CERPEN : Rosela
| Print Cerpen
Posting cerpen by: rosie snape
Total cerpen di baca: 1502
Total kata dlm cerpen: 1758
Tanggal cerpen diinput: 30 Sep 2009 Jam cerpen diinput: 7:27 PM
0 Komentar cerpen
Rosela … aku pandangi gadis itu dengan seksama. Satu-satunya fotonya yang kupunya ketika dia berusia 7 tahun. Di situ dia memakai baju terusan sepanjang dengkul berwarna crem dan tidak berlengan. Rambutnya kusut dan kulitnya hitam. Semua orang pasti bisa menduga kalau – setidaknya waktu itu – dia sangat suka bermain di sawah, berada di bawah terik matahari. Dan memang begitulah Ela – begitu semua orang memanggilnya, termasuk aku – yang berusia 7 tahun itu. Dia setiap hari bersama anak-anak kampung ini pergi ke sawah.
Tapi sekarang Rosela sudah remaja, sudah tinggi cita-citanya. Terlalu tinggi sampai membuatnya seolah-olah melupakan teman-teman kecilnya. Entah kenapa sedikit demi sedikit Rosela lepas dari ikatan persaudaraan anak-anak kampung ini. Teman-teman bilang pantas, namanya Rosela, bunga mawar itu khan sombong dan berduri, menyakiti. Mereka tidak tahu saja Rosela beda dengan Rose, sebeda anggrek dengan melati.
Meskipun demikian bagiku Rosela tetaplah Rosela yang dulu, yang jadi kesayangan semua orang. Sejauh apapun dia dari orang-orang kampung ini, dia tetap dekat denganku. Rosela 17 tahun itu sering lari mencariku ke sawah kalau sedang sedih. Biasanya kalau mendengar orang-orang kampung mengolok-oloknya, dia langsung pergi menemuiku. Dan aku merasa sangat bangga karena perempuan yang sangat kukagumi itu mempercayakan masalahnya kepadaku. Hanya padaku.
Atau biasanya dia hanya duduk di gubuk tempatku istirahat setelah bekerja di sawah. Di sana dia membaca buku-buku atau mengerjakan PR-nya sembari mendengarkan radio yang dibawanya dari rumah. Radio itu ajaib sekali, biar mungil dia bisa menangkap siaran dari stasiun radio di kota-kota. Setiap hari dia menyuarakan lagu-lagu berbahasa asing yang sama sekali tak kupahami maknanya. Ela sangat menyukai lagu-lagu seperti itu, katanya sekalian menikmati musiknya kita bisa belajar bahasa inggris yang bikin pusing itu. Dan benar saja, Ela ini jago benar bahasa Inggrisnya. Seringkali ia memamerkan ulangan bahasa Inggrisnya yang selalu di atas 8 padaku.
Dia pernah mengatakan padaku kenapa ia sangat suka bahasa Inggris. Katanya, bahasa itu yang tidak dipahami orang kampung sini. Dengan begitu, katanya lagi, dia memiliki sesuatu yang sama sekali tidak terjamah kampung ini. Apa dia begitu membenci kampung ini? Apa dia begitu menderita tinggal di sini? Ini bagian dari diri Ela yang tidak pernah aku mengerti. Betapa indah dan nyaman kampung ini untuk ditempati, bagiku. Dengan segala hiruk pikuk penghuninya, dengan sawah-sawahnya, dengan liku-liku sungainya. Bagiku, tempat ini surga, dengan Rosela di dalamnya. Tapi Rosela membenci surga ini, dia tidak ingin tinggal lebih lama lagi. Dan karena itulah ia bertekad bulat untuk bisa kuliah di kota.
“No!” Munah, mbakyuku satu-satunya memanggilku dari ruang depan. Cepat-cepat kumasukkan foto Ela ke dalam laci mejaku. Aku bergegas keluar dari kamarku – yang sempit dan pengap – dan menghampiri mbakyuku.
“Ada apa?”
“Mbak mau bicara sebentar.” Ujarnya sambil membetulkan gendongan Adi keponakanku, anaknya yang baru berusia 1 tahun.
“Tadi mbak ketemu sama Bu Surya (Bu Surya itu ibunya Ela, seorang guru – yang memang sangat dihormati di kampung kami). Dia bilang si Rosela mau kuliah ke Jogja ya?” mbak mulai bicara.
“Iya.”
“lalu bagaimana kelanjutan hubungan kamu sama dia?”
“Hubungan? Hubungan apa?”
“Seno! Laki-laki itu harus ada di atas perempuan. Kalau nggak, bisa jadi kayak pakdhe Pri,”
Segera aku teringat pada Pakdhe Pri-ku yang kini hidup seorang diri itu. Dulu ia punya seorang istri, namun karena – seperti yang dibilang Mbak Munah – istrinya punya pendidikan yang lebih tinggi – penghasilannya juga lebih tinggi – rumah tangga mereka tak pernah jauh-jauh dari cekcok. Si istri akhirnya pergi setelah tujuh tahun pernikahan mereka. Kabarnya ia pindah ke kota dan dapat suami pria asing yang bekerja di kedutaan. Sementara pakdheku hidup mengenaskan karena terlalu terbayangi kegagalannya. Karena tak dapat bangkit dari nelangsanya, kini kerjanya Cuma melamun sambil sesekali memarahi orang-orang yang berbaik hati datang mengantarkan makanan untuknya.
Namun kurasa pembicaraan mbak Munah tidaklah relevan dengan situasiku saat ini. Meskipun memang dekat dengan Ela, tak pernah sekali pun aku memikirkan dia sebagai istriku suatu saat nanti. Bukan karena aku tak menginginkannya, lebih karena – tanpa dipengaruhi kisah pakdheku tadi – aku sadar ada begitu banyak jurang yang memisahkan kami berdua.
“Kamu sebagai laki-laki nggak boleh lembek dong. Harus tegas, jangan mau digantung kayak jemuran begini.” Mbak Munah masih meneruskan argumenn pintarnya.
“Aku nggak ada hubungan macam mbak pikir. Orang cuma temenan koq … dan aku senang dia jadi kuliah di Jogja karena dia memang pengin banget sekolah di sana, Mbak.”
“Halah, nggak usah sok nggak butuh kalau kenyataannya tiap hari kerjaanmu itu ngeloni foto buluk itu.”
Kepalaku reflex menoleh ke arahnya. Sejak kapan pula mbak Munah tahu tentang foto Ela? Aku merasakan mukaku memerah sementara di depanku mbak Munah mencibir meremehkan.
Akhirnya aku menyahuti dengan malu, “Iya sih, tapi aku ini apa to mbak? Cuma tani. Lha Ela? …jauh …..”
“Makanya dari dulu mbak bilang juga apa. Jangan terlalu ngarepin dia.”
“Siapa yang ngarepin?” kulihat mbakyuku pasang tampang gemesnya.
“Kalau gitu cepet cari calon,” tantangnya, “Kamu khan udah 22 tahun.”
“Baru 22.” Aku membandel.
“22 udah cukup gede.”
“Belum,”
“Udah,”
“Kata Ela belum …,” dan aku langsung menyesali ucapanku ini.
Mbak Munah hanya menghela napas dan menggeleng lelah kemudian berlalu.
888
Hari ini Ela akan berangkat ke Jogja. Mungkin ini akan menjadi suatu perpisahan yang berat. Paling tidak untukku. Aku tidak suka mengakui bahwa kadang aku membenci ketegaran Ela. Kadang-kadang aku merasa seolah aku tidak berharga dan tidak layak ada di sampingnya. Tapi pikiran itu segera pergi setiap kali aku bertemu Ela.
Dia pasti akan tersenyum dan aku merasa dekat dengannya lebih dari semua orang lain di dunia ini.
Teman-teman sekampungku selalu mengolok-olokku karena kedekatanku dengan Ela. Apalagi sekarang Ela mau pergi, makin ramai mereka mengolok-olokku.
“Kapok! Sukurin!” siapa suruh pacaran sama si sombong itu.”
Dan akhirnya kupingku panas juga. Belakangan aku jadi malas pergi ke sawah karena di jalan pasti ketemu anak-anak kampung. Kalau tidak ke sawah biasanya yang kulakukan hanya tiduran sambil memandangi foto Ela yang masih 7 tahun itu.
Aku pikir suatu hari nanti, setelah sebulan, setahun, atau dua tahun Rosela pergi aku akan sangat merindukannya. Terakhir kali kami bertemu adalah ketika ia mengabariku bahwa ia telah diterima di Universitas di Jogja. Wajahnya yang tertawa, wajahnya yang tertawa tak akan bisa kulupa. Karena ketika ia tertawa aku sudah menduga ia segera pergi, meninggalkanku sendiri di sini.
Aku kangen padanya. Tapi, setiap kali aku ingin menemuinya aku selalu bertanya-tanya sendiri, apa Ela juga merindukanku? Lalu, aku mengurungkan niatku untuk menemuinya. Dan … apa lagi yang bisa kulakukan selain memandangi foto Ela 7 tahun itu dan terus menerus bermimpi.
Hari ini ia berangkat. Aku mengingatkan diriku sendiri sementara menyusuri pematang sawah. Pikiranku melayang pergi. Nampak Rosela dengan serius mempelajari catatannya. Rosela sedang asyik mendengarkan musik. Rosela menangis. Rosela tertawa. Segalanya berubah menjadi Rosela.
“Seno! Kamu tidak tahu hari ini Ela berangkat?” Bejo temanku menyapa. Aku hanya tersenyum lemah kepadanya.
Rasanya tak hendak aku pergi. Bagaimana jika kupergi dan aku malah melakukan hal-hal aneh saking stresnya? Bagaimana kalau aku nanti nekat memintanya tetap tinggal – meskipun kemungkinan ini hampir mustahil -?
Rosela datang lagi dalam hembusan angin, dalam arak-arak awan, dalam cahaya mentari, dalam kicauan burung-burung manyar, dalam udara yang kuhela. “Pergilah Mas,” bujuknya manja. “Masakan tega kau tak mengantarku pergi?” ia makin merajuk ketika aku hanya termangu.
Ingin rasanya kuteriakkan :”Berhentilah menggangguku!” namun melawannya, aku tak pernah menang. Meski sebagian diriku teguh mengatakan ‘tidak’, sebagian besar yang lain tak kuasa menolak. Meski yang datang hanya bayangnya. Kini baru aku mengerti mengapa Adam semudah itu jatuh ke lubang dosa.
Maka aku berlari meninggalkan sawah tanpa memedulikan teriakan Bejo yang mengolokku. 10 menit, dan sampailah aku di depan rumah keluarga Surya. Kosong melompong, sesepi kuburan.
“Pada ke terminal. Nganterin Ela,” salah seorang tetangga menjelaskan.
Jarak terminal dan rumah ini cukup jauh. Kalau mau ke terminal aku harus naik angkot – yang datang setengah jam sekali – sementara di sakuku sama sekali tak ada uang. Otakku macet, akal sehatku kabur. Seperti orang bodoh aku memutuskan berlari sekuat tenaga. Anehnya bahkan aku pun tahu bahwa tindakanku ini teramat konyol. Manalah mungkin aku bisa mengejarnya? Kemungkinan yang paling masuk akal adalah saat ini bus Ela sudah akan berangkat dan semenit lagi aku akan jatuh pingsan kelelahan.
Namun ternyata, kemungkinan yang paling masuk akal sekalipun masih dapat dipatahkan oleh sebuah keajaiban. Dan keajaiban itu datang dalam wujud Eko, pacar adiknya Ela.
“Mau ke terminal mas Seno? Ayo ikut saya saja,” sapanya ramah – meski tak berhasil menyembunyikan senyum gelinya – sambil menepikan motornya.
Tanpa pikir panjang kunaiki motornya dan kusuruh ia ngebut. Tak tahu malu kalau dipikir-pikir, tapi aku tak sempat memikirkan hal lain selain kemungkinan bahwa Ela sekarang telah dibawa pergi oleh bus.
Begitu sampai terminal, aku langsung mencari-cari sosok Ela. Tak buang tempo, aku meninggalkan Eko dan motornya begitu saja bahkan tanpa mengucapkan terima kasih. Tak sia-sia, kulihat berjejer-jejer di dekat sebuah bus, Pak Surya, Bu Surya, Eni – adik Ela – dan …
“Ela…!” aku berteriak sekerasnya. Tak kusangka karena teriakanku itu banyak orang menoleh ke arahku, tak terkecuali keempat anggota keluarga Surya dan Eko yang membuntutiku di belakang.
“Mas Seno?!” Ela menyunggingkan senyumnya seperti biasa.
Aku berlari ke arahnya.
“Mas Seno ngapain kemari?”
“Eng, enggak … hati-hati ya, la.”
“Ehm ehm” aku tidak mempedulikan Eni dan Eko yang berdehem-dehem atau pun Bapak dan ibu Surya yang berusaha menahan tawa.
“Iya, mas Seno juga baik-baik ya di sini.”
“Sering pulang ya, la?”
“Insya Allah.”
“…,” hening. Seperti biasa aku kehabisan stok kata.
“Ela, busnya udah mau berangkat tuh.” Bu Surya mengingatkan.
Kami serentak menengok ke bus yang mesinnya sudah menderu lembut. Tanpa sepenuhnya sadar, aku merasakan kedua tangan Ela mengalungi leherku. Pandanganku (dan pandangan semua orang) beralih ke Ela. Ela menatapku sejenak dan aku merasa waktu berhenti ketika bibir Ela menyentuh pipiku.
“Ela!” serentak orang-orang berteriak.
Ela menyeringai, melepaskan pelukannya, mengangkat bahunya dan berbalik. Ia naik ke bus tanpa peduli semua orang membelalak saking syoknya. Sama tak pedulinya, aku malah nyengir sambil memegangi pipiku!
Populerkan, simpan atau kirim cerpen ini :
TAG-CERPEN.NET
gerimis hamil Kedua pada pensil cerpen islami CERPEN ROMANTIS nembak agus motivasi sumber sumber motivasi anak-anak seno gumira Poligami PutuWijaya Cinta Atas PerahuCadik Dilarang JatuhCinta Bidadari Mengambil Mata Saya Surat dalam Hujan lucu KKN LURAH humaor obama becak tukang taman cinta remaja abg CINTA ibrahim perempuan rohyati sofyan cerpen cinta cerpen dewasa sepak bola SELAMAT TINGGAL DAN SELAMAT DATANG CITA-CITA DINDA kamera lomo lomografi wanita cinta semarga nasir mujahid GERIMIS LANJUTAN barzakh ngobrolkosong Dunia tragedi Pencuri Motivasi Aborsi cerpen romantis SalahJatuhCinta Bersama Bintang Mencuri tobat karma islam OJEK TAK ADA KABUT CINTA Islami setan gerhana cikal tangsel cerpen.mimpi kerinduan kesucianku jatuh cinta wartawan idealis guru idealis SINABUNG hm... Maulana Akbar alias Abel Purple-niz Lenny Yulia pembunuhan orcan brother sahabat Cerpen komedi apes bunda pengorbanan It's a great one... fairy 123456 444 Rey Menunggu pelangi Tito balap Tami mama ayah motor Hugo rumah sakit love blind tens hurt memoriam --> mas ohed stres... download novel pemuja rahasia secreet admirer kuliah romantis puisi bunga muslimah cina jilbab airmata CERITA KEHIDUPAN (Cerpen ini kupersembahkan untuk seorang teman yang sedang bergulat melawan perihnya kehidupan bersama anak-anaknya setelah perceraian dengan suaminya). Maju terus!Tetap semangat! adesuryatii@blogspot.com http://karimahcentre.blogspot.com/ - Rahasia Cerita Hari Ini Penuh Makna suatu hari hidupku dawn felicity gwynedd east bay cerpen remaja cerpen cinta cerpen dewasa cintaku di bumi madinah cerpen abah abah cerpen cerpen bilik mayat cerpen cerpen islami cerpen remaja cermen gaul cerita remaja dan cinta cerita kehidupan Renungan mengharukan semangat ungu dreaming vs action stop dreaming start action firmansyaharia1982 catatan larung misteri... Ungu POEM ibu lily alya Arina Jangan Pergi ! www.facebook/saifulbahri@rome.com qqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqq Dhea Tamara Short Story hati hari-hari bahagia hikmah aku cinta dan kepedihan mohpn dikomentari.. Thx.. cinta terpendam Suka Sayang Cinta kasih Diculik? Mau dong! Langit Gelap dan Cahaya (4) Gelap dan Cahaya (1) Gelap dan Cahaya (2) Gelap dan Cahaya (3) Gelap dan Cahaya (5) Gelap dan Cahaya (6) Gelap dan Cahaya (7) Gelap dan Cahaya (8) Gelap dan Cahaya (9) End Gelap dan Cahaya (10) Extra Labirin Hidup Jasmine langit Kabut dan Kamu www.mediasastra.com www.mediasastraindonesia.net lover you pelajar dukun comment please! cerpen anak cerpen islam cerita misteri cerita detektif cerpen lucu cerpen humor cerpen anak muslim mayat cerpen humor love junkies saatnya hatiku pulang tertinggal hutan petualangan Aku Langit Asu Johanes Koen Prosa Romantis. Cerpen Cinta Cerpen Motivasi cerpen sains cerpen horor cerpen sadending cergam Janji Malu Tapi Mau Radioppidunia Remaja Giselle 1 hati 3 cinta part 1 1 hati 3 cinta part 2 semua awal asti ada akhirnya. sebelum semua berakhir jangan pernah menyianyiakan setiap kesempatan yang kita miliki. Story kelas Malaikat Putih sakit jiwa patah hati Love the hard way ceepen cerpenafil.blogspot.com alter ego kepribadian ganda polisi psycho pembunuh Teman-teman baca cerpen Misfah Romansa di Tebing Pelangi baik Luka cerpenku kesalahan bertingkat permainan palsu Baca cerpen terbaruku : Bandara Cinta Noella by Misfah Khairina love you... jurnal jati diri cinta sejati gadis bisu Caleg Gagal misteri jerambah beringen lubay thriller samantha Ali Reza sayembara Baca cerpen Misfah yg baru ya : School of Horror Remaja. cerita romantis ali reza hujan aku penyegel fantasi genocode Cerpen Islami Perenungan Qada dan Qadar online cerita yang cukup menginspirasi cerita gw ga mawu jadi jomblo teru tsunami banda aceh yogyakarta Cerpen Ali Rofi miftahul amin bernafas untuk Liana pesta perkawinan Venia cerita anak Wandi giande Cinta Pertama Tak cukup hanya cinta Melepasmu Gadis kecil dalam bus cerpen ku Derita Cinta Mamaku - idiot - down syndrome keputusan hati PENYESALAN Cerpenku Masa remajaku hilang alex lagu musik percy guru cinta remaja cinta romantis eiji kirei dongeng ?? Salah paham Pernikahanku Hampa cerita cinta Dia dan musik (last) dia dan musik (8) dia dan musik (7) dia dan musik (6) dia dan musik (5) dia dan musik (4) dia dan musik (1 2 3) cerita remaja diet Pesan untuk untuk cintaku Bahagia Arbi Tak Ada Cinta di Pantai cermin Bidadari Negeri Bunian korupsi bla bla bla HEYREN sebuah harapan jiwa soul Shandy anak cerpennet surat 1000 free gratis soFY Merry cerita menyedihkan dan mengasikkan 1 kuhapus airmataku dengan kartu undangan ditanganku.hatiku bertanya akankah kurasakan lagi ini setelah aku menikah? SMP ulang tahun perpustakaan kutu buku dikucilkan Suara Hati Kenyataan Pahit Yang Harus DiHadapi exited Siswa Baru Itu... Kebahagiaan Yang Sirna di Taman Sorga igau desember cerpen desember 6 DASAR HEP- (OVI) HELP ME (OVI) PARADISE (OVI) KEMATIAN amry sahabat pelit cerpen cinta chicha hilang ingatan just title Lanjutan part 1 .. Part 1 .. sahabat pelit (part 2) Tawuran menunggu sastra ekonomi januari Aku hidup untuk kedua kalinya Cinta Perlu Dikatakan cinta takan pergi pertemanan Light novel moe sci-fi drama detektif Solitude bus kota cerpen kehidupan hantu inspirasi jurang karyawan kebakaran kecelakaan keluarga kecil PHK sopir cerpen bersambung cinta jarak jauh kisah asmara konflik perpisahan Arthur Samuel odi shalahuddin Terry odi Shalahuddin Odi Shalahuddin gw Karma sekar ayu Film dokumenter film dokumenter smpn 10 jakarta vampire the maine lucia rion Laki-Laki Jatuh Cinta story perang mimpi pancoran When you love someone family father Cerita bersambung EeEmMhHhh..... ....................????????? lima november cerita cinta remaja langkah begitu menyakitkan cerpen motivasi cerita serem banget + lucu Dhea Tamara's Short Story POLAROID gila shevanna andi naya Senyum Terakhir Kak Didot Pertanyaan di Benak Lyra hantu dalam sumur yanah Semangat Sosial MIRZA foto seksi Sahabat Selamanya princes Rasa itu tiba-tiba saja hadir menghampiri hatiku “aduuuuuuuuuuuuuh ayah kaki oit kaki oit terjepit” ayah yang mendengar suara itu langung melihat kebelakang ternyata Oit anakku “kamu punya saudara yang namanya Yuli” “punya teeh kenapa?” “kamu disuruh baca yasin buat kakakmu Yuli sms dari keluargamu” aku terdiam didalam benakku ada apa gerangan ULTAH DI RUMAH HANTU humor cerita lucu garing vampir Sungguh diluar dugaan Nita tidak menyangka kalausibisu itu yang terpilih menjadi the best speaker. Nita betul-betul tidak percaya sehingga terjadi keributan kecil memprotes keputusan juri ???? Cerpen Remaja Tak ada yang tak mungkin Jika Tuhan menghendaki. Maju terus pantang keLOk.... cinta si anak manja komputer 13 yang aktif. rah_manies : ow iya ya pak aktif apa anak-anak lupa mematikannya ya jawabku Edi_78 : tadi saya fikir ibu yang dilab karena tadi saya bilang halo dibalas halo rah_manies : terus siapa ya pak Edi_78 : udah jam 12 bu masak mau ngecek ke lab komputer 13 yang aktif.rah manies : ow iya jawabkuEdi 78 : tadi saya fikir karena tadi saya bilang halo dibalas halorah manies : terus siapa ya pakEdi 78 : udah jam 12 bu masak mau ngecek ke lab ah manies : ow iya jawabku Edi 78 : tadi saya fikir karena tadi saya bilang halo dibalas halo rah manies : terus siapa ya pak Edi 78 : udah jam 12 bu masak mau ngecek ke lab kisah ku. Alice in Neverland cerita cintaku cerita cintaku 2 Alice in Neverland 2 komentari Aulia tersenyum padaku aku membalas senyumnya. Ayo lagi ustadzah lagi ustadzah ucap Aldo sekarang pakai irama lagu “ketahuan’ (mata band) a aku bukan aib Trio Detektif Dadakan apa kauu http://cerpen.net" target=" blank" title="lihat cerpenku di cerpen.net"><img border="0" alt="lihat cerpenku di cerpen.net" “saya bu” Larasati mengacungkan tanganya sesaat aku terdiam wajah itu tidak sama dengan Laras yang bersamaku kemaren lama aku terdiam siswa – siswa menyapaku “bu bu Rahmah” “ada apa bu sekarang kita kerjakan apa” tanya mereka lamunanku buyar seketika kutepiskan sesaat rasa penasaran itu sambil melanjutkan pelajaran. Persib Jack Anjing dokter steik gaun untuk nadia nada-nada cinta Kisah cinta nada-nada musik metronom. cerpen enak mantap!!! asd Kevin is Genious And Handsome Boy quinn serial tv Fan Fiction bunda i love u musik cinta nada cinta menyatukan cinta lewat musik metronom ulang tahun apa ini Sirgina creative 123nd4 pernikahan pelaminan masih sayang sedih kematian Dua Sosok Satu Hati cinta fitri di bulan fitri persahabatan kehidupan impian harapan Kakek Geppetong vs Jerry Mouse lesbian uya1211 eira Echa apin cerpen kemakan omongan sendiri diketawain tante kunti dalinsyi.blogspot.com facebook blind date 3 ika menghilang di gerbong hantu HAPPY ENDING Allah membungkam mulutku Cerita Wisuda Takut Hamil up to you sepupu KADO Wina Neil i;m new in hear so please give me comment to improve me everyone fighting!!! Diiean hantu toilet Short story defender kali ini aku menyerah iklan Uang akses Sukse cerpennet.com arwah Bayu Riska Mistik kesejukan-mimpi Ritual arah bayu juru kunci makam HI NINDY !! JABRIK dakwah kartu mati kamis 11 mei 2009 Cerpen markcung malam Widyastuti Paramita apple band ss aa Madrasah Hati Cerita Misteri days Awal Persahabatan untukku dan untuknya cerpen remaja teman perempuan cewek cowok sekolah Risa Cory Rio Nindhi Perpustakaan kelas MangAniMania horor korban perkosaan pilihan hidup ff lirik BLOODSUCK!. PESAN AHIR AIR MATA BULAN SABIT light novel Invasion Clotehan Pulang kantor Light Novle The Invasion KAB rio ify nilai sekeping harga diri planet neptunus 3 girls abc beban iri dendam Love in Blog jodoh Jepang lama perjuangan sebuah cinta Fic bola Tema kesedihan memori memories hantu iblis pembaca jankis saqyuchika sekolah 123 Tuan Muda Gadis Arang dan Kupu-Kupu Kuning Ceue Rummidia Untuk Dwina Edelweis Papandayan Cerpen Dewasa When Stars Make The Moon Smiles Nawairga . .. Narkoba Giande http://www.facebook.com/profile.php?id=100000769273638&v=photos#!/eddie.cheever Anak Surga Surga 13 tahun pengalaman personal Grace Dunia Maya Cerpen Kecelakaan Andri gaRdenia lupa putus cinta gila foto dinda cerpen remaja cinta komedi hujan sekolah kehidupan gosip ceritanya keren teenlit Teenlit Gossip pianis friendship hujan lagu wanita kartu nama kinan ayah pelecehan cowok brengsek aishiteru cerpen anak anak ayah ibu belum ada judul cerpen cinta monyong manyun cerpen Ali Hamzah cerpen terbaru cerpen populer cerpen walau habis terang kasih yang lenyap cerpen teenlit cerpen ABG cerpen sastra cerpen melangkolis Ali Hamzah indahnya SMA iboem i don't know cerita pendek entrepreneur Rizky Lkmc bidadari untuk papa perfect Dedicated to My Brother perjuangan hidup Rucita Rahma indigoindigoindigo never ending love story rhe rhe rhe our heart will always touch Mentari di Kaki Merapi sepenggal maaf untuk mama Cerita Pendek perjalanan pengalaman cerita pendek malam bintang langit CINTA PERTAMA CINTA seven (tujuh) anak smp Dua Malaikat Berbagi Sepasang Sayap 1 Dua Malaikat Berbagi Sepasang Sayap 2 Emangnye enaak Hakikat Cinta first love 10111989 john and sam 7 dongeng dalam mimpi REMAJA PLASTIK APRIADI rugi kalau gak baca LUNAR PigBunny My Heart: Aniez Dyarta padahal dia bukan pacarku apa lagi saudara ku Aku Aries JaimBum UNPAD iseng cengengesan <a href="http://cerpen.net" target="_blank" title="lihat cerpenku di cerpen.net"><img border="0" alt="lihat cerpenku di cerpen.net" src="http://cerpen.net/images/mata1.gif"/></a> <a href="http://cerpen.net" target=" blank" title="lihat cerpenku di cerpen.net"><img border="0" alt="lihat cerpenku di cerpen.net" src="http://cerpen.net/images/mata1.gif"/></a> apri Iwan steep_cerpen Iwan steep cerpen Mendatangi Bulan Iwan steep_cerpen Ketimun Bongkok Iwansteep_cerpen Dunia 4x6 Meter Iwansteep_cerpen Kontroversi Iwansteep_cerpen Iwansteep_cerpen Tentang Dia Iwansteep_cerpen Hanya Ingin Berbagi Bergerak Iwansteep_cerpen New Hanya Ingin Berbagi Iwansteep cerpen Teratai Kenangan Bersambung kecup cium manis kenangan gank persahabatan percintaan jakarta bandung misteri negeri rubiks idola cilik cerita pendek lastrimusna horror Single cerita pendek ada pesan terakhir? horrorTentang Penulis Cerpen
LIHAT CERPEN rosie snape YANG LAIN
Rating: Not yet rated
Comments 
No comments posted.
Add Comment
Untuk memperindah dan mempercantik blog/web kamu maka silahkan pasang kode di bawah, untuk menampilkan gambar animasi keci ini dan mempermudah oranglain untuk memasukkan cerpen mu yang ditulis di blog/webmu ke Cerpen.net
Copy This code below, Paste in to your web/blog




