   tsunami   banda aceh   yogyakarta   Cerpen Ali   Rofi miftahul amin   bernafas untuk Liana   pesta   perkawinan   Venia   cerita anak   Wandi   giande   Cinta Pertama   Tak cukup hanya cinta   Melepasmu   Gadis kecil dalam bus   cerpen ku   Derita Cinta   Mamaku - idiot - down syndrome   malta ikanova   fino   kisah penyendiri   cinta penyendiri   keputusan hati   PENYESALAN   Cerpenku   Masa remajaku hilang   alex   lagu   musik   percy   guru   cinta remaja   cinta romantis   eiji   kirei   dongeng   ??   Salah paham   Pernikahanku   Hampa   cerita cinta   Dia dan musik (last)   dia dan musik (8)   dia dan musik (7)   dia dan musik (6)   dia dan musik (5)   dia dan musik (4)   dia dan musik (1   2   3)   cerita remaja   diet   Pesan untuk untuk cintaku   Bahagia Arbi   Tak Ada Cinta di Pantai cermin   Bidadari Negeri Bunian   korupsi   bla bla bla   HEYREN   sebuah harapan   jiwa soul   Shandy   anak   cerpennet   surat   1000   free   gratis   soFY   Merry   cerita menyedihkan dan mengasikkan   1   kuhapus airmataku dengan kartu undangan ditanganku.hatiku bertanya akankah kurasakan lagi ini setelah aku menikah?   SMP   ulang tahun   perpustakaan   kutu buku   dikucilkan   Suara Hati   Kenyataan Pahit Yang Harus DiHadapi   exited   Siswa Baru Itu...   Kebahagiaan Yang Sirna   di Taman Sorga   igau desember   cerpen desember   6   DASAR HEP- (OVI)   HELP ME (OVI)   PARADISE (OVI)   KEMATIAN   amry   sahabat pelit   cerpen cinta chicha   hilang ingatan   just title   Lanjutan part 1 ..   Part 1 ..   sahabat pelit (part 2)   Tawuran   menunggu   sastra   ekonomi   januari   Aku hidup untuk kedua kalinya   Cinta Perlu Dikatakan   cinta takan pergi   pertemanan   Light novel   moe   sci-fi   drama   detektif   Solitude   bus kota   cerpen kehidupan   hantu   inspirasi   jurang   karyawan   kebakaran   kecelakaan   keluarga kecil   PHK   sopir   cerpen bersambung   cinta jarak jauh   kisah asmara   konflik   perpisahan   Arthur Samuel   odi shalahuddin   Terry   odi Shalahuddin   Odi Shalahuddin   gw   Karma   sekar ayu   Film   dokumenter   film dokumenter smpn 10 jakarta   vampire   the maine   lucia   rion   Laki-Laki Jatuh Cinta   story   perang   mimpi   pancoran   When you love someone   family   father   Cerita bersambung   EeEmMhHhh.....   ....................?????????   lima november   cerita cinta remaja   langkah   begitu menyakitkan   cerpen motivasi   cerita serem banget + lucu   Dhea Tamara's Short Story   POLAROID   gila   shevanna   andi   naya   Senyum Terakhir Kak Didot   Pertanyaan di Benak Lyra   hantu dalam sumur   yanah   Semangat   Sosial   MIRZA   foto seksi   Sahabat Selamanya   princes

Tentang Penulis Cerpen

LIHAT CERPEN putiefa YANG LAIN
Rating: 0.0

Comments

Thu, 11 Feb 2010 7:07 PM, by putiefa

Add Comment


Enter the code shown

Visual CAPTCHA


Untuk memperindah dan mempercantik blog/web kamu maka silahkan pasang kode di bawah, untuk menampilkan gambar animasi keci ini dan mempermudah oranglain untuk memasukkan cerpen mu yang ditulis di blog/webmu ke Cerpen.net
Masukkan cerpen ini ke Cerpen.net
Copy This code below, Paste in to your web/blog


CERPEN TERPOPULER

1: persahabatan
dibaca 159128 kali
2: SATU PERSAHABATAN DALAM HIDUPKU
dibaca 50198 kali
3: Menunggu Pelangi
dibaca 48448 kali
4: Dilarang Jatuh Cinta
dibaca 47790 kali
5: Untuk Sahabat
dibaca 43625 kali
6: GERIMIS
dibaca 37876 kali
7: OBAMA dan TUKANG BECAK
dibaca 34753 kali
8: Surat dalam Hujan
dibaca 27344 kali
9: impian
dibaca 27319 kali
10: Cerpen Penjual Pensil
dibaca 23560 kali

KOMENTAR CERPEN TERBARU

cerpen :aku ya..kamu!!!!!
curhatan fksi dunk..hehe..tp nsuk bgt k aq..kena bgt crtana ma aq..
Comment By: Guest

cerpen :HANYA SEKALI KAU RASAKAN INI
cerpen ini menyadarkan aku akan kematian.Thanks ya.
Comment By: Guest

cerpen :Menunggu Pelangi
bagus kok cerpennya
Comment By: Guest

cerpen :Cerita & Cinta
baguzzz.z.....
Comment By: gw

cerpen :Cinderella Mencari Sepatu Kaca
WAH, KREATIF BOANGET.....!!
Comment By: Guest

cerpen :FACEBOOK II
Cerpennya bagus...cukup deh...kalau disambung jadi CERPAN>>>>CERita PANjang..ok wett
Comment By: Guest

cerpen :Cinta Terindah
yeahh menangggggg
Comment By: Guest

cerpen :minggu yang begitu menyakitkan hati
Apa ini, kau pertaruhkan namamu, si pembuat cerpen dengan memposting hal seperti ini. Tempat ini adalah tempat bagi semua orang untuk berkarya, bukan ...
Comment By: Guest

cerpen :dongeng tanpa huruf D
mantaf.... kreatfff!!... 4 jempol gw bwt lo... hehehehe
Comment By: Guest

cerpen :Sahabat yang Berubah
hha.. lmayan lah.. pasti ank btam ni hha.. tgl dmna?
Comment By: fivi95

cerpen :FACEBOOK II
Ni crita sbnrnya penyampaiannya bgus...tp agak ga jls juntrungannya. Mksudnya ga jls bnang merah critanya itu gmn! Maap, just comment!
Comment By: sikhod

cerpen :FACEBOOK II
thx bwd cmua yg udh bca crpen aqw...
Comment By: gw

SPONSOR

INFO LOWONGAN KERJA

BERLANGGANAN CERPEN TERBARU ? GRATIS

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

CERPEN INFO

Cara nulis cerpen di cerpen.net : registrasi dulu, trus masuk ke menu Tulis Cerpen (kalo gak registrasi gak bisa akses menu ini ), setelah nulis cerpen silahkan di publish.. dan bimsalabim.. lihat hasilnya.. silahkan bereksplorasi pada menu cerpen.net lainnyaa.... misalnya : profileku dsb...:)




LINK-CERPEN.NET

Populerkan Cerpenmu, COPY dan PASTE kode HTML di bawah ini di BLOG kamu, lihat hasilnya...
lihat cerpenku di cerpen.net

PENGUNJUNG CERPEN.NET

  • 113 users Cerpen.Net online.