CERPEN : The Power of Mind
| Print Cerpen
Posting cerpen by: dymoon
Total cerpen di baca: 235
Total kata dlm cerpen: 806
Tanggal cerpen diinput: Fri, 29 Jan 2010 Jam cerpen diinput: 10:07 AM
0 Komentar cerpen
December 8th, 2006 Hari ini, hari keempat aku bekerja di tempat ini. Yah, baru empat hari. Tapi mungkin nasib tidak berpihak kepadaku. Dia tak mengijinkan aku untuk bisa bekerja di sini lebih lama lagi. Aku tak tau kenapa, yang aku tau, saat ini aku sedang terduduk di sudut sebuah ruangan tempat aku bekerja. Ruangan pendingin. Kulihat arloji di tanganku. Pukul 17.00. Satu jam sudah aku terkunci di dalam ruangan ini. Sendiri. Hari ini hari Jumat, hari kerja terakhir di minggu ini. Itu artinya, aku akan terkurung di ruangan yang dingin ini selama dua hari lebih. Sebab baru hari Senin besok, Billy datang untuk membuka kunci ruangan ini. Billy adalah teman sekerjaku. Dia yang biasanya membawa kunci ruangan ini. Tugas untuk membuka dan mengunci pintu ruangan ini memang dipercayakan padanya. Bukan salahnya kalau aku sampai terkunci di dalam ruangan ini. Sebab biasanya, pukul 16.00, pintu itu dikuncinya bersamaan dengan berakhirnya jam kerja di perusahaan ini. Seharusnya saat itu, semua pegawai yang bertugas telah meninggalkan ruangan ini. Tadi aku sedang membereskan barang-barang persediaan yang masih tersisa di ruangan ini. Minggu ini, stok barang persediaan telah banyak yang habis. Karena keasyikan, aku sampai lupa waktu. Saat aku tersadar, pintu itu telah terkunci. Usahaku untuk teriak pun sia-sia, karena aku juga yakin bahwa tak kan ada seorang pun yang mendengarnya. Aku hanya bisa berputus asa dalam keadaan ini. Aku tak yakin akan bisa bertahan hidup hingga hari Senin nanti. Mungkin aku masih bisa hidup tanpa makan dan minum selama kurang lebih dua hari. Tapi, apa aku masih bisa bertahan dalam keadaan dingin seperti yang aku rasakan di ruangan ini selama itu?? Tidak! Aku tak akan kuat bertahan! Arlojiku telah menunjukkan pukul 23.00. Aku merasakan tubuhku telah semakin dingin. Aku pikir, aku tak akan sanggup lagi bertahan…***December 9th, 2008 Pertama kali aku membuka mataku, satu pertanyaan yang melintas di pikiranku, “Surga kah ini?” Namun aku segera tersadar, bahwa aku masih berada di ruangan pendingin tempatku bekerja. Hingga detik ini, aku masih bisa bertahan. Meskipun aku rasakan tubuhku mulai membeku. Benar-benar kaku. Hawa-hawa dingin itu telah menembus ke dalam kulitku, menyentuh tulang-tulang putihku, dan membekukan aliran darahku. Aku menggigil. Bila ada cermin di sini, mungkin aku akan dapat melihat wajahku yang telah berubah pucat. Sepucat warna kulitku yang telah diserang rasa dingin. Aku telah tak mampu lagi untuk menggerakkan tubuhku, meski hanya sekedar untuk menggeser tempat dudukku, atau untuk melepaskan dekapan tanganku pada kedua lutut yang telah kulipat di depan dadaku sejak kemarin. Kuhabiskan waktuku di dalam ruangan ini hanya dengan duduk bersandar pada satu sisi dinding ruangan. Sesekali tertidur dan kemudian terbangun lagi. Mungkin inilah detik-detik kematianku. Yah, aku merasakannya. Malaikat itu telah bersiap mencabut nyawaku melalui aliran udara yang begitu dingin. Semakin dingin, lebih dingin dari waktu-waktu sebelumnya. Nafasku mulai sesak. Aku lelah. Aku sungguh lelah bertahan dalam keadaan ini. Aku tak kuat lagi. Kusempatkan mataku untuk melirik ke arah arloji di tanganku, mungkin untuk yang terakhir kali sebelum jiwaku pergi. Waktu telah menunjukkan pukul 22.30. Aku tak sempat lagi menghitung berapa lama sudah aku bertahan di tempat ini. Hingga akhirnya aku…***Pagi ini, seisi perusahaan tempatku bekerja riuh dengan ditemukannya mayat seorang pegawai, Henry.“Tak ada benda peninggalan lain. Hanya ditemukan notes ini terselip di antara kedua lutut yang di dekapnya sendiri. Di dalamnya ada dua catatan,” kata Ken kepadaku.Aku ingat betul kebiasaan Henry. Dirinya memang selalu membawa notes berukuran 15x10cm dan sebuah pena di dalam saku celananya. Ia memang gemar menulis, menulis apa pun yang ia pikir menarik untuk diabadikan.“Aku benar-benar menyesal karena kemarin aku tak meneliti seisi ruangan dulu sebelum aku mengunci pintunya,” ucapku.Aku ambil notes itu dari tangan Ken dan segera ku baca catatan Henry. Dia mengatakan bahwa dia mati karena kedinginan. Tunggu! Kedinginan?! Spontan aku menarik lengan Ken yang berjalan di depan ku.“Lihat, Ken! Henry mengatakan bahwa dia tak dapat bertahan hidup lebih lama karena ia merasa kedinginan. Padahal kemarin, pendingin di ruangan itu aku matikan. Ya, aku telah mematikannya. Karena aku tau kalau stok barang-barang persediaan telah habis dan baru pagi ini barang-barang persediaan itu akan terisi.”Ken diam sejenak. “Kau yakin?” tanyanya.“Ya, aku yakin! Sangat yakin! Bahkan tadi pagi setelah membuka kunci ruangan pendingin itu, aku baru menghidupkan pendinginnya kembali. Seharusnya, tanpa hidupnya alat pendingin, temperatur ruangan itu tak akan sedingin yang ia ceritakan hingga dapat membuatnya mati.”“Jadi, rasa dingin yang dirasakan Henry hanya imajinasinya saja? Karena yang ia tau, temperatur di ruangan itu selalu dibawah 100C. Itu membuatnya berpikir, rasa dingin akan menyerangnya dan kemudian membunuhnya. Dan akhirnya, pikirannya berhasil mengalahkan dirinya dan membuatnya mati dalam imajinasinya sendiri.”“Andai sebelumnya Henry tau bahwa saat itu alat pendingin aku matikan, mungkin pikirannya akan lebih tenang dan ia tak akan sepesimis itu untuk tetap bisa bertahan hidup hingga hari ini,” kataku lemah.
Populerkan, simpan atau kirim cerpen ini :
TAG-CERPEN.NET
gerimis hamil Kedua pada pensil cerpen islami CERPEN ROMANTIS nembak agus motivasi sumber sumber motivasi anak-anak seno gumira Poligami PutuWijaya Cinta Atas PerahuCadik Dilarang JatuhCinta Bidadari Mengambil Mata Saya Surat dalam Hujan lucu KKN LURAH humaor obama becak tukang taman cinta remaja abg CINTA ibrahim perempuan rohyati sofyan cerpen cinta cerpen dewasa sepak bola SELAMAT TINGGAL DAN SELAMAT DATANG CITA-CITA DINDA kamera lomo lomografi wanita cinta semarga nasir mujahid GERIMIS LANJUTAN barzakh ngobrolkosong Dunia tragedi Pencuri Motivasi Aborsi cerpen romantis SalahJatuhCinta Bersama Bintang Mencuri tobat karma islam OJEK TAK ADA KABUT CINTA Islami setan gerhana cikal tangsel cerpen.mimpi kerinduan kesucianku jatuh cinta wartawan idealis guru idealis SINABUNG hm... Maulana Akbar alias Abel Purple-niz Lenny Yulia pembunuhan orcan brother sahabat Cerpen komedi apes bunda pengorbanan It's a great one... fairy 123456 444 Rey Menunggu pelangi Tito balap Tami mama ayah motor Hugo rumah sakit love blind tens hurt memoriam --> mas ohed stres... download novel pemuja rahasia secreet admirer kuliah romantis puisi bunga muslimah cina jilbab airmata CERITA KEHIDUPAN (Cerpen ini kupersembahkan untuk seorang teman yang sedang bergulat melawan perihnya kehidupan bersama anak-anaknya setelah perceraian dengan suaminya). Maju terus!Tetap semangat! adesuryatii@blogspot.com http://karimahcentre.blogspot.com/ - Rahasia Cerita Hari Ini Penuh Makna suatu hari hidupku dawn felicity gwynedd east bay cerpen remaja cerpen cinta cerpen dewasa cintaku di bumi madinah cerpen abah abah cerpen cerpen bilik mayat cerpen cerpen islami cerpen remaja cermen gaul cerita remaja dan cinta cerita kehidupan Renungan mengharukan semangat ungu dreaming vs action stop dreaming start action firmansyaharia1982 catatan larung misteri... Ungu POEM ibu lily alya Arina Jangan Pergi ! www.facebook/saifulbahri@rome.com qqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqq Dhea Tamara Short Story hati hari-hari bahagia hikmah aku cinta dan kepedihan mohpn dikomentari.. Thx.. cinta terpendam Suka Sayang Cinta kasih Diculik? Mau dong! Langit Gelap dan Cahaya (4) Gelap dan Cahaya (1) Gelap dan Cahaya (2) Gelap dan Cahaya (3) Gelap dan Cahaya (5) Gelap dan Cahaya (6) Gelap dan Cahaya (7) Gelap dan Cahaya (8) Gelap dan Cahaya (9) End Gelap dan Cahaya (10) Extra Labirin Hidup Jasmine langit Kabut dan Kamu www.mediasastra.com www.mediasastraindonesia.net lover you pelajar dukun comment please! cerpen anak cerpen islam cerita misteri cerita detektif cerpen lucu cerpen humor cerpen anak muslim mayat cerpen humor love junkies saatnya hatiku pulang tertinggal hutan petualangan Aku Langit Asu Johanes Koen Prosa Romantis. Cerpen Cinta Cerpen Motivasi cerpen sains cerpen horor cerpen sadending cergam Janji Malu Tapi Mau Radioppidunia Remaja Giselle 1 hati 3 cinta part 1 1 hati 3 cinta part 2 semua awal asti ada akhirnya. sebelum semua berakhir jangan pernah menyianyiakan setiap kesempatan yang kita miliki. Story kelas Malaikat Putih sakit jiwa patah hati Love the hard way ceepen cerpenafil.blogspot.com alter ego kepribadian ganda polisi psycho pembunuh Teman-teman baca cerpen Misfah Romansa di Tebing Pelangi baik Luka cerpenku kesalahan bertingkat permainan palsu Baca cerpen terbaruku : Bandara Cinta Noella by Misfah Khairina love you... jurnal jati diri cinta sejati gadis bisu Caleg Gagal misteri jerambah beringen lubay thriller samantha Ali Reza sayembara Baca cerpen Misfah yg baru ya : School of Horror Remaja. cerita romantis ali reza hujan aku penyegel fantasi genocode Cerpen Islami Perenungan Qada dan Qadar online cerita yang cukup menginspirasi cerita cewek manis gw ga mawu jadi jomblo teru tsunami banda aceh yogyakarta Cerpen Ali Rofi miftahul amin bernafas untuk Liana pesta perkawinan Venia cerita anak Wandi giande Cinta Pertama Tak cukup hanya cinta Melepasmu Gadis kecil dalam bus cerpen ku Derita Cinta Mamaku - idiot - down syndrome malta ikanova fino kisah penyendiri cinta penyendiri keputusan hati PENYESALAN Cerpenku Masa remajaku hilang alex lagu musik percy guru cinta remaja cinta romantis eiji kirei dongeng ?? Salah paham Pernikahanku Hampa cerita cinta Dia dan musik (last) dia dan musik (8) dia dan musik (7) dia dan musik (6) dia dan musik (5) dia dan musik (4) dia dan musik (1 2 3) cerita remaja diet Pesan untuk untuk cintaku Bahagia Arbi Tak Ada Cinta di Pantai cermin Bidadari Negeri Bunian korupsi bla bla bla HEYREN sebuah harapan jiwa soul Shandy anak cerpennet surat 1000 free gratis soFY Merry cerita menyedihkan dan mengasikkan 1 kuhapus airmataku dengan kartu undangan ditanganku.hatiku bertanya akankah kurasakan lagi ini setelah aku menikah? SMP ulang tahun perpustakaan kutu buku dikucilkan Suara Hati Kenyataan Pahit Yang Harus DiHadapi exited Siswa Baru Itu... Kebahagiaan Yang Sirna di Taman Sorga igau desember cerpen desember 6 DASAR HEP- (OVI) HELP ME (OVI) PARADISE (OVI) KEMATIAN amry sahabat pelit cerpen cinta chicha hilang ingatan just title Lanjutan part 1 .. Part 1 .. sahabat pelit (part 2) Tawuran menunggu sastra ekonomi januari Aku hidup untuk kedua kalinya Cinta Perlu Dikatakan cinta takan pergi pertemanan Light novel moe sci-fi drama detektif Solitude bus kota cerpen kehidupan hantu inspirasi jurang karyawan kebakaran kecelakaan keluarga kecil PHK sopir cerpen bersambung cinta jarak jauh kisah asmara konflik perpisahan Arthur Samuel odi shalahuddin Terry odi Shalahuddin Odi Shalahuddin gw Karma sekar ayu Film dokumenter film dokumenter smpn 10 jakarta vampire the maine lucia rion Laki-Laki Jatuh Cinta story perang mimpi pancoran When you love someone family father Cerita bersambung EeEmMhHhh..... ....................????????? lima november cerita cinta remaja langkah begitu menyakitkan cerpen motivasi cerita serem banget + lucu Dhea Tamara's Short Story POLAROID gila shevanna andi naya Senyum Terakhir Kak Didot Pertanyaan di Benak Lyra hantu dalam sumur yanah Semangat Sosial MIRZA foto seksi Sahabat Selamanya princes Rasa itu tiba-tiba saja hadir menghampiri hatiku “aduuuuuuuuuuuuuh ayah kaki oit kaki oit terjepit” ayah yang mendengar suara itu langung melihat kebelakang ternyata Oit anakku “kamu punya saudara yang namanya Yuli” “punya teeh kenapa?” “kamu disuruh baca yasin buat kakakmu Yuli sms dari keluargamu” aku terdiam didalam benakku ada apa gerangan ULTAH DI RUMAH HANTU humor cerita lucu garing vampir Sungguh diluar dugaan Nita tidak menyangka kalausibisu itu yang terpilih menjadi the best speaker. Nita betul-betul tidak percaya sehingga terjadi keributan kecil memprotes keputusan juri ????Tentang Penulis Cerpen
LIHAT CERPEN dymoon YANG LAIN
Rating: Not yet rated
Comments 
No comments posted.
Add Comment
Untuk memperindah dan mempercantik blog/web kamu maka silahkan pasang kode di bawah, untuk menampilkan gambar animasi keci ini dan mempermudah oranglain untuk memasukkan cerpen mu yang ditulis di blog/webmu ke Cerpen.net
Copy This code below, Paste in to your web/blog





