WELCOME Guest | RSS

CERPEN.NET, kumpulan cerpen, tempat membaca cerpen, menulis cerpen online dan apresiasi kumpulan CERPEN
Home | Tulis Cerpen | Cerpen Terbaru | Contact | Login | Register | Members
Mau Pasang Iklan di Cerpen.Net..? Silahkan Contact Admin atau kirim SMS ke 0812 3072 1234

CERPEN : Rosela

| Print Cerpen
Posting cerpen by: rosie snape
Total cerpen di baca: 1502
Total kata dlm cerpen: 1758
Tanggal cerpen diinput: 30 Sep 2009 Jam cerpen diinput: 7:27 PM
0 Komentar cerpen

 
Rosela … aku pandangi gadis itu dengan seksama. Satu-satunya fotonya yang kupunya ketika dia berusia 7 tahun. Di situ dia memakai baju terusan sepanjang dengkul berwarna crem dan tidak berlengan. Rambutnya kusut dan kulitnya hitam. Semua orang pasti bisa menduga kalau – setidaknya waktu itu – dia sangat suka bermain di sawah, berada di bawah terik matahari. Dan memang begitulah Ela – begitu semua orang memanggilnya, termasuk aku – yang berusia 7 tahun itu. Dia setiap hari bersama anak-anak kampung ini pergi ke sawah.
Tapi sekarang Rosela sudah remaja, sudah tinggi cita-citanya. Terlalu tinggi sampai membuatnya seolah-olah melupakan teman-teman kecilnya. Entah kenapa sedikit demi sedikit Rosela lepas dari ikatan persaudaraan anak-anak kampung ini. Teman-teman bilang pantas, namanya Rosela, bunga mawar itu khan sombong dan berduri, menyakiti. Mereka tidak tahu saja Rosela beda dengan Rose, sebeda anggrek dengan melati.
Meskipun demikian bagiku Rosela tetaplah Rosela yang dulu, yang jadi kesayangan semua orang. Sejauh apapun dia dari orang-orang kampung ini, dia tetap dekat denganku. Rosela 17 tahun itu sering lari mencariku ke sawah kalau sedang sedih. Biasanya kalau mendengar orang-orang kampung mengolok-oloknya, dia langsung pergi menemuiku. Dan aku merasa sangat bangga karena perempuan yang sangat kukagumi itu mempercayakan masalahnya kepadaku. Hanya padaku.
Atau biasanya dia hanya duduk di gubuk tempatku istirahat setelah bekerja di sawah. Di sana dia membaca buku-buku atau mengerjakan PR-nya sembari mendengarkan radio yang dibawanya dari rumah. Radio itu ajaib sekali, biar mungil dia bisa menangkap siaran dari stasiun  radio di kota-kota. Setiap hari dia menyuarakan lagu-lagu berbahasa asing yang sama sekali tak kupahami maknanya. Ela sangat menyukai lagu-lagu seperti itu, katanya sekalian menikmati musiknya kita bisa belajar bahasa inggris yang bikin pusing itu. Dan benar saja, Ela ini jago benar bahasa Inggrisnya. Seringkali ia memamerkan ulangan bahasa Inggrisnya yang selalu di atas 8 padaku.
Dia pernah mengatakan padaku kenapa ia sangat suka bahasa Inggris. Katanya, bahasa itu yang tidak dipahami orang kampung sini. Dengan begitu, katanya lagi, dia memiliki sesuatu yang sama sekali tidak terjamah kampung ini. Apa dia begitu membenci kampung ini? Apa dia begitu menderita tinggal di sini? Ini bagian dari diri Ela yang tidak pernah aku mengerti. Betapa indah dan nyaman kampung ini untuk ditempati, bagiku. Dengan segala hiruk pikuk penghuninya, dengan sawah-sawahnya, dengan liku-liku sungainya. Bagiku, tempat ini surga, dengan Rosela di dalamnya. Tapi Rosela membenci surga ini, dia tidak ingin tinggal lebih lama lagi. Dan karena itulah ia bertekad bulat untuk bisa kuliah di kota.
“No!” Munah, mbakyuku satu-satunya memanggilku dari ruang depan. Cepat-cepat kumasukkan foto Ela ke dalam laci mejaku. Aku bergegas keluar dari kamarku – yang sempit dan pengap – dan menghampiri mbakyuku.
“Ada apa?”
“Mbak mau bicara sebentar.” Ujarnya sambil membetulkan gendongan Adi keponakanku, anaknya yang baru berusia 1 tahun.
“Tadi mbak ketemu sama Bu Surya (Bu Surya itu ibunya Ela, seorang guru – yang memang sangat dihormati di kampung kami). Dia bilang si Rosela mau kuliah ke Jogja ya?” mbak mulai bicara.
“Iya.”
“lalu bagaimana kelanjutan hubungan kamu sama dia?”
“Hubungan? Hubungan apa?”
“Seno! Laki-laki itu harus ada di atas perempuan. Kalau nggak, bisa jadi kayak pakdhe Pri,”
Segera aku teringat pada Pakdhe Pri-ku yang kini hidup seorang diri itu. Dulu ia punya seorang istri, namun karena – seperti yang dibilang Mbak Munah – istrinya punya pendidikan yang lebih tinggi – penghasilannya juga lebih tinggi – rumah tangga mereka tak pernah jauh-jauh dari cekcok. Si istri akhirnya pergi setelah tujuh tahun pernikahan mereka. Kabarnya ia pindah ke kota dan dapat suami pria asing yang bekerja di kedutaan. Sementara pakdheku hidup mengenaskan karena terlalu terbayangi kegagalannya. Karena tak dapat bangkit dari nelangsanya, kini kerjanya Cuma melamun sambil sesekali memarahi orang-orang yang berbaik hati datang mengantarkan makanan untuknya.
Namun kurasa pembicaraan mbak Munah tidaklah relevan dengan situasiku saat ini. Meskipun memang dekat dengan Ela, tak pernah sekali pun aku memikirkan dia sebagai istriku suatu saat nanti. Bukan karena aku tak menginginkannya, lebih karena – tanpa dipengaruhi kisah pakdheku tadi – aku sadar ada begitu banyak jurang yang memisahkan kami berdua.
“Kamu sebagai laki-laki nggak boleh lembek dong. Harus tegas, jangan mau digantung kayak jemuran begini.” Mbak Munah masih meneruskan argumenn pintarnya.
“Aku nggak ada hubungan macam mbak pikir. Orang cuma temenan koq … dan aku senang dia jadi kuliah di Jogja karena dia memang pengin banget sekolah di sana, Mbak.”
“Halah, nggak usah sok nggak butuh kalau kenyataannya tiap hari kerjaanmu itu ngeloni foto buluk itu.”
Kepalaku reflex menoleh ke arahnya. Sejak kapan pula mbak Munah tahu tentang foto Ela? Aku merasakan mukaku memerah sementara di depanku mbak Munah mencibir meremehkan.
Akhirnya aku menyahuti dengan malu, “Iya sih, tapi aku ini apa to mbak? Cuma tani. Lha Ela? …jauh …..”
“Makanya dari dulu mbak bilang juga apa. Jangan terlalu ngarepin dia.”
“Siapa yang ngarepin?” kulihat mbakyuku pasang tampang gemesnya.
“Kalau gitu cepet cari calon,” tantangnya, “Kamu khan udah 22 tahun.”
“Baru 22.” Aku membandel.
“22 udah cukup gede.”
“Belum,”
“Udah,”
“Kata Ela belum …,” dan aku langsung menyesali ucapanku ini.
Mbak Munah hanya menghela napas dan menggeleng lelah kemudian berlalu.
888
Hari ini Ela akan berangkat ke Jogja. Mungkin ini akan menjadi suatu perpisahan yang berat. Paling tidak untukku. Aku tidak suka mengakui bahwa kadang aku membenci ketegaran Ela. Kadang-kadang aku merasa seolah aku tidak berharga dan tidak layak ada di sampingnya. Tapi pikiran itu segera pergi setiap kali aku bertemu Ela.
Dia pasti akan tersenyum dan aku merasa dekat dengannya lebih dari semua orang lain di dunia ini.
Teman-teman sekampungku selalu mengolok-olokku karena kedekatanku dengan Ela. Apalagi sekarang Ela mau pergi, makin ramai mereka mengolok-olokku.
“Kapok! Sukurin!” siapa suruh pacaran sama si sombong itu.”
Dan akhirnya kupingku panas juga. Belakangan aku jadi malas pergi ke sawah karena di jalan pasti ketemu anak-anak kampung. Kalau tidak ke sawah biasanya yang kulakukan hanya tiduran sambil memandangi foto Ela yang masih 7 tahun itu.
Aku pikir suatu hari nanti, setelah sebulan, setahun, atau dua tahun Rosela pergi aku akan sangat merindukannya. Terakhir kali kami bertemu adalah ketika ia mengabariku bahwa ia telah diterima di Universitas di Jogja. Wajahnya yang tertawa, wajahnya yang tertawa tak akan bisa kulupa. Karena ketika ia tertawa aku sudah menduga ia segera pergi, meninggalkanku sendiri di sini.
Aku kangen padanya. Tapi, setiap kali aku ingin menemuinya aku selalu bertanya-tanya sendiri, apa Ela juga merindukanku? Lalu, aku mengurungkan niatku untuk menemuinya. Dan … apa lagi yang bisa kulakukan selain memandangi foto Ela 7 tahun itu dan terus menerus bermimpi.
Hari ini ia berangkat. Aku mengingatkan diriku sendiri sementara menyusuri pematang sawah. Pikiranku melayang pergi. Nampak Rosela dengan serius mempelajari catatannya. Rosela sedang asyik mendengarkan musik. Rosela menangis. Rosela tertawa. Segalanya berubah menjadi Rosela.
“Seno! Kamu tidak tahu hari ini Ela berangkat?” Bejo temanku menyapa. Aku hanya tersenyum lemah kepadanya.
Rasanya tak hendak aku pergi. Bagaimana jika kupergi dan aku malah melakukan hal-hal aneh saking stresnya? Bagaimana kalau aku nanti nekat memintanya tetap tinggal – meskipun kemungkinan ini hampir mustahil -?
Rosela datang lagi dalam hembusan angin, dalam arak-arak awan, dalam cahaya mentari, dalam kicauan burung-burung manyar, dalam udara yang kuhela. “Pergilah Mas,” bujuknya manja. “Masakan tega kau tak mengantarku pergi?” ia makin merajuk ketika aku hanya termangu.
Ingin rasanya kuteriakkan :”Berhentilah menggangguku!” namun melawannya, aku tak pernah menang. Meski sebagian diriku teguh mengatakan ‘tidak’, sebagian besar yang lain tak kuasa menolak. Meski yang datang hanya bayangnya. Kini baru aku mengerti mengapa Adam semudah itu jatuh ke lubang dosa.
Maka aku berlari meninggalkan sawah tanpa memedulikan teriakan Bejo yang mengolokku. 10 menit, dan sampailah aku di depan rumah keluarga Surya. Kosong melompong, sesepi kuburan.
“Pada ke terminal. Nganterin Ela,” salah seorang tetangga menjelaskan.
Jarak terminal dan rumah ini cukup jauh. Kalau mau ke terminal aku harus naik angkot – yang datang setengah jam sekali – sementara di sakuku sama sekali tak ada uang. Otakku macet, akal sehatku kabur. Seperti orang bodoh aku memutuskan berlari sekuat tenaga. Anehnya bahkan aku pun tahu bahwa tindakanku ini teramat konyol. Manalah mungkin aku bisa mengejarnya? Kemungkinan yang paling masuk akal adalah saat ini bus Ela sudah akan berangkat dan semenit lagi aku akan jatuh pingsan kelelahan.
Namun ternyata, kemungkinan yang paling masuk akal sekalipun masih dapat dipatahkan oleh sebuah keajaiban. Dan keajaiban itu datang dalam wujud Eko, pacar adiknya Ela.
“Mau ke terminal mas Seno? Ayo ikut saya saja,” sapanya ramah – meski tak berhasil menyembunyikan senyum gelinya – sambil menepikan motornya.
Tanpa pikir panjang kunaiki motornya dan kusuruh ia ngebut. Tak tahu malu kalau dipikir-pikir, tapi aku tak sempat memikirkan hal lain selain kemungkinan bahwa Ela sekarang telah dibawa pergi oleh bus.
Begitu sampai terminal, aku langsung mencari-cari sosok Ela. Tak buang tempo, aku meninggalkan Eko dan motornya begitu saja bahkan tanpa mengucapkan terima kasih.  Tak sia-sia, kulihat berjejer-jejer di dekat sebuah bus, Pak Surya, Bu Surya, Eni – adik Ela – dan …
“Ela…!” aku berteriak sekerasnya. Tak kusangka karena teriakanku itu banyak orang menoleh ke arahku, tak terkecuali keempat anggota keluarga Surya dan Eko yang membuntutiku di belakang.
“Mas Seno?!” Ela menyunggingkan senyumnya seperti biasa.
Aku berlari ke arahnya.
“Mas Seno ngapain kemari?”
“Eng, enggak … hati-hati ya, la.”
“Ehm ehm” aku tidak mempedulikan Eni dan Eko yang berdehem-dehem atau pun Bapak dan ibu Surya yang berusaha menahan tawa.
“Iya, mas Seno juga baik-baik ya di sini.”
“Sering pulang ya, la?”
“Insya Allah.”
“…,” hening. Seperti biasa aku kehabisan stok kata.
“Ela, busnya udah mau berangkat tuh.” Bu Surya mengingatkan.
Kami serentak menengok ke bus yang mesinnya sudah menderu lembut. Tanpa sepenuhnya sadar, aku merasakan kedua tangan Ela mengalungi leherku. Pandanganku (dan pandangan semua orang) beralih ke Ela. Ela menatapku sejenak dan aku merasa waktu berhenti ketika bibir Ela menyentuh pipiku.
“Ela!” serentak orang-orang berteriak.
Ela menyeringai, melepaskan pelukannya, mengangkat bahunya dan berbalik. Ia naik ke bus tanpa peduli semua orang membelalak saking syoknya. Sama tak pedulinya, aku malah nyengir sambil memegangi pipiku!
Populerkan, simpan atau kirim cerpen ini : Share/Save/Bookmark

TAG-CERPEN.NET

  gerimis   hamil   Kedua   pada   pensil   cerpen   islami   CERPEN   ROMANTIS   nembak   agus   motivasi   sumber   sumber motivasi   anak-anak   seno   gumira   Poligami   PutuWijaya   Cinta   Atas   PerahuCadik   Dilarang   JatuhCinta   Bidadari   Mengambil   Mata   Saya   Surat   dalam   Hujan   lucu   KKN   LURAH   humaor   obama   becak   tukang   taman   cinta   remaja   abg   CINTA   ibrahim   perempuan   rohyati sofyan   cerpen cinta   cerpen dewasa   sepak bola   SELAMAT TINGGAL DAN SELAMAT DATANG CITA-CITA   DINDA   kamera   lomo   lomografi   wanita   cinta semarga   nasir   mujahid   GERIMIS LANJUTAN   barzakh   ngobrolkosong   Dunia   tragedi   Pencuri   Motivasi   Aborsi   cerpen romantis   SalahJatuhCinta   Bersama Bintang   Mencuri   tobat   karma   islam   OJEK   TAK ADA   KABUT CINTA   Islami   setan   gerhana   cikal   tangsel   cerpen.mimpi   kerinduan   kesucianku   jatuh cinta   wartawan idealis   guru idealis   SINABUNG   hm...   Maulana Akbar alias Abel   Purple-niz   Lenny Yulia   pembunuhan   orcan   brother   sahabat   Cerpen   komedi   apes   bunda   pengorbanan   It's a great one...   fairy   123456   444   Rey   Menunggu   pelangi   Tito   balap   Tami   mama   ayah   motor   Hugo   rumah sakit   love   blind   tens   hurt   memoriam --> mas ohed stres...   download novel   pemuja rahasia   secreet admirer   kuliah   romantis   puisi   bunga   muslimah   cina   jilbab   airmata   CERITA KEHIDUPAN   (Cerpen ini kupersembahkan untuk seorang teman yang sedang bergulat melawan perihnya kehidupan bersama anak-anaknya   setelah perceraian dengan suaminya). Maju terus!Tetap semangat!   adesuryatii@blogspot.com   http://karimahcentre.blogspot.com/   -   Rahasia   Cerita Hari Ini Penuh Makna   suatu   hari   hidupku   dawn   felicity   gwynedd   east bay   cerpen remaja cerpen cinta cerpen dewasa cintaku di bumi madinah   cerpen abah abah cerpen   cerpen bilik mayat cerpen   cerpen islami   cerpen remaja   cermen gaul   cerita remaja dan cinta   cerita kehidupan   Renungan   mengharukan   semangat   ungu   dreaming vs action   stop dreaming start action   firmansyaharia1982   catatan   larung   misteri...   Ungu   POEM   ibu   lily   alya   Arina Jangan Pergi !   www.facebook/saifulbahri@rome.com   qqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqq   Dhea Tamara Short Story   hati   hari-hari   bahagia   hikmah   aku   cinta dan kepedihan   mohpn dikomentari.. Thx..   cinta terpendam   Suka Sayang Cinta   kasih   Diculik? Mau dong!   Langit   Gelap dan Cahaya (4)   Gelap dan Cahaya (1)   Gelap dan Cahaya (2)   Gelap dan Cahaya (3)   Gelap dan Cahaya (5)   Gelap dan Cahaya (6)   Gelap dan Cahaya (7)   Gelap dan Cahaya (8)   Gelap dan Cahaya (9) End   Gelap dan Cahaya (10) Extra   Labirin Hidup   Jasmine   langit   Kabut dan Kamu   www.mediasastra.com   www.mediasastraindonesia.net   lover   you   pelajar   dukun   comment please!   cerpen anak   cerpen islam   cerita misteri   cerita detektif   cerpen lucu   cerpen humor   cerpen anak muslim   mayat   cerpen humor   love junkies   saatnya hatiku pulang   tertinggal   hutan   petualangan   Aku Langit Asu Johanes Koen Prosa   Romantis.   Cerpen Cinta   Cerpen Motivasi   cerpen sains   cerpen horor   cerpen sadending   cergam   Janji   Malu Tapi Mau   Radioppidunia   Remaja   Giselle   1 hati 3 cinta part 1   1 hati 3 cinta part 2   semua awal asti ada akhirnya. sebelum semua berakhir jangan pernah menyianyiakan setiap kesempatan yang kita miliki.   Story   kelas   Malaikat Putih   sakit jiwa   patah hati   Love the hard way   ceepen   cerpenafil.blogspot.com   alter ego kepribadian ganda polisi psycho pembunuh   Teman-teman baca cerpen Misfah   Romansa di Tebing Pelangi   baik   Luka   cerpenku   kesalahan bertingkat   permainan palsu   Baca cerpen terbaruku : Bandara Cinta Noella by Misfah Khairina   love you...   jurnal   jati diri   cinta sejati   gadis bisu   Caleg Gagal   misteri jerambah beringen lubay   thriller   samantha   Ali Reza   sayembara   Baca cerpen Misfah yg baru ya : School of Horror   Remaja.   cerita romantis   ali reza   hujan   aku penyegel fantasi genocode   Cerpen Islami   Perenungan   Qada dan Qadar   online   cerita yang cukup menginspirasi   cerita   gw ga mawu jadi jomblo teru   tsunami   banda aceh   yogyakarta   Cerpen Ali   Rofi miftahul amin   bernafas untuk Liana   pesta   perkawinan   Venia   cerita anak   Wandi   giande   Cinta Pertama   Tak cukup hanya cinta   Melepasmu   Gadis kecil dalam bus   cerpen ku   Derita Cinta   Mamaku - idiot - down syndrome   keputusan hati   PENYESALAN   Cerpenku   Masa remajaku hilang   alex   lagu   musik   percy   guru   cinta remaja   cinta romantis   eiji   kirei   dongeng   ??   Salah paham   Pernikahanku   Hampa   cerita cinta   Dia dan musik (last)   dia dan musik (8)   dia dan musik (7)   dia dan musik (6)   dia dan musik (5)   dia dan musik (4)   dia dan musik (1   2   3)   cerita remaja   diet   Pesan untuk untuk cintaku   Bahagia Arbi   Tak Ada Cinta di Pantai cermin   Bidadari Negeri Bunian   korupsi   bla bla bla   HEYREN   sebuah harapan   jiwa soul   Shandy   anak   cerpennet   surat   1000   free   gratis   soFY   Merry   cerita menyedihkan dan mengasikkan   1   kuhapus airmataku dengan kartu undangan ditanganku.hatiku bertanya akankah kurasakan lagi ini setelah aku menikah?   SMP   ulang tahun   perpustakaan   kutu buku   dikucilkan   Suara Hati   Kenyataan Pahit Yang Harus DiHadapi   exited   Siswa Baru Itu...   Kebahagiaan Yang Sirna   di Taman Sorga   igau desember   cerpen desember   6   DASAR HEP- (OVI)   HELP ME (OVI)   PARADISE (OVI)   KEMATIAN   amry   sahabat pelit   cerpen cinta chicha   hilang ingatan   just title   Lanjutan part 1 ..   Part 1 ..   sahabat pelit (part 2)   Tawuran   menunggu   sastra   ekonomi   januari   Aku hidup untuk kedua kalinya   Cinta Perlu Dikatakan   cinta takan pergi   pertemanan   Light novel   moe   sci-fi   drama   detektif   Solitude   bus kota   cerpen kehidupan   hantu   inspirasi   jurang   karyawan   kebakaran   kecelakaan   keluarga kecil   PHK   sopir   cerpen bersambung   cinta jarak jauh   kisah asmara   konflik   perpisahan   Arthur Samuel   odi shalahuddin   Terry   odi Shalahuddin   Odi Shalahuddin   gw   Karma   sekar ayu   Film   dokumenter   film dokumenter smpn 10 jakarta   vampire   the maine   lucia   rion   Laki-Laki Jatuh Cinta   story   perang   mimpi   pancoran   When you love someone   family   father   Cerita bersambung   EeEmMhHhh.....   ....................?????????   lima november   cerita cinta remaja   langkah   begitu menyakitkan   cerpen motivasi   cerita serem banget + lucu   Dhea Tamara's Short Story   POLAROID   gila   shevanna   andi   naya   Senyum Terakhir Kak Didot   Pertanyaan di Benak Lyra   hantu dalam sumur   yanah   Semangat   Sosial   MIRZA   foto seksi   Sahabat Selamanya   princes   Rasa itu   tiba-tiba saja hadir menghampiri hatiku   “aduuuuuuuuuuuuuh   ayah kaki oit   kaki oit terjepit” ayah yang mendengar suara itu langung melihat kebelakang ternyata Oit anakku   “kamu punya saudara yang namanya Yuli” “punya teeh kenapa?” “kamu disuruh baca yasin buat kakakmu Yuli   sms dari keluargamu” aku terdiam   didalam benakku ada apa gerangan   ULTAH DI RUMAH HANTU   humor   cerita lucu   garing   vampir   Sungguh diluar dugaan   Nita tidak menyangka kalausibisu itu yang terpilih menjadi the best speaker. Nita betul-betul tidak percaya sehingga terjadi keributan kecil memprotes keputusan juri   ????   Cerpen Remaja   Tak ada yang tak mungkin   Jika Tuhan menghendaki.   Maju terus pantang keLOk....   cinta si anak manja   komputer 13 yang aktif. rah_manies : ow iya   ya pak   aktif   apa anak-anak lupa mematikannya ya   jawabku Edi_78 : tadi saya fikir   ibu yang dilab   karena tadi saya bilang halo dibalas halo rah_manies : terus siapa ya pak Edi_78 : udah jam 12 bu masak mau ngecek ke lab   komputer 13 yang aktif.rah manies : ow iya   jawabkuEdi 78 : tadi saya fikir   karena tadi saya bilang halo dibalas halorah manies : terus siapa ya pakEdi 78 : udah jam 12 bu masak mau ngecek ke lab   ah manies : ow iya   jawabku Edi 78 : tadi saya fikir   karena tadi saya bilang halo dibalas halo rah manies : terus siapa ya pak Edi 78 : udah jam 12 bu masak mau ngecek ke lab   kisah ku.   Alice in Neverland   cerita cintaku   cerita cintaku 2   Alice in Neverland 2   komentari   Aulia tersenyum padaku   aku membalas senyumnya. Ayo lagi ustadzah lagi ustadzah ucap Aldo sekarang pakai irama lagu “ketahuan’ (mata band)   a   aku bukan aib   Trio Detektif Dadakan   apa kauu   http://cerpen.net" target=" blank" title="lihat cerpenku di cerpen.net"><img border="0" alt="lihat cerpenku di cerpen.net"   “saya bu” Larasati mengacungkan tanganya   sesaat aku terdiam   wajah itu tidak sama dengan Laras yang bersamaku kemaren   lama aku terdiam   siswa – siswa menyapaku   “bu bu Rahmah”   “ada apa bu sekarang kita kerjakan apa” tanya mereka lamunanku buyar seketika   kutepiskan sesaat rasa penasaran itu   sambil melanjutkan pelajaran.   Persib   Jack   Anjing   dokter   steik   gaun untuk nadia   nada-nada cinta   Kisah cinta   nada-nada musik   metronom.   cerpen enak mantap!!!   asd   Kevin is Genious And Handsome Boy   quinn   serial tv   Fan Fiction   bunda i love u   musik cinta   nada cinta   menyatukan cinta lewat musik   metronom   ulang tahun apa ini   Sirgina creative   123nd4   pernikahan   pelaminan   masih   sayang   sedih   kematian   Dua Sosok Satu Hati   cinta fitri di bulan fitri   persahabatan   kehidupan   impian   harapan   Kakek Geppetong vs Jerry Mouse   lesbian   uya1211   eira   Echa   apin cerpen   kemakan omongan sendiri   diketawain tante kunti   dalinsyi.blogspot.com   facebook   blind date   3   ika   menghilang di gerbong hantu   HAPPY ENDING   Allah membungkam mulutku   Cerita   Wisuda   Takut Hamil   up to you   sepupu   KADO   Wina   Neil   i;m new in hear so please give me comment to improve me   everyone fighting!!!   Diiean   hantu toilet   Short story   defender   kali ini aku menyerah   iklan Uang   akses Sukse   cerpennet.com   arwah Bayu   Riska   Mistik   kesejukan-mimpi   Ritual   arah bayu   juru kunci makam   HI NINDY !!   JABRIK   dakwah   kartu mati   kamis 11 mei 2009   Cerpen markcung   malam   Widyastuti Paramita   apple band   ss   aa   Madrasah Hati   Cerita Misteri   days   Awal Persahabatan untukku dan untuknya cerpen remaja teman perempuan cewek cowok sekolah Risa Cory Rio Nindhi Perpustakaan kelas MangAniMania   horor   korban perkosaan   pilihan   hidup   ff   lirik   BLOODSUCK!.   PESAN AHIR   AIR MATA BULAN SABIT   light novel   Invasion   Clotehan   Pulang kantor   Light Novle   The Invasion   KAB   rio   ify   nilai   sekeping   harga diri   planet   neptunus   3 girls   abc   beban   iri   dendam   Love in Blog   jodoh   Jepang   lama   perjuangan sebuah cinta   Fic   bola   Tema   kesedihan   memori   memories   hantu iblis pembaca   jankis   saqyuchika   sekolah   123   Tuan Muda   Gadis Arang dan Kupu-Kupu Kuning   Ceue Rummidia   Untuk   Dwina   Edelweis   Papandayan   Cerpen Dewasa   When Stars Make The Moon Smiles   Nawairga . ..   Narkoba   Giande   http://www.facebook.com/profile.php?id=100000769273638&v=photos#!/eddie.cheever   Anak Surga   Surga   13 tahun   pengalaman   personal   Grace Dunia Maya Cerpen Kecelakaan Andri   gaRdenia   lupa putus cinta gila foto dinda   cerpen remaja cinta komedi   hujan sekolah kehidupan   gosip   ceritanya keren   teenlit   Teenlit   Gossip   pianis   friendship   hujan lagu wanita kartu nama   kinan ayah pelecehan cowok brengsek   aishiteru   cerpen anak anak ayah ibu   belum ada judul cerpen cinta monyong manyun   cerpen Ali Hamzah   cerpen terbaru   cerpen populer   cerpen walau habis terang   kasih yang lenyap   cerpen teenlit   cerpen ABG   cerpen sastra   cerpen melangkolis   Ali Hamzah   indahnya SMA   iboem   i don't know   cerita pendek   entrepreneur   Rizky Lkmc   bidadari untuk papa   perfect   Dedicated to My Brother   perjuangan hidup   Rucita Rahma   indigoindigoindigo   never ending love story   rhe rhe rhe   our heart will always touch   Mentari di Kaki Merapi   sepenggal maaf untuk mama   Cerita Pendek   perjalanan pengalaman cerita pendek malam bintang langit   CINTA PERTAMA CINTA   seven (tujuh)   anak smp   Dua Malaikat Berbagi Sepasang Sayap 1   Dua Malaikat Berbagi Sepasang Sayap 2   Emangnye enaak   Hakikat Cinta   first love   10111989   john and sam   7   dongeng dalam mimpi   REMAJA   PLASTIK   APRIADI   rugi kalau gak baca   LUNAR   PigBunny   My Heart: Aniez Dyarta   padahal dia bukan pacarku apa lagi saudara ku   Aku   Aries   JaimBum   UNPAD   iseng   cengengesan   <a href="http://cerpen.net" target="_blank" title="lihat cerpenku di cerpen.net"><img border="0" alt="lihat cerpenku di cerpen.net" src="http://cerpen.net/images/mata1.gif"/></a>   <a href="http://cerpen.net" target=" blank" title="lihat cerpenku di cerpen.net"><img border="0" alt="lihat cerpenku di cerpen.net" src="http://cerpen.net/images/mata1.gif"/></a>   apri   Iwan steep_cerpen   Iwan steep cerpen Mendatangi Bulan   Iwan steep_cerpen Ketimun Bongkok   Iwansteep_cerpen Dunia 4x6 Meter   Iwansteep_cerpen Kontroversi   Iwansteep_cerpen   Iwansteep_cerpen Tentang Dia   Iwansteep_cerpen Hanya Ingin Berbagi   Bergerak   Iwansteep_cerpen New Hanya Ingin Berbagi   Iwansteep cerpen Teratai   Kenangan   Bersambung   kecup   cium   manis   kenangan   gank   persahabatan percintaan   jakarta   bandung   misteri   negeri   rubiks   idola   cilik   cerita pendek lastrimusna horror   Single   cerita pendek ada pesan terakhir? horror

Tentang Penulis Cerpen

LIHAT CERPEN rosie snape YANG LAIN
Rating: Not yet rated

Comments

No comments posted.

Add Comment


Enter the code shown

Visual CAPTCHA


Untuk memperindah dan mempercantik blog/web kamu maka silahkan pasang kode di bawah, untuk menampilkan gambar animasi keci ini dan mempermudah oranglain untuk memasukkan cerpen mu yang ditulis di blog/webmu ke Cerpen.net
Masukkan cerpen ini ke Cerpen.net
Copy This code below, Paste in to your web/blog


CERPEN TERPOPULER

1: persahabatan
dibaca 243665 kali
2: SATU PERSAHABATAN DALAM HIDUPKU
dibaca 95884 kali
3: Dilarang Jatuh Cinta
dibaca 69357 kali
4: Menunggu Pelangi
dibaca 65521 kali
5: Untuk Sahabat
dibaca 64751 kali
6: GERIMIS
dibaca 51237 kali
7: OBAMA dan TUKANG BECAK
dibaca 46231 kali
8: Surat dalam Hujan
dibaca 38057 kali
9: impian
dibaca 38043 kali
10: Cerpen Penjual Pensil
dibaca 31248 kali

KOMENTAR CERPEN TERBARU

cerpen :Brad dan warisan leluhur
cerpen yg bgs...
Comment By: Guest

cerpen :Mantra setan
gak serem sama sekali
Comment By: Guest

cerpen :Seminggu di Pulau Misterius
kalo ceritanya panjang bgt baru di bikin bersambung dong!
Comment By: Guest

cerpen :Hantu Wayang
AAAAAA... yag bener aja? ini mah gak usah pake bersambung segala?
Comment By: Guest

cerpen :kabut cinta pemuda lumpuh
cakep,cakep....
Comment By: Guest

cerpen :Mind breaking
nice
Comment By: Guest

cerpen :Selamanya Kau Milikku
qren buanget
Comment By: Guest

cerpen :CerBung: Misteri Negeri Rubiks (bagian 1)
alvin sama rio gak ada ya?
Comment By: frydaoktoriani

cerpen :"...................................................."
zhafirah @ mksiiii.. hehe
Comment By: gw

cerpen :hantu kost kami
seramnya....!!! setelah itu pindah kemana? (facebook : adhella.subalie@gmail.com)
Comment By: Guest

cerpen :hantu wanita korban perkosaan
waduh beneran terjadi nih? nyeremin amet....
Comment By: Guest

cerpen :Bintang Ku
,, heheheheh,,, betul betul betul... thakns all
Comment By: apriadi

SPONSOR

INFO LOWONGAN KERJA

BERLANGGANAN CERPEN TERBARU ? GRATIS

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

CERPEN INFO

Cara nulis cerpen di cerpen.net : registrasi dulu, trus masuk ke menu Tulis Cerpen (kalo gak registrasi gak bisa akses menu ini ), setelah nulis cerpen silahkan di publish.. dan bimsalabim.. lihat hasilnya.. silahkan bereksplorasi pada menu cerpen.net lainnyaa.... misalnya : profileku dsb...:)

NGOBROL


LINK-CERPEN.NET

Populerkan Cerpenmu, COPY dan PASTE kode HTML di bawah ini di BLOG kamu, lihat hasilnya...
lihat cerpenku di cerpen.net

PENGUNJUNG CERPEN.NET

  • 84 users Cerpen.Net online.