Cerpen Sadending
Kumpulan Cerpen Sadending yang diurutkan mulai dari Cerpen Sadending yang paling baru hingga Cerpen Sadending yang terlama. Pilih juga Cerpen Sadending di halaman selanjutnya, silahkan beri komentar pada Cerpen Sadending yang anda baca43: Cerpen Sadending-Sebelum Kau Pergi 1
Cerita ini berawal saat sahabatku mengakui keberadaan suatu penyakit pada dirinya, yang dideritanya dan selama ini ia coba untuk menyembunyikannya dari siapapun termasuk aku-sahabatnya sejak kecil.
Tepatnya satu minggu yang lalu ,di tengah pelajaran keluar muntah bercampur darah dari mulutnya .Secepatnya ia dibawa ke ruang UKS, namun ketika istirahat ia sudah tidak ada lagi di ruangan itu. Petugas UKS mengatakan bahwa orang tuanya telah membawanya ke Rumah Sakit.
***
Hingga satu minggu ini ia masih berada di UGD, tapi syukurlah pagi tadi ia sudah bisa kembali ke sekolah.Meskipun hampir seharian ini dia hanya diam saja, tetapi sebelum pulang sekolah tadi ia mengatakan sesuatu yang amat menggemparkanku, seolah jantung ini mau berhenti berdetak mendengarnya…
Tepatnya satu minggu yang lalu ,di tengah pelajaran keluar muntah bercampur darah dari mulutnya .Secepatnya ia dibawa ke ruang UKS, namun ketika istirahat ia sudah tidak ada lagi di ruangan itu. Petugas UKS mengatakan bahwa orang tuanya telah membawanya ke Rumah Sakit.
***
Hingga satu minggu ini ia masih berada di UGD, tapi syukurlah pagi tadi ia sudah bisa kembali ke sekolah.Meskipun hampir seharian ini dia hanya diam saja, tetapi sebelum pulang sekolah tadi ia mengatakan sesuatu yang amat menggemparkanku, seolah jantung ini mau berhenti berdetak mendengarnya…
44: Cerpen Sadending-Bunga untuk Sandy
BUNGA untuk S
45: Cerpen Sadending-Cinta Yang Hilang
Selama ini aku selalu menjaga cinta kami, sungguh aku hanya tidak ingin kehilangan cintanya. Namun haruskah aku menahannya pergi dariku ketika kusadari selamanya cintanya telah berubah??
If you want to know just readmore ^_^
I'm sorry because I starting this week with sad story but everyone let's make this week wonderful. No more I hate Monday let's make it become I love Monday ^_^
If you want to know just readmore ^_^
I'm sorry because I starting this week with sad story but everyone let's make this week wonderful. No more I hate Monday let's make it become I love Monday ^_^
46: Cerpen Sadending-gagak
Perahkah kau terbayang akan terlahir dalam sebuah sosok yang menakutkan. Sebagai penjagal nyawa dan penghempas asah. Hanya mendengar suaramu mereka takut akan kematian. Tapi setidaknya aku beruntung m
47: Cerpen Sadending-Maafkan aku ibu T_T
Perkenalkan namaku ayu indah lestari oktavianingrum panggil aku via,aku terlahir sebagai anak tunggal dari pasangan bapak oktav dan ibu ningrum.kehidupan ekonomi keluargaku bisa dikatakan cukup terpandang tidak heran rumahku yang bergaya eropa dengan sedan terparkir dihalaman rumah.Tapi perlu diingat itu semua bukanlah hasil korup atau lainya,itu semua murni hasil jerih payah bapak ibuku.kini umurku tengah menginjak 21tahun,aku tumbuh sebagai gadis yang rupawan begitu banyak kumbang jantan mengejarku,kehidupan ibukota yang glamour menjerumuskanku dalam dunia kelam klub malam,setiap hari yang ku lakukan hanya berfoya menghambur-hamburkan harta yang bukan miliku,padahal dahulu sewaktu hidup kami masih melarat aku dikenal sebagai gadis soleha,alim dan penurut.Suatu malam aku baru saja pulang dari pesta ulang tahun teman kampusku,"vi,kenapa kamu nak?"tanya ibu cemas."akh...Ibu,aku gak apa-apa kaya gak pernah mudah aja."jawabku sambil sempoyongan menuju kamarku dilantai dua."kenapa lagi anakMU bu??pasti mabuk lagi yah?dasar anak tak tau diuntung!!urusin sana anakMU,bu!!"suruh ayah garang.Ibu menghampiriku yang sedang terlelap,"nak,kenapa kamu ini?tak seperti dulu,kamu berubah sekarang?"rintih ibu sembari membelai sayang rambutku.
Esok hari,karena terburu telat aku bergegas berangkat kuliah"bu,pak,aku berangkat dulu"pamitku sambil menyumpalkan roti dimulutku lalu pergi begitu saja."lihat kelakuan anak kita sekarang,bu?"kata ayah prihatin.ibu tak menjawab hanya diam melihat anaknya pergi.
Waktu semakin cepat berlalu,setiap hari aku hanya bisa pulang malam,mabuk,foya-foya,menghabiskan jerih payah ayahku yang bekerja sebagai pengusaha show room,padahal dulu ayahku hanyalah seorang montir mobil panggilan.aku tak pedulikan pengorbanan mereka dimasa lalu,dulu untuk makan saja kami begitu susahnya,tapi sekarang aku sering tak menghabiskan sarapan bahkan membuang makanan jika aku tak suka.
Suatu hari tepat hari minggu awal bulan biasanya aku kedatangan tamu bulanan,tapi seminggu terakhir aku tak jua kunjung dapet,pikiranku mulai takut,takut terjadi apa-apa denganku,aku putuskan membeli alat tes urine diapotek depan rumah.setelah pakai,terpampang dua garis merah pertanda positif.akupun shock menerima kenyataan itu,sempat tak percaya namun itulah adanya,lama ku sembunyikan hal itu terhadap orangtuaku.perasaan takut dan rasa berdosa yang begitu menumpuk yang membuat bibirku beku mengungkapkanya."nak,akhir-akhir ini ibu perhatikan kamu tak seperti biasanya?kenapa?coba ceritakan pada ibu?"korek ibu penasaran.segera ku peluk erat ibuku dengan penuh tangis penyesalan"bu,maafin via bu" "kamu kenapa nak?"ibu mulai khawatir."aku takut mengatakanya" "katakan saja jika itu yang terbaik untukMU nak?" sambil terus terisak aku mencoba menjelaskan hal yang terjadi "bu,ak....aku....." "kenapa kamu nak?"tanya ibu semakin khawatir."aku hamil bu!"
akhirnya aku berani mengatakan itu pada ayah juga,dan kini aku hidup dengan seorang anak dan seorang suami pilihan ayahku.
Esok hari,karena terburu telat aku bergegas berangkat kuliah"bu,pak,aku berangkat dulu"pamitku sambil menyumpalkan roti dimulutku lalu pergi begitu saja."lihat kelakuan anak kita sekarang,bu?"kata ayah prihatin.ibu tak menjawab hanya diam melihat anaknya pergi.
Waktu semakin cepat berlalu,setiap hari aku hanya bisa pulang malam,mabuk,foya-foya,menghabiskan jerih payah ayahku yang bekerja sebagai pengusaha show room,padahal dulu ayahku hanyalah seorang montir mobil panggilan.aku tak pedulikan pengorbanan mereka dimasa lalu,dulu untuk makan saja kami begitu susahnya,tapi sekarang aku sering tak menghabiskan sarapan bahkan membuang makanan jika aku tak suka.
Suatu hari tepat hari minggu awal bulan biasanya aku kedatangan tamu bulanan,tapi seminggu terakhir aku tak jua kunjung dapet,pikiranku mulai takut,takut terjadi apa-apa denganku,aku putuskan membeli alat tes urine diapotek depan rumah.setelah pakai,terpampang dua garis merah pertanda positif.akupun shock menerima kenyataan itu,sempat tak percaya namun itulah adanya,lama ku sembunyikan hal itu terhadap orangtuaku.perasaan takut dan rasa berdosa yang begitu menumpuk yang membuat bibirku beku mengungkapkanya."nak,akhir-akhir ini ibu perhatikan kamu tak seperti biasanya?kenapa?coba ceritakan pada ibu?"korek ibu penasaran.segera ku peluk erat ibuku dengan penuh tangis penyesalan"bu,maafin via bu" "kamu kenapa nak?"ibu mulai khawatir."aku takut mengatakanya" "katakan saja jika itu yang terbaik untukMU nak?" sambil terus terisak aku mencoba menjelaskan hal yang terjadi "bu,ak....aku....." "kenapa kamu nak?"tanya ibu semakin khawatir."aku hamil bu!"
akhirnya aku berani mengatakan itu pada ayah juga,dan kini aku hidup dengan seorang anak dan seorang suami pilihan ayahku.
48: Cerpen Sadending-Malam Terakhir di Bumi
Pertama aku kenalkan diri. Saya Elena.Panggil saja Lena/Nana. Aku punya dua seorang teman yang sangat setia sejagat raya. Namanya Julia. Sebenarnya aku punya dua teman. Selain Julia,satunya Sar
Page 8 of 20
[1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] [10] [11] [12] [13] [14] [15] [16] [17] [18] [19] [20]





