CERPEN : Ketika Cinta Berakhir Duka
| Print Cerpen
Posting cerpen by: abu fathia
Total cerpen di baca: 770
Total kata dlm cerpen: 1376
Tanggal cerpen diinput: Tue, 2 Feb 2010 Jam cerpen diinput: 4:20 PM
0 Komentar cerpen
"Ah.....kenapa gelap sekali???...dimana ini?? kenapa tidak ada cahaya sama sekali???". Tapi tunggu...aku melihat ada dua cahaya yang bergerak ke arahku. Cahaya apa itu?? atau siapa itu". Sambil mencoba bangkit, tanganku bergerak kesana kemari, berharap ada yang bisa dipegang untuk penopang tubuhku. Ah...aku tidak bisa bangkit....aku tidak menemukan apa yang aku harapkan. Aku mencoba merenung, merecovery kembali apa yang telah terjadi padaku. Ya...aku ingat sesuatu, aku ingat.... -1- Tak seperti biasanya, pagi ini aku berdandan rapih. Wewangian di tubuhku menunjukkan bahwa aku hendak bertemu seseorang yang spesial. Ya...hari ini aku memang akan bertemu dengan Shany, perempuan spesial yang menarik hati ku sejak bertemu 11 januari lalu. Entah mengapa memang aku langsung tertarik padanya, padahal waktu itu kita baru pertama kali bertemu. Tutur katanya yang lembut, sopan santunnya, dan paduan antara jilbab dengan warna kulitnya serta kaca mata yang menempel menghiasi wajahnya yang ayu, mungkin itulah yang membuatku tertarik padanya. Sejak pertemuan itu, kami sering kontak lewat sms. Maklum, teknologi sudah canggih sekarang, jadi Lokasi jauh pun tidak jadi masalah. Tempat tinggal kami memang berjauhan, aku di Bandung Utara sedangkan Shani di Bandung Timur. Tapi seperti aku utarakan di awal, itu tak jadi problem, toh kita masih bisa berkirim kabar lewat sms. Memang...kita tidak pernah bertemu lagi, karena kesibukan masing-masing. Jadi, pertemuan hari ini, bagiku ibarat menemukan oase di gurun sahara. Aku terlihat begitu bersemangat dan bahagia sekali. Pertemuan hari ini emang sangat aku nantikan. Hari ini Shani bilang akan berikan jawaban atas pertanyaan ku tadi malam. Tepatnya mungkin bukan pertanyaan, tapi "tembakkan". Malam tadi, lewat sms aku utarakan bahwa aku mencintainya, dan aku ingin ia menjadi pacarku. Tapi, tidak dijawab olehnya, justru ia minta waktu semalam saja dan akan menjawabnya hari ini. Aku sendiri tidak tau apa jawabannya, dan tidak mau menebak. Hanya yang aku rasakan saat sms an dengannya, sepertinya ia juga merasakan kecocokan denganku. "Ah...masa bodo-lah, Shani mau jawab apapun, yang pasti aku tidak akan penasaran lagi" begitu kata hatiku. Setelah merasa sudah rapih, aku langsung mengendarai motor kesayanganku, meluncur menuju TKP (Tempat Kejadian Penjawaban ) Laughing sedikit maksain nih -2- Tak berapa lama aku menunggu, ku lihat seorang bidadari berjalan ke arahku. Shani nampak lebih cantik dengan pakaiannya hari ini. Paduan antara warna biru dengan silver yang jadi warna kesukaanku. "assalamu'alaikum A, dah lama nunggunya?" sapa Shani. Oia, karena memang aku lebih tua darinya, maka Shani sering memanggilku Aa, dan aku sendiri memanggil Shani dengan panggilan Sha. "Wa'alikumsalam wr.wb, nggak, paling 10 menitan lah" jawabku sambil melirik jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan. "Oia silahkan duduk, mau pesen apa nih?" lanjutku. Kulihat Shani tersenyum dan langsung duduk di depanku. "emm..apa aja deh asal enak dimakan. Tapi jangan makanan berat, masih kenyang nih". Lalu aku memesan 2 Fresh Juice Alpukat, dan dua puding coklat. Aku tau, Shani suka Alpuket dan sesuatu yang berbau coklat, makanya aku memesan dua unsur tersebut. "Gimana perjalanannya?? pasti melelahkan ya???" aku coba untuk basa-basi, meskipun sebenarnya diri ini sudah tak sabar ingin segera mendengar jawaban dari Shani. "ya..begitulah. Panas dan macet. Coba kalau ada yang jemput, pasti ga kan kegerahan" jawab Shani dengan nada menyindir. "Iya maaf, bukannya A ga mw jemput, tapi A tadi mampir dulu ke toko buku depan sana. Truss A beliin ini deh buat kamu " aku mengambil sebuah kado kecil seukuran buku. "wah...apa ini?? boleh buka sekarang kan??". Aku mengangguk mengiyakan. Tangan Shani begitu cekatan membuka bungkus kado dan kulihat senyum bahagia di wajahnya. "wah...ini kan novel yang Shani ingin baca. Makasih ya A...A baik banget deh..." Very Happy , aku sendiri hanya bisa tersenyum atau mungkin wajahku seperti ini Embarassed . Dua buah novel karya kang Abik yang berjudul Ketika Cinta Bertasbih 1&2, memang sedang menjadi best seller. Selain karena memang hendak di layar lebarkan, juga karena novel tersebut sangat digemari oleh para remaja. Termasuk Shani, yang ingin sekali membaca dan memiliki novel tersebut. Tak lama pesanan datang, kami pun menyantap pesanan sambil berbincang kesana kemari. Banyak hal yang dibicarakan, tentang kuliah, hobi, aktivitas sehari-hari dan yang lainnya. Hingga akhirnya nyampe juga obrolan kami pada apa yang menjadi tujuan pertemuan ini. "emmm...jadi gimana Sha??" tanya ku. Sllruuuppp...Juice Alpuket dalam gelas naik melalui sedotan dan masuk ke mulut Shani. "emmm...." Shani terdiam sejenak. Aku sendiri melihat adanya kebimbangan dalam diri Shani. "apa ga terlalu cepat A?" Shani balik bertanya padaku. Gantian, kini aku yang terdiam. Mungkin benar juga apa yang ditanyakan Shani. Setelah mengeluarkan nafas aku menjawab "A sendiri ga tau, ini terlalu cepat atau tidak. Tapi, A merasa seneng banget bisa kenal ma Sha. A merasa tenang saat sms-an dengan Sha. Itu pula sebabnya kenapa A nyuruh Sha buat dengerin lagunya Vagetos yang 'kehadiranmu'. A ingin Sha tau bahwa perasaan A tuh seperti itu. Jadi, mungkin bagi A lebih baik diungkapkan, meskipun A ga tau seberapa besar perasaan A ke kamu." Kini kami berdua diam membisu. Shani menundukkan wajahnya, aku sendiri memandangnya dengan penuh harap. "Ayo Sha, jawab Sha" begitu batin ku berteriak. "Sebelumnya Sha minta maaf, kalo jawaban Sha tidak sesuain dengan harapan A". Deg...... Crying or Very sad "maaf kalo selama ini Sha seperti memberi harapan pada A. Tapi Sha merasa apa yang A lakukan ini terlalu cepat. SHa juga sayang ama Aa, Sha juga senang bisa kenal dengan A. Sha bangga punya teman yang selalu ngasih semangat, yang selalu ngingetin Sha buat Ibadah, yang selalu menemani Sha saat sedih. Tapi, A juga tau, kalo Sha masih trauma dengan pacaran. Terus terang, Sha ga ingin kecewa untuk kedua kalinya. Bukan berarti Sha ga percaya sama Aa, tapi masih banyak tahapan-tahapan yang belum kita laluin" nada suara Sha mengecil, dan seperti orang yang ingin menangis. Aku tertunduk mendengar penjelasan Sha. Hatiku sedih, dan merasa ada sesuatu yang sedang mengiris-irisnya. " A ngerti kan maksud penjelasan Sha?" tanya Shani. " A...A....A...". Sekilas nampak aku terperanjat. Aku ga percaya akan begini jadinya. Aku menganggukan kepala tanda bahwa aku mengerti akan jawban Shani. "A ngga apa-apa kan?". "Ya...mungkin memang ini terlalu cepat. Kalo emang Sha maunya gitu, ya A ga bisa maksa"jawabku. -3- "Ahh...knapa jadi begini??? knapa Shani tidak mau menerimaku?? Ah...per****n dengan cinta. AKu benci Sha, aku ga ingin lagi bertemu dengan nya. Aku ga ingin kenal dengan Sha. Ahh.......rasanya aku ingin teriak, menumpahkan kekesalan dan kekecewaanku ini. Ahh...." batin ku berbicara sendiri. Di kedua telingaku terpasang earphone MP3. Lagu yang diputar adalah lagu Vagetoz, tapi bukan 'kehadiranmu' melainkan 'saat kau pergi'. Kuputar dengan volume yang keras. Aku tak peduli, apakah telingaku akan bermasalah atau tidak, yang penting aku bisa meluapkan kekesalanku. Motor yang kutunggangi pun melaju dalam kecepatan tinggi. Aku tak peduli dengan keramaian lalulintas. Aku tak peduli dengan lampu merah yang mengharuskan semua kendaraan berhenti. Seingatku, sudah dua lampu merah yang kuterobos. Tidak ada polisi yang mengejar atau memberhentikanku. Hingga lampu lalu lintas di perempatan Istana Plaza menunjukkan warna merah, aku tetap akan meneruskan laju kendaraanku. Tak ku sadari bahwa dari arah samping meluncur dengan kecepatan sedang, sebuah Bus kota yang sesak dengan penumpang. Kendaraan kami pun bertemu di satu titik di atas jalan beraspal. Aku terpental jauh ke samping, tergeletak tak sadarkan diri. Samar-samar aku mendengar bunyi sirine ambulance dan merasakan tubuhku diangkat oleh beberapa orang. Setelah itu aku tidak ingat apa-apa lagi. Dan kini, saat aku tersadar, aku merasakan seperti apa yang aku tuliskan di awal. Sebuah tempat yang sangat gelap gulita, yang tidak ada cahaya sama sekali, kecuali dua sinar yang bergerak mendekatiku. "Ya...aku ingat ini. Pertemuan dengan Shani, kekecewaanku akan jawaban Shani, yang kemudian aku luapkan dengan ngebut di jalanan. Dua lampu merah berhasil aku terobos, tapi yang ketiga...Ahhhh aku tak berani meneruskan. Apakah ini berarti aku sudah...??? aku tak berani membayangkannya. Ya Allah benarkah aku sudah...aku sudah...Ahhh...aku tak berani membayangkannya. Aku tak berani membayangkan bagaimana keadaan kedua orang tuaku, adik-adikku, keluargaku, teman-temanku, dan Shani. AHh....Jika memang benar, berarti aku takkan melihat senyum bangga kedua orang tuaku, adik-adikku dan keluargaku atas kelulusan ku di bangku kuliah. Aku takkan merasakan kebersamaan dengan teman-temanku lagi. Aku takkan bertemu dan bercakap-cakap lagi dengan Shani...dan Aku..aku harus bersiap mempertanggungjawabkan apa yang telah aku lakukan selama hidup di dunia ini..Ahh....ya..kini aku tau siapa dua cahaya yang akan mendekatiku. kini aku tau siapa mereka....!"
Populerkan, simpan atau kirim cerpen ini :
TAG-CERPEN.NET
gerimis hamil Kedua pada pensil cerpen islami CERPEN ROMANTIS nembak agus motivasi sumber sumber motivasi anak-anak seno gumira Poligami PutuWijaya Cinta Atas PerahuCadik Dilarang JatuhCinta Bidadari Mengambil Mata Saya Surat dalam Hujan lucu KKN LURAH humaor obama becak tukang taman cinta remaja abg CINTA ibrahim perempuan rohyati sofyan cerpen cinta cerpen dewasa sepak bola SELAMAT TINGGAL DAN SELAMAT DATANG CITA-CITA DINDA kamera lomo lomografi wanita cinta semarga nasir mujahid GERIMIS LANJUTAN barzakh ngobrolkosong Dunia tragedi Pencuri Motivasi Aborsi cerpen romantis SalahJatuhCinta Bersama Bintang Mencuri tobat karma islam OJEK TAK ADA KABUT CINTA Islami setan gerhana cikal tangsel cerpen.mimpi kerinduan kesucianku jatuh cinta wartawan idealis guru idealis SINABUNG hm... Maulana Akbar alias Abel Purple-niz Lenny Yulia pembunuhan orcan brother sahabat Cerpen komedi apes bunda pengorbanan It's a great one... fairy 123456 444 Rey Menunggu pelangi Tito balap Tami mama ayah motor Hugo rumah sakit love blind tens hurt memoriam --> mas ohed stres... download novel pemuja rahasia secreet admirer kuliah romantis puisi bunga muslimah cina jilbab airmata CERITA KEHIDUPAN (Cerpen ini kupersembahkan untuk seorang teman yang sedang bergulat melawan perihnya kehidupan bersama anak-anaknya setelah perceraian dengan suaminya). Maju terus!Tetap semangat! adesuryatii@blogspot.com http://karimahcentre.blogspot.com/ - Rahasia Cerita Hari Ini Penuh Makna suatu hari hidupku dawn felicity gwynedd east bay cerpen remaja cerpen cinta cerpen dewasa cintaku di bumi madinah cerpen abah abah cerpen cerpen bilik mayat cerpen cerpen islami cerpen remaja cermen gaul cerita remaja dan cinta cerita kehidupan Renungan mengharukan semangat ungu dreaming vs action stop dreaming start action firmansyaharia1982 catatan larung misteri... Ungu POEM ibu lily alya Arina Jangan Pergi ! www.facebook/saifulbahri@rome.com qqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqq Dhea Tamara Short Story hati hari-hari bahagia hikmah aku cinta dan kepedihan mohpn dikomentari.. Thx.. cinta terpendam Suka Sayang Cinta kasih Diculik? Mau dong! Langit Gelap dan Cahaya (4) Gelap dan Cahaya (1) Gelap dan Cahaya (2) Gelap dan Cahaya (3) Gelap dan Cahaya (5) Gelap dan Cahaya (6) Gelap dan Cahaya (7) Gelap dan Cahaya (8) Gelap dan Cahaya (9) End Gelap dan Cahaya (10) Extra Labirin Hidup Jasmine langit Kabut dan Kamu www.mediasastra.com www.mediasastraindonesia.net lover you pelajar dukun comment please! cerpen anak cerpen islam cerita misteri cerita detektif cerpen lucu cerpen humor cerpen anak muslim mayat cerpen humor love junkies saatnya hatiku pulang tertinggal hutan petualangan Aku Langit Asu Johanes Koen Prosa Romantis. Cerpen Cinta Cerpen Motivasi cerpen sains cerpen horor cerpen sadending cergam Janji Malu Tapi Mau Radioppidunia Remaja Giselle 1 hati 3 cinta part 1 1 hati 3 cinta part 2 semua awal asti ada akhirnya. sebelum semua berakhir jangan pernah menyianyiakan setiap kesempatan yang kita miliki. Story kelas Malaikat Putih sakit jiwa patah hati Love the hard way ceepen cerpenafil.blogspot.com alter ego kepribadian ganda polisi psycho pembunuh Teman-teman baca cerpen Misfah Romansa di Tebing Pelangi baik Luka cerpenku kesalahan bertingkat permainan palsu Baca cerpen terbaruku : Bandara Cinta Noella by Misfah Khairina love you... jurnal jati diri cinta sejati gadis bisu Caleg Gagal misteri jerambah beringen lubay thriller samantha Ali Reza sayembara Baca cerpen Misfah yg baru ya : School of Horror Remaja. cerita romantis ali reza hujan aku penyegel fantasi genocode Cerpen Islami Perenungan Qada dan Qadar online cerita yang cukup menginspirasi cerita cewek manis gw ga mawu jadi jomblo teru tsunami banda aceh yogyakarta Cerpen Ali Rofi miftahul amin bernafas untuk Liana pesta perkawinan Venia cerita anak Wandi giande Cinta Pertama Tak cukup hanya cinta Melepasmu Gadis kecil dalam bus cerpen ku Derita Cinta Mamaku - idiot - down syndrome malta ikanova fino kisah penyendiri cinta penyendiri keputusan hati PENYESALAN Cerpenku Masa remajaku hilang alex lagu musik percy guru cinta remaja cinta romantis eiji kirei dongeng ?? Salah paham Pernikahanku Hampa cerita cinta Dia dan musik (last) dia dan musik (8) dia dan musik (7) dia dan musik (6) dia dan musik (5) dia dan musik (4) dia dan musik (1 2 3) cerita remaja diet Pesan untuk untuk cintaku Bahagia Arbi Tak Ada Cinta di Pantai cermin Bidadari Negeri Bunian korupsi bla bla bla HEYREN sebuah harapan jiwa soul Shandy anak cerpennet surat 1000 free gratis soFY Merry cerita menyedihkan dan mengasikkan 1 kuhapus airmataku dengan kartu undangan ditanganku.hatiku bertanya akankah kurasakan lagi ini setelah aku menikah? SMP ulang tahun perpustakaan kutu buku dikucilkan Suara Hati Kenyataan Pahit Yang Harus DiHadapi exited Siswa Baru Itu... Kebahagiaan Yang Sirna di Taman Sorga igau desember cerpen desember 6 DASAR HEP- (OVI) HELP ME (OVI) PARADISE (OVI) KEMATIAN amry sahabat pelit cerpen cinta chicha hilang ingatan just title Lanjutan part 1 .. Part 1 .. sahabat pelit (part 2) Tawuran menunggu sastra ekonomi januari Aku hidup untuk kedua kalinya Cinta Perlu Dikatakan cinta takan pergi pertemanan Light novel moe sci-fi drama detektif Solitude bus kota cerpen kehidupan hantu inspirasi jurang karyawan kebakaran kecelakaan keluarga kecil PHK sopir cerpen bersambung cinta jarak jauh kisah asmara konflik perpisahan Arthur Samuel odi shalahuddin Terry odi Shalahuddin Odi Shalahuddin gw Karma sekar ayu Film dokumenter film dokumenter smpn 10 jakarta vampire the maine lucia rion Laki-Laki Jatuh Cinta story perang mimpi pancoran When you love someone family father Cerita bersambung EeEmMhHhh..... ....................????????? lima november cerita cinta remaja langkah begitu menyakitkan cerpen motivasi cerita serem banget + lucu Dhea Tamara's Short Story POLAROID gila shevanna andi naya Senyum Terakhir Kak Didot Pertanyaan di Benak Lyra hantu dalam sumur yanah Semangat Sosial MIRZA foto seksi Sahabat Selamanya princes Rasa itu tiba-tiba saja hadir menghampiri hatiku “aduuuuuuuuuuuuuh ayah kaki oit kaki oit terjepit” ayah yang mendengar suara itu langung melihat kebelakang ternyata Oit anakku “kamu punya saudara yang namanya Yuli” “punya teeh kenapa?” “kamu disuruh baca yasin buat kakakmu Yuli sms dari keluargamu” aku terdiam didalam benakku ada apa gerangan ULTAH DI RUMAH HANTU humor cerita lucu garing vampir Sungguh diluar dugaan Nita tidak menyangka kalausibisu itu yang terpilih menjadi the best speaker. Nita betul-betul tidak percaya sehingga terjadi keributan kecil memprotes keputusan juri ???? Cerpen Remaja Tak ada yang tak mungkin Jika Tuhan menghendaki.Tentang Penulis Cerpen
LIHAT CERPEN abu fathia YANG LAIN
Rating: Not yet rated
Comments 
No comments posted.
Add Comment
Untuk memperindah dan mempercantik blog/web kamu maka silahkan pasang kode di bawah, untuk menampilkan gambar animasi keci ini dan mempermudah oranglain untuk memasukkan cerpen mu yang ditulis di blog/webmu ke Cerpen.net
Copy This code below, Paste in to your web/blog





