Cerpen Sadending
Kumpulan Cerpen Sadending yang diurutkan mulai dari Cerpen Sadending yang paling baru hingga Cerpen Sadending yang terlama. Pilih juga Cerpen Sadending di halaman selanjutnya, silahkan beri komentar pada Cerpen Sadending yang anda baca49: Cerpen Sadending-ulang tahun yang dilupakan
Malam ini kulihat Mama sedang asik membaca sebuah majalah. Perlahan aku dekati Mama. Aku ingin mengutarakan isi hatiku dan aku rasa ini adalah saat yang tepat. “Ma, Ticha boleh bilang sesuatu?&r
50: Cerpen Sadending-umurku tak sepanjang cinta bunda....
<!-- @page { margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } A:link { so-language: zxx } -->Apa yang gw pikirin tentang makna kehidupan...tentang arti kekekalan ...........waktu ..dan kmatian..
51: Cerpen Sadending-Hal kecil berujung sesal
Pagi yang cerah,hangat sinar mentari menerpa alam bersama desir nafas kehidupan dunia.Seperti biasa,aku tak pernah telat untuk melakukan kewajibanku bersujud pada-NYA,5menit cukup ku panjatkan do'a atas waktu yang akan ku lewati hari ini.Pukul 6.30 pagi,setelah ku persiapkan segala perlengkapan sekolahku akupun pergi sarapan kemudian ku tancap gas skuter bututku kesekolah.Dalam perjalanan,pemandangan alam desaku yang masih asri,terhampar hijau gunung berbukit menyuguhkan ketenangan dalam diriku yang sedikit terburu-buru karena takut terlambat,tak terasa 30menit sudah ku susuri jalanan sampai depan gerbang sekolah."Fyuuh...untung gak telat."ku hela sedikit nafas lega sambil ku usap keringat yang menghiasi wajahku.Aku segera masuk gerbang sekolah,kusapa hangat pak satpam yang sedari tadi begitu konsisten akan kewajibanya,"Selamat pagi bapak." "Pagi juga den^"sahutnya penuh senyum ramah.Setelah memasuki gerbang,ku parkir skuteku,segera ku langkahkan kaki menuju ruang 10 dimana aku harus menghadapi Ujian Fisika pagi ini.Sesampainya didepan pintu,ternyata teman-teman dan pak him begitu panggilan akrab guru fisika ku yang sedang menjelaskan sesuatu.Ku lihat jam digital yang melekat di tangan kiriku sudah menunjuk pukul 7.05 menit,aku terlambat masuk kelas hari ini."Pagi pak,boleh saya masuk?" "Pagi!!silahkan duduk."sembari menerangkan pak him yang terlihat begitu serius menjawab sapaanku dengan nada agak tinggi.Akupun langsung menduduki kursi kosong disebelah kanan depan,ku dengarkan dengan seksama seluruh penjelasan yang diutarakan oleh pak him,Ia menjelaskan semua materi yang akan diujikan hari ini."Paham anak-anak??!"beliau mengakhiri pidatonya,dengan serentak kami menjawab,"Pahaaa.....aaam!!!"padahal kenyataanya entah paham atau belum,aku juga gak begitu paham sebenernya hehe^ "Baiklah,sekarang kita mulai saja,siapkan alat tulis kalian."pungkas beliau.
Bel pertanda ujian dimulai telah dibunyikan,lembaran soal satu persatu mulai dibagikan ke setiap anak,"dag...dig..dug..."jantungku berdenyut kencang menanti soal yang sudah dipastikan akan sulit bagiku.Kini waktunya mengerjakan soal-soal ujian,"Gila!!!susah banget nih soal??!!"perlu diketahui memang,fisika adalah salah satu materi yang paling tidak aku sukai,karena menurutku memang fisika itu sulit.Meski begitu aku kerjakan soal tersebut dengan segenap kemampuan otakku,"Kenapa fisika masih aja susah,padahal aku udah belajar tadi malam."pikirku membatin.Waktu semakin jauh berlalu,pukul 10.00 bel pun kembali diperdengarkan pertanda waktu ujian telah usai,padahal lembar soalku masih banyak yang masih kosong."Waduh!!!gawat,gawat,gawat!!!gimana nih??"pikiranku mulai kacau tak bisa berkonsentrasi lagi,ku lihat teman-teman sekelasku mulai beranjak keluar karena telah menyelesaikan semua soal-soal yang diberikan,tinggallah aku seorang dalam ruang kelas itu,bukanya malah membantu salah satu dari temanku Hendri terus saja mengganggu membuat pikiranku semakin tak bisa berkonsentrasi,"Hayo..hayo..hayo.."Soraknya mengganggu.Resah yang terus melanda membuat tubuhku serasa dibanjiri puluhan liter keringat,basah sudah seluruh seragamku karena keringat membuatku semakin tidak nyaman dan ingin segera menyelesaikan ujian,namun apadaya otakku mentok tak lagi bisa berfikir,tersisa 5 pertanyaan yang belum aku jawab,akhirnya hanya kepasrahan yang aku miliki saat itu,akupun menjawab sisa soal-soal itu asal-asalan."Arrrgghh....daripada gak diisi mending asal ajalah."kataku pasrah.Selesai sudah perjuanganku hari ini,"Ujian yang menyusahkan."
Bel pertanda ujian dimulai telah dibunyikan,lembaran soal satu persatu mulai dibagikan ke setiap anak,"dag...dig..dug..."jantungku berdenyut kencang menanti soal yang sudah dipastikan akan sulit bagiku.Kini waktunya mengerjakan soal-soal ujian,"Gila!!!susah banget nih soal??!!"perlu diketahui memang,fisika adalah salah satu materi yang paling tidak aku sukai,karena menurutku memang fisika itu sulit.Meski begitu aku kerjakan soal tersebut dengan segenap kemampuan otakku,"Kenapa fisika masih aja susah,padahal aku udah belajar tadi malam."pikirku membatin.Waktu semakin jauh berlalu,pukul 10.00 bel pun kembali diperdengarkan pertanda waktu ujian telah usai,padahal lembar soalku masih banyak yang masih kosong."Waduh!!!gawat,gawat,gawat!!!gimana nih??"pikiranku mulai kacau tak bisa berkonsentrasi lagi,ku lihat teman-teman sekelasku mulai beranjak keluar karena telah menyelesaikan semua soal-soal yang diberikan,tinggallah aku seorang dalam ruang kelas itu,bukanya malah membantu salah satu dari temanku Hendri terus saja mengganggu membuat pikiranku semakin tak bisa berkonsentrasi,"Hayo..hayo..hayo.."Soraknya mengganggu.Resah yang terus melanda membuat tubuhku serasa dibanjiri puluhan liter keringat,basah sudah seluruh seragamku karena keringat membuatku semakin tidak nyaman dan ingin segera menyelesaikan ujian,namun apadaya otakku mentok tak lagi bisa berfikir,tersisa 5 pertanyaan yang belum aku jawab,akhirnya hanya kepasrahan yang aku miliki saat itu,akupun menjawab sisa soal-soal itu asal-asalan."Arrrgghh....daripada gak diisi mending asal ajalah."kataku pasrah.Selesai sudah perjuanganku hari ini,"Ujian yang menyusahkan."
52: Cerpen Sadending-"Da-dah !"
Well, cerpen ini untuk Argy. Argy, ini cerpen tentang kamu. Dibaca ya ? ok, Argy nggak akan baca cerpen ini. Bagaimana bisa anak umur dua tahun membaca cerpen ini. Bicara saja hanya bisa beberapa kata. Dan kata favoritnya adalah “Da-dah.”
53: Cerpen Sadending-"Da-dah !"
Well, cerpen ini untuk Argy. Argy, ini cerpen tentang kamu. Dibaca ya ? ok, Argy nggak akan baca cerpen ini. Bagaimana bisa anak umur dua tahun membaca cerpen ini. Bicara saja hanya bisa beberapa kata. Dan kata favoritnya adalah “Da-dah.”
54: Cerpen Sadending-Kau Pergi Meninggalkan Putri
KAU PERGI MENINGGALKAN PUTRIGadis itu menatap tajam kelangit, bulan purnama diatas langit membuatnya semakin larut dalam kesedihan sesekali teriakan terdengar memecah sepi, “tidaaaaaaaaaaaak” lama
Page 9 of 20
[1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] [10] [11] [12] [13] [14] [15] [16] [17] [18] [19] [20]





