WELCOME Guest

| RSS

CERPEN.NET, kumpulan cerpen, tempat membaca cerpen, menulis cerpen online dan apresiasi kumpulan CERPEN
Teras Cerpen.net | Tulis Cerpen | Cerpen Terbaru | Contact Cerpen.net | Login to Cerpen.Net | Register To Cerpen.net | Members Cerpen.net
Mau Pasang Iklan di Cerpen.Net..? Silahkan Contact Admin atau kirim SMS ke 0852 391 89 333

CERPEN : she's the guardian angle

| Print Cerpen
Posting cerpen by: strawberry
Total cerpen di baca: 562
Total kata dlm cerpen: 2115
Tanggal cerpen diinput: Mon, 24 Aug 2009 Jam cerpen diinput: 2:14 PM
1 Komentar cerpen

 Pagi itu ... matahari seperti biasa terbit di sebelah timur di kotaku yang indah. Tak ada mendung yang melewatinya. Hanya ada banyak awan dan langit yang sangat biru. Aku, seperti biasa berjalan keluar dari rumah kontrakanku yang baru seminggu yang lalu kutinggali dengan berjalan kaki. Sebelum pergi ke kampus, aku selalu menyempatkan diri untuk sekedar lari pagi di sekitar taman kota. Rumahku yang baru ini terletak di pusat kota. Cukup strategis lah! Aku sengaja memilih tempat ini agar mudah bepergian. Karena aku anak rantau. Yang kuliah di Bandung. Tapi kota asalku adalah Riau.            Taman kota yang biasa dipenuhi orang-orang berlalu lalang adalah tujuanku. Banyak pejalan kaki atau bahkan yang hanya sekedar lari pagi sepertiku di sana. Banyak juga burung yang ikut menemani langkah kami. Bahkan taman itu sudah kujuluki taman berbagai usia. Hampir setiap orang selalu menyempatkan diri melewati taman itu.            Aku pun begitu. Tadinya aku selalu melewati rute jalan yang lain. Tapi entah kenapa kali ini berbeda. Aku ingin rute jalan yang baru. Sambil mendengarkan lagu yang mengalun dari MP4, lagu yang sudah sering kukonsumsi. Lagu Jason Mraz with I’am Yours. “ This is our fate, I’am yours ...” aku sedikit bersenandung.            Belok ke arah kiri, aku melihat sebuah pemandangan yang tak biasa. Seorang gadis kecil duduk bersimpuh memeluk kakinya yang cacat, di bawah bangku panjang, dengan pakaian berwarna merah ngejreng lusuh, dan berwajah sangat sedih. Aku terus berjalan sambil melewatinya. Orang-orang terlihat tak mempedulikannya dan tak berhenti di depannya. Aku terenyuh. Melihat wajahnya yang cantik, tapi begitu tampak menyedihkan. Timbul keingintahuan di benakku. Apa yang membuatnya duduk menepi dari keramaian, sendiri di situ. Hanya memperhatikan orang-orang yang menyambut pagi dengan senyum. Sungguh berbanding terbalik dengannya. Ia seperti sedang melihat matahari dengan wajah yang sayu. Aku hanya memperhatikannya dari jauh. Tapi lalu berlalu pergi.                        Setelah sarapan pagi, dan memakai kaos polos berwarna hijau daun dan jaket berwarna hitam yang senada dengan sepatuku. Aku pun siap berangkat ke kampus. Ini hari ke 35 aku bersekolah di salah satu perguruan tinggi negeri di kota Bandung.            Namaku Jingga. Yeah, hampir seperti nama perempuan mungkin. But I like my name, ever. Umurku baru menginjak 18 tahun. Orang Tuaku baru bisa memberiku izin untuk tinggal jauh dari mereka setelah umurku 18. Yeah, sound like the teenager di luar negeri sana. Hehe. Hari yang cukup menyenangkan. Tinggal sendiri di sebuah rumah kecil tapi adem. Dan akan memulai hari di kampus. Ehm, siapa tahu aku bisa bertemu dengan cewek lucu yang kemarin kutemukan di kampus. Aku tak tahu namanya siapa dan Dia dari jurusan mana. Tapi, kecantikannya lumayan menyedot perhatianku. Hehe.             “ Jingga, hari ini mau anter Gue nggak?” seru seorang gadis manis bernama Rima yang statusnya adalah teman sekelasku itu.            “ Ke mana? Emangnya Gue supir Lo apa sampe berkewajiban nganter-nganter Lo segala!” Rima mencibir dan aku tertawa lepas.            “ Huuu ... Gue serius tauuuuuuu.”            “ Sama! Gue juga serius.” Rima cemberut lagi. Aku pun menjentikan jariku di hidungnya.            “ Kidding ah! Sensitip amat sech! Dasar wanita! Menjelang PMS yach.” Rima menjitak kepalaku.            “ Jayus Lo! Dasar sok tahu!!!”            “ Yeee ... ya udah. Kalo gitu Gue nggak akan nganter Lo ke manapun sore ini.” Rima merajuk lagi.            “ Iya dech iya ... Gue ngalah. Tapi jadi yach nganter?” ia mulai tersenyum nakal. Aku pun mengangguk setuju. Mau gimana lagi? Cuma Dia satu-satunya teman baikku di kelas. Yeah. Aku hanya kenal dan dekat dengan teman-teman cowokku yang lain yang berasal dari berbagai daerah itu. Tapi kurang begitu kenal baik dengan teman cewekku. Entah kenapa. Hanya Rima yang akrab denganku. Mungkin karena ia supel dan cerewet. Jadi bisa mengimbangi aku yang kurang pandai bergaul. Yach, mungkin!          
  “ Emang sore ini Lo mau ke mana sech?”            “ Cari kado buat Ersyad. Lusa Dia ultah. Nach, Lo kan cowok. Pasti bisa donk kasih advice yang bagus buat kado Gue.”            “ Yeee ... tapi Gue kan nggak tahu selera cowok Lo.”            “ Hmm ... hampir setipe lah sama Lo.”            “ Setipe? Apanya? Tipe 45 maksudnya?” aku tertawa. Rima mencubit lenganku.            “ Ke-pri-ba-di-an-nya!!!” ejanya dengan lantang.            “ Emang menurut Lo, apanya yang sama?” Rima hanya terkikik jenaka.            “ Begonya!” selanjutnya ia pun tertawa bahagia.            “ Huuu ...”             Di pagi yang begitu indah. Setelah semalam suntuk Bandung diguyur hujan, pagi itu muncul pelangi dengan rupa malu-malunya. Aku kembali melakukan rutinitas pagiku yaitu lari pagi. Sudah hampir 3 hari berturut-turut aku tak lari pagi. Karena aku kuliah jam 7 pagi. Jadi setelah shalat subuh aku langsung melesat dengan ninjaku menuju kampus tercinta. Dan ... yeah, harus bertemu lagi dengan si cerewet Rima. Hehe.            Ternyata aku menemukan sosoknya lagi. Masih dengan raut wajahnya yang sungguh sangat menyedihkan. Dengan pose duduk yang sama. Dan dengan baju yang lagi-lagi sama. Sepertinya ia hanya memiliki 1 baju. Dan seperti biasa pula. Orang-orang hanya mengacuhkannya. Seolah ia tak pernah hadir di dunia, dan seolah keberadaannya tak pernah diakui. Tapi entah kenapa, aku tertarik dengannya. Melihat keadaannya yang tak enak dipandang, memang aku yakin itu membuat orang-orang malas untuk menoleh. Tapi ... sebenarnya apa yang membuatnya memasang wajah yang begitu sedih? Seolah ia tak pernah tahu bagaimana caranya tersenyum?            Lagi-lagi aku melewatinya. Meninggalkannya sendirian. Tanpa peduli padanya. tapi sebenarnya, jauh di lubuk hatiku. Gadis kecil itu membuatku penasaran. Mengapa orang-orang begitu tak mengindahkannya???             Keesokan harinya ... aku bertekad untuk menghampiri gadis kecil yang terlihat tak pernah mengeluarkan suara itu. Entah ada kekuatan apa yang menyeretku untuk kembali ke sana. Dan berniat menghampirinya. Di perjalanan menuju taman itu, aku berharap semoga ia masih ada di sana. Dan tidak pergi ke mana-mana.            Cuaca hari itu tampak kurang bersahabat. Semalam hujan lebat. Dan hari ini, tampak tak terlihat sedikit pun cahaya matahari nongol malu-malu di sebelah timur sana. Jalan, pohon, dan pagar-pagar rumah itu basah terkena sisa air hujan semalam. Aku terus berjalan. Jantungku berirama. Dan ... bingo!!!            Gadis itu masih nampak di sana. Duduk bersimpuh memeluk kakinya yang cacat, dengan pakaian lusuh berwarna merah yang entah sudah berapa lama ia kenakan di tubuhnya. Dan, oh Tuhan! Wajah itu. Wajah cantik yang tersapu oleh kesedihan. Ada apa gerangan???            Pelan-pelan aku mendekatinya. Dan lalu duduk di sampingnya. Matanya langsung menohok mataku. Dengan tatapannya yang aneh melihatku tiba-tiba muncul di sampingnya. Pandangan itu terlihat jelas sekali. Ia pun memunggungiku dengan takut-takut. Tapi aku belum menyerah. Dengan hati-hati, kusapa Dia dengan sapaan “ Hai.”            Ia pun membalikkan tubuhnya. Ia terlihat syok dan sangat ketakutan. Aku tersenyum sekali lagi. Ia masih terlihat takut, dan menunduk.  Setelah mengalihkan pandangan dari mataku, ia pun mengucap kata yang sama. “ Hai.” Akhirnya aku tersenyum lega.            Ia pun akhirnya mau tersenyum dengan malu-malu. Pipinya yang putih bersih merona merah. Lucu sekali.            “ Kenapa kamu begitu terlihat sedih?” ia hanya menatapku, dan membalasnya dengan tatapan sedihnya yang selalu kuingat.            “ Karna aku begitu berbeda dengan yang lain.” Aku meniliknya. Dari atas ke bawah.            “ Apa yang membuatmu berbeda?” ia tak menjawab. Ia hanya menunduk malu-malu.            Aku menengadahkan wajahnya yang sangat natural.            “ Kamu mengingatkanku pada malaikat kecil. Yang polos, manis, dan lugu.” Tiba-tiba ia terlihat sumringah lalu tersenyum lebar. Senyum pertama yang kulihat selama aku memperhatikannya dari jauh.            “ Benarkah?” tanyanya tak percaya. Aku mengangguk pasti.            “ Namaku Jingga.” Aku mengulurkan tanganku tanpa merasa jijik padanya. ia menyambut uluran tanganku seperti biasa dengan malu-malu.            “ Serafona.” Jawabnya pelan, bahkan hampir tak terdengar.            “ Nama yang bagus. Mengingatkanku pada sebuah buku yang pernah kubaca. Nama itu adalah nama tokoh seorang gadis kecil yang cantik di sebuah wilayah di Amerika Serikat yaitu Los Felidas.” Ia kembali tersenyum.            “ Aku pernah mendengarnya juga.” Ia menjawab juga. Suasana sudah kembali menghangat. Aku senang. Aku bisa memulai sesuatu yang baru yang seumur hidup belum pernah kulakukan ini. Dan aku bahagia.            “ Kamu tahu? Kamu seperti malaikat pelindung yang dikirim Tuhan untuk orang-orang yang berlalu lalang di sini setiap pagi. Aku sering memperhatikanmu. Tapi baru kali ini aku berani menghampirimu.” Ucapku yakin.            Tapi tiba-tiba, sesuatu yang SANGAT mengejutkan baru saja terjadi. Gaunnya yang berwarna merah ngejreng dan tampak lusuh itu tiba-tiba berubah. Ada sepasang sayap yang muncul di punggungnya. Ia pun tersenyum bahagia. Sedangkan aku masih tercengang tak percaya. Ada apa ini???            “ Yach. Itulah aku. Aku adalah malaikat pelindungmu. Dengan begitu tugasku selesai sampai di sini. Untuk mencari orang yang baik hati sepertimu Jingga.” Ia tersenyum. Wajahnya sangat cantik.            “ Kenapa orang-orang di sini tak pernah menghampiri atau mempedulikanmu?” tanyaku, mencoba membunuh rasa penasaranku.            “ Ya. Karena hanya kamu yang bisa melihatku.” Tak berapa lama, ia pun pergi ... dan menghilang dari pandangan mata.            Itulah ... satu pelajaran yang kudapat. Setiap orang ternyata memang memiliki malaikat pelindung, or let say ... the guardian angel. Dan kamu harus sadar dan harus selalu ingat bahwa malaikat pelindungmu akan selalu berada di sampingmu di mana pun kamu berada dan dalam kondisi apapun. Yeah, aku harap begitu.             Aku menutup buku dramatisme yang baru saja kubaca. Aku sampai menitikan air mata. Jingga benar, the guardian angel always be there’s around. Aku yakin aku pun memiliki malaikat pelindung. Seperti semua orang. I’am not alone. Dan aku harus bersyukur untuk itu. Kita tidak hidup sendiri. Everone always needed someone, indeed. Aku tersenyum puas.            “ Serafona sayang. Kamu ngapain sech senyum-senyum sendiri di situ? Let’s time to dating. Just you and me.” Aku tersenyum pada, Pasya. Pacarku. Dan malam itu kami berencana akan kencan bersama. Yeah. Enjoy your life.
Populerkan, simpan atau kirim cerpen ini : Share/Save/Bookmark

TAG-CERPEN.NET

  gerimis   hamil   Kedua   pada   pensil   cerpen   islami   CERPEN   ROMANTIS   nembak   agus   motivasi   sumber   sumber motivasi   anak-anak   seno   gumira   Poligami   PutuWijaya   Cinta   Atas   PerahuCadik   Dilarang   JatuhCinta   Bidadari   Mengambil   Mata   Saya   Surat   dalam   Hujan   lucu   KKN   LURAH   humaor   obama   becak   tukang   taman   cinta   remaja   abg   CINTA   ibrahim   perempuan   rohyati sofyan   cerpen cinta   cerpen dewasa   sepak bola   SELAMAT TINGGAL DAN SELAMAT DATANG CITA-CITA   DINDA   kamera   lomo   lomografi   wanita   cinta semarga   nasir   mujahid   GERIMIS LANJUTAN   barzakh   ngobrolkosong   Dunia   tragedi   Pencuri   Motivasi   Aborsi   cerpen romantis   SalahJatuhCinta   Bersama Bintang   Mencuri   tobat   karma   islam   OJEK   TAK ADA   KABUT CINTA   Islami   setan   gerhana   cikal   tangsel   cerpen.mimpi   kerinduan   kesucianku   jatuh cinta   wartawan idealis   guru idealis   SINABUNG   hm...   Maulana Akbar alias Abel   Purple-niz   Lenny Yulia   pembunuhan   orcan   brother   sahabat   Cerpen   komedi   apes   bunda   pengorbanan   It's a great one...   fairy   123456   444   Rey   Menunggu   pelangi   Tito   balap   Tami   mama   ayah   motor   Hugo   rumah sakit   love   blind   tens   hurt   memoriam --> mas ohed stres...   download novel   pemuja rahasia   secreet admirer   kuliah   romantis   puisi   bunga   muslimah   cina   jilbab   airmata   CERITA KEHIDUPAN   (Cerpen ini kupersembahkan untuk seorang teman yang sedang bergulat melawan perihnya kehidupan bersama anak-anaknya   setelah perceraian dengan suaminya). Maju terus!Tetap semangat!   adesuryatii@blogspot.com   http://karimahcentre.blogspot.com/   -   Rahasia   Cerita Hari Ini Penuh Makna   suatu   hari   hidupku   dawn   felicity   gwynedd   east bay   cerpen remaja cerpen cinta cerpen dewasa cintaku di bumi madinah   cerpen abah abah cerpen   cerpen bilik mayat cerpen   cerpen islami   cerpen remaja   cermen gaul   cerita remaja dan cinta   cerita kehidupan   Renungan   mengharukan   semangat   ungu   dreaming vs action   stop dreaming start action   firmansyaharia1982   catatan   larung   misteri...   Ungu   POEM   ibu   lily   alya   Arina Jangan Pergi !   www.facebook/saifulbahri@rome.com   qqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqq   Dhea Tamara Short Story   hati   hari-hari   bahagia   hikmah   aku   cinta dan kepedihan   mohpn dikomentari.. Thx..   cinta terpendam   Suka Sayang Cinta   kasih   Diculik? Mau dong!   Langit   Gelap dan Cahaya (4)   Gelap dan Cahaya (1)   Gelap dan Cahaya (2)   Gelap dan Cahaya (3)   Gelap dan Cahaya (5)   Gelap dan Cahaya (6)   Gelap dan Cahaya (7)   Gelap dan Cahaya (8)   Gelap dan Cahaya (9) End   Gelap dan Cahaya (10) Extra   Labirin Hidup   Jasmine   langit   Kabut dan Kamu   www.mediasastra.com   www.mediasastraindonesia.net   lover   you   pelajar   dukun   comment please!   cerpen anak   cerpen islam   cerita misteri   cerita detektif   cerpen lucu   cerpen humor   cerpen anak muslim   mayat   cerpen humor   love junkies   saatnya hatiku pulang   tertinggal   hutan   petualangan   Aku Langit Asu Johanes Koen Prosa   Romantis.   Cerpen Cinta   Cerpen Motivasi   cerpen sains   cerpen horor   cerpen sadending   cergam   Janji   Malu Tapi Mau   Radioppidunia   Remaja   Giselle   1 hati 3 cinta part 1   1 hati 3 cinta part 2   semua awal asti ada akhirnya. sebelum semua berakhir jangan pernah menyianyiakan setiap kesempatan yang kita miliki.   Story   kelas   Malaikat Putih   sakit jiwa   patah hati   Love the hard way   ceepen   cerpenafil.blogspot.com   alter ego kepribadian ganda polisi psycho pembunuh   Teman-teman baca cerpen Misfah   Romansa di Tebing Pelangi   baik   Luka   cerpenku   kesalahan bertingkat   permainan palsu   Baca cerpen terbaruku : Bandara Cinta Noella by Misfah Khairina   love you...   jurnal   jati diri   cinta sejati   gadis bisu   Caleg Gagal   misteri jerambah beringen lubay   thriller   samantha   Ali Reza   sayembara   Baca cerpen Misfah yg baru ya : School of Horror   Remaja.   cerita romantis   ali reza   hujan   aku penyegel fantasi genocode   Cerpen Islami   Perenungan   Qada dan Qadar   online   cerita yang cukup menginspirasi   cerita   cewek manis   gw ga mawu jadi jomblo teru   tsunami   banda aceh   yogyakarta   Cerpen Ali   Rofi miftahul amin   bernafas untuk Liana   pesta   perkawinan   Venia   cerita anak   Wandi   giande   Cinta Pertama   Tak cukup hanya cinta   Melepasmu   Gadis kecil dalam bus   cerpen ku   Derita Cinta   Mamaku - idiot - down syndrome   malta ikanova   fino   kisah penyendiri   cinta penyendiri   keputusan hati   PENYESALAN   Cerpenku   Masa remajaku hilang   alex   lagu   musik   percy   guru   cinta remaja   cinta romantis   eiji   kirei   dongeng   ??   Salah paham   Pernikahanku   Hampa   cerita cinta   Dia dan musik (last)   dia dan musik (8)   dia dan musik (7)   dia dan musik (6)   dia dan musik (5)   dia dan musik (4)   dia dan musik (1   2   3)   cerita remaja   diet   Pesan untuk untuk cintaku   Bahagia Arbi   Tak Ada Cinta di Pantai cermin   Bidadari Negeri Bunian   korupsi   bla bla bla   HEYREN   sebuah harapan   jiwa soul   Shandy   anak   cerpennet   surat   1000   free   gratis   soFY   Merry   cerita menyedihkan dan mengasikkan   1   kuhapus airmataku dengan kartu undangan ditanganku.hatiku bertanya akankah kurasakan lagi ini setelah aku menikah?   SMP   ulang tahun   perpustakaan   kutu buku   dikucilkan   Suara Hati   Kenyataan Pahit Yang Harus DiHadapi   exited   Siswa Baru Itu...   Kebahagiaan Yang Sirna   di Taman Sorga   igau desember   cerpen desember   6   DASAR HEP- (OVI)   HELP ME (OVI)   PARADISE (OVI)   KEMATIAN   amry   sahabat pelit   cerpen cinta chicha   hilang ingatan   just title   Lanjutan part 1 ..   Part 1 ..   sahabat pelit (part 2)   Tawuran   menunggu   sastra   ekonomi   januari   Aku hidup untuk kedua kalinya   Cinta Perlu Dikatakan   cinta takan pergi   pertemanan   Light novel   moe   sci-fi   drama   detektif   Solitude   bus kota   cerpen kehidupan   hantu   inspirasi   jurang   karyawan   kebakaran   kecelakaan   keluarga kecil   PHK   sopir   cerpen bersambung   cinta jarak jauh   kisah asmara   konflik   perpisahan   Arthur Samuel   odi shalahuddin   Terry   odi Shalahuddin   Odi Shalahuddin   gw   Karma   sekar ayu   Film   dokumenter   film dokumenter smpn 10 jakarta   vampire   the maine   lucia   rion   Laki-Laki Jatuh Cinta   story   perang   mimpi   pancoran   When you love someone   family   father   Cerita bersambung   EeEmMhHhh.....   ....................?????????   lima november   cerita cinta remaja   langkah   begitu menyakitkan   cerpen motivasi   cerita serem banget + lucu   Dhea Tamara's Short Story   POLAROID   gila   shevanna   andi   naya   Senyum Terakhir Kak Didot   Pertanyaan di Benak Lyra   hantu dalam sumur   yanah   Semangat   Sosial   MIRZA   foto seksi   Sahabat Selamanya   princes   Rasa itu   tiba-tiba saja hadir menghampiri hatiku   “aduuuuuuuuuuuuuh   ayah kaki oit   kaki oit terjepit” ayah yang mendengar suara itu langung melihat kebelakang ternyata Oit anakku   “kamu punya saudara yang namanya Yuli” “punya teeh kenapa?” “kamu disuruh baca yasin buat kakakmu Yuli   sms dari keluargamu” aku terdiam   didalam benakku ada apa gerangan   ULTAH DI RUMAH HANTU

Tentang Penulis Cerpen

LIHAT CERPEN strawberry YANG LAIN
Rating: Not yet rated

Comments

Tue, 25 Aug 2009 12:40 PM, by Guest
ga ada paragrap ya?

Add Comment


Enter the code shown

Visual CAPTCHA


Untuk memperindah dan mempercantik blog/web kamu maka silahkan pasang kode di bawah, untuk menampilkan gambar animasi keci ini dan mempermudah oranglain untuk memasukkan cerpen mu yang ditulis di blog/webmu ke Cerpen.net
Masukkan cerpen ini ke Cerpen.net
Copy This code below, Paste in to your web/blog


CERPEN TERPOPULER

1: persahabatan
dibaca 162129 kali
2: SATU PERSAHABATAN DALAM HIDUPKU
dibaca 51798 kali
3: Menunggu Pelangi
dibaca 49120 kali
4: Dilarang Jatuh Cinta
dibaca 48567 kali
5: Untuk Sahabat
dibaca 44343 kali
6: GERIMIS
dibaca 38462 kali
7: OBAMA dan TUKANG BECAK
dibaca 35173 kali
8: Surat dalam Hujan
dibaca 27742 kali
9: impian
dibaca 27730 kali
10: Cerpen Penjual Pensil
dibaca 23821 kali

KOMENTAR CERPEN TERBARU

cerpen :MAAF
yu kalo zhinta elo dan yakin ^^ aku dukung kmu berangus pelacur intelektualitas ber nick name joe
Comment By: Ricky Luck

cerpen :persahabatan
http://www.facebook.com/profile.php?v=app_2347471856&ref=profile&id=1815757899#!/notes/cerpen/persahabatan/153574601228 ini alamat dimana plagiat ini ...
Comment By: Ricky Luck

cerpen :persahabatan
tapi sayang seribu sayang penulis cerpen ini hanyalah plagiat. hak intelektualitas adalah berwajah ciri.http://www.facebook.com/profile.php?v=app_2347 ...
Comment By: Ricky Luck

cerpen :persahabatan
Kaliannnnnnnnnnn cerpen ga melulu tentang cerita unik. Kejadian sehari-hari yang bisa bikin orang tertegun membacanya disimpulkan hebat yang bikin cer ...
Comment By: Ricky Luck

cerpen :persahabatan
Tak habis pikir,kenapa ada orang yang pede nge-share cerpen model beginian. Sudah jelek,bangga dianggap populer pula. Kasihan kamu Nak..!
Comment By: Guest

cerpen :WARAS (sms cerpen mode)...
keren boss....
Comment By: Guest

cerpen :saat cinta merah kuning hijau

Comment By: Guest

cerpen :WAKTU
iya bener... ni cewe/cowo?? om/tante... cerpennya bagus banget :) suatu pelajaran buat aku.. makasih yaa :)
Comment By: Guest

cerpen :SETIA
ceritanya keren.... sedih... oke banget :)
Comment By: Guest

cerpen :persahabatan
seru baca komen2nya,,heheheh :p
Comment By: Guest

cerpen :ULTAH DI RUMAH HANTU
crpen na lumayn nie bwt blu kuduk mrinding. hehehe
Comment By: Guest

cerpen :KECANDUAN DUNIA MAYA!!
good
Comment By: Guest

SPONSOR

INFO LOWONGAN KERJA

BERLANGGANAN CERPEN TERBARU ? GRATIS

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

CERPEN INFO

Cara nulis cerpen di cerpen.net : registrasi dulu, trus masuk ke menu Tulis Cerpen (kalo gak registrasi gak bisa akses menu ini ), setelah nulis cerpen silahkan di publish.. dan bimsalabim.. lihat hasilnya.. silahkan bereksplorasi pada menu cerpen.net lainnyaa.... misalnya : profileku dsb...:)




LINK-CERPEN.NET

Populerkan Cerpenmu, COPY dan PASTE kode HTML di bawah ini di BLOG kamu, lihat hasilnya...
lihat cerpenku di cerpen.net

PENGUNJUNG CERPEN.NET

  • 43 users Cerpen.Net online.